MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

  • Latest news

    Classic list

    Globally incubate standards compliant channels before scalable benefits. Quickly disseminate superior deliverables whereas web-enabled applications.
    Desain-tanpa-judul-80.png

    November 11, 2022 adminMotor

    Bearing motor atau laher merupakan salah satu komponen pada kendaraan yang memiliki peranan penting untuk membuat gerakan mekanis.

    Simak ulasan berikut ini mengenai apa itu bearing serta jenisnya yang wajib diketahui oleh pengguna motor.

    Pengertian Bearing Motor

    Bearing atau laker adalah bantalan yang berfungsi untuk membuat gerakan sistem rotating.

    Selain itu, komponen ini juga berguna sebagai penyeimbang motor. Komponen ini umumnya terdapat pada sistem berputar kendaraan, seperti kopling dan roda misalnya.

    Fungsi bearing yang sangat penting pada motor membuatnya menjadi salah satu komponen yang paling sering diperhatikan. Apalagi jika motor tersebut sering digunakan untuk kegiatan sehari-hari yang harus menumpu beban berat,

    Selain menjaga kondisi bearing, pemilik motor juga harus memilih jenisnya dengan tepat agar kinerjanya bisa optimal. Apalagi saat ini sudah banyak jenis bearing untuk motor dengan berbagai spesifikasi yang mendukung keperluan Anda atas komponen tersebut.

     

    Jenis Bearing Pada Motor

     

    Selain ukurannya yang berbeda, jenis bearing pada motor juga cukup bervariasi, sehingga Anda perlu memahaminya agar bisa menentukan pilihan dengan tepat sesuai kebutuhan kendaraan. Berikut ini beberapa jenis bearing yang ada pada motor.

    • Roller Bearing

    Pertama, ada roller bearing yang bentuknya silinder dengan model memanjang untuk menampung beban dengan baik. Jenis bearing yang satu ini cukup efektif digunakan untuk menopang beban motor, baik secara vertikal maupun horizontal.

    Roller bearing merupakan salah satu komponen dengan kekuatan tumpuan terbaik yang memiliki banyak pilihan, seperti needle misalnya. Needle bearing ini umumnya digunakan pada poros big end yang ada di antara kruk As.

    • Ball Bearing

    Jenis bearing motor selanjutnya berbentuk bola atau lingkaran sempurna yang paling banyak ditemukan. Cara kerja dari komponen yang satu ini juga cukup sederhana, akan tetapi masih efektif untuk motor Anda.

    Ball bearing ini memiliki gerakan putaran yang bisa menahan beban radial load secara maksimal saat motor digunakan. bantalan bola pada jenis bearing ini merupakan salah satu yang paling banyak ditemukan karena serbaguna.

    Ball bearing cukup mampu untuk menjadi tumpuan motor secara optimal, meskipun sangat terlihat simpel. Beban putaran ini bisa ditahan dengan baik akibat gerakan putaran ball bearing yang cukup efektif untuk kendaraan.

    • Ball Thrust Bearing

    Bearing yang satu ini memiliki bentuk agak mirip dengan jenis sebelumnya, yaitu sama-sama lingkaran sempurna. Akan tetapi, ball thrust bearing memiliki lapisan khusus yang membedakannya dengan model sebelumnya.

    Selain itu, penggunaan ball thrust bearing juga ditujukan secara khusus untuk beberapa jenis kendaraan. Bearing ini diaplikasikan pada poros motor yang membutuhkan putaran dengan kecepatan rendah.

    Tak hanya itu saja, ball thrust bearing ini diaplikasikan jika sebuah poros sudah tidak mampu lagi untuk menahan beban radial load. Jadi, ball thrust bearing ini bisa dikatakan sebagai tambahan dan bukan komponen asli dari motor.

    • Tapered Roller Bearing

    Tapered roller bearing merupakan jenis selanjutnya dari komponen ini yang juga tidak dipakai pada semua motor. Bahkan, Anda akan lebih sering menjumpai tapered roller bearing pada mobil dengan teknologi diesel.

    Umumnya, tapered roller bearing digunakan untuk kendaraan yang ukurannya besar. Tapered roller bearing memang diciptakan untuk membantu bagian poros pada mobil tersebut.

    Fungsi khusus dari jenis bearing satu ini tentu saja disesuaikan dengan kemampuannya dalam menahan beban. Selain itu, memang ada bearing yang didesain khusus untuk memenuhi standar tertentu, salah satunya tapered roller ini.

    • Roller Thrust Bearing

    Jenis yang satu ini sebenarnya memiliki sedikit kemiripan dengan roller bearing terutama dari segi bentuknya. Hal yang membedakan roller thrust bearing ini dari jenis biasa, yaitu posisi untuk memasangnya.

    Roller thrust bearing bisa bekerja secara optimal untuk menahan beban yang ukurannya berat sekalipun. Penggunaan bearing ini umumnya digunakan untuk kendaraan bermotor dengan sistem transmisi.

    Penggunaan roller thrust bearing ini diaplikasikan pada gearbox kendaraan untuk memaksimalkan kinerja. Pertahanan yang dibuat oleh bearing ini sangat kuat, meskipun menumpu beban berat.

    • Magnetic Bearing

    Jenis bearing yang terakhir, yaitu magnetic yang secara penampilannya sedikit berbeda dengan tipe lainnya. Bearing ini memiliki bentuk silinder dengan komponen khusus di dalamnya yang memiliki spesifikasi fungsi tertentu.

    Jenis bearing yang satu ini bekerja dengan sistem medan magnet agar bisa beroperasi dengan baik. Selain itu, kemampuan magnetic bearing juga dianggap lebih canggih jika dibandingkan dengan jenis lainnya karena adanya gaya magnet tersebut.

    Magnetic bearing memiliki kemampuan untuk mampu bekerja di segala sisi ketika sudah dipasang ke kendaraan bermotor.

    Akan tetapi, pemasangannya tidak boleh dilakukan secara sembarangan, melainkan ke beberapa sistem saja agar fungsinya tetap bisa berjalan dengan baik.

    Fungsi penggunaan magnetic bearing, yaitu pada komponen roda gila atau disebut flywheel yang ada pada mobil. Penggunaan ini juga harus tetap disesuaikan dengan kebutuhan dari kendaraan bermotor tersebut terlebih dahulu.


    Desain-tanpa-judul-79.png

    November 10, 2022 adminbusiMotor

    Pada dasarnya, busi motor berfungsi memberikan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar yang terkompresi di ruang bakar. Percikan api itu dihasilkan dari tegangan listrik yang disalurkan oleh koil ke busi.

    Ketika percikan api itu membakar campuran bensin dan udara yang terkompresi, maka terjadilah ledakan di ruang bakar dan menjadi daya untuk menggerakan sepeda motor. Karena itulah busi motor punya peran yang sangat penting dalam sebuah rangkaian sepeda motor.

     

     

    Berikut cara merawat busi motor yang perlu diperhatikan :

    1. Periksa Ujung Elektroda
      Ujung elektroda bisa dijadikan alat bantu untuk mendiagnosa apa yang terjadi di ruang bakar. Indikasinya bisa diketahui dari warna ujung elektroda. Melalui warna ujung elektroda busi yang terbakar, setidaknya bisa diketahui apakah proses pembakaran di dalam ruang bekar bekerja normal atau tidak.Jika ujung elektroda berwarna abu-abu atau merah bata, itu artinya busi dalam kondisi baik dan normal. Begitu juga dengan proses pembakaran di ruang bakar, kondisinya dalam keadaan optimal.
    2. Bersihan Kotoran Pada Ujung Elektroda
      Bersihkan kotoran akibat endapan karbon sisa pembakaran yang menempel pada ujung elektroda. Gunakan cairan semprot yang bersifat non-metal seperti brake cleaner.Hindari penggunaan amplas dan cairan yang bersifat abrasif terhadap karat karana bisa mengikis permukaan plating atau elektroda busi.
    3. Periksa Keausan Elektroda
      Busi yang masih dalam kondisi baik juga bisa dilihat dari bentuk elektrodanya yang masih berbentuk kotak. Bagian ini paling cepat terkikis akibat panas dari percikan api saat teradi pembakaran di ruang bakar. Jika bentuk elektroda sudah berubah, itu artinya elektroda busi motor sudah aus dan perlu diganti.
    4. Ganti Dengan Busi Baru
      Lakukan penggantian busi motor sesuai jadwal yang tercantum pada buku servis secara berkala supaya kerja mesin tetap optimal. Jika belum waktunya ganti tetapi kondisi busi sudah aus, segera lakukan penggantian.

    Desain-tanpa-judul-76.png

    November 9, 2022 adminMotoroli

    Motor 2 tak menggunakan dua jenis oli, yang pertama untuk melumasi mesin yang dinamakan oli mesin. Kemudian ada pula oli samping. Sebenarnya apa fungsi oli samping ini untuk motor yang menggunakan mesin 2 tak?

    Oli samping ini, biasanya berada di dalam tabung, yang letaknya ada di samping body motor (samping tangki). Bagian silinder mesin yang ikut melakukan proses hisap dan buang, sementara itu secara otomatis oli samping ini ikut melumasi silinder, serta ikut terbakar habis dalam ruang bakar.

    Oli samping ini bisa disebut sebagai sebuah nyawa bagi motor mesin 2 tak. Hal ini dikarenakan, oli samping adalah pelumas yang bertugas melindungi piston dan dinding ruang piston. Jadi, ketika oli samping ini habis, piston tidak akan dilumasi dengan baik.

    Kondisi tersebut akan membuat piston menjadi macet, akibatnya merusak bagian dinding silinder. Untuk itu, oli samping memiliki peran yang sangat vital, pada mesin 2 tak.

     

    Fungsi Utama Oli Samping

    1. Memberi Pelumasan di Bagian Silinder

     

    Fungsi oli samping memberi pelumasan silinder, yang tidak dapat dilakukan oleh oli mesin biasa. Bagian silinder ini, memiliki gesekan yang cepat, kuat dan dilakukan dalam waktu yang lama. Untuk meminimalkan gesekan yang terjadi pada bagian silinder, membutuhkan pelumasan yang optimal.

     

    1. Mempengaruhi performa Mesin 2 Tak

     

    Oli samping ini bisa di diatur sesuai dengan keinginan, artinya tingkat keborosan serta jenis oli yang digunakan bisa disesuaikan dengan kebutuhan sepeda motor. Jika kualitas oli samping baik dan penyetelan jumlah oli samping yang dimasukkan ke dalam silinder ideal, sudah pasti performa mesin akan optimal dan sempurna. Kesalahan penyetelan dan kualitas oli yang tidak baik, akan membuat mesin tidak bekerja dengan baik, pembakaran dalam ruang bakar tidak terjadi secara sempurna, knalpot mengeluarkan asap putih dengan jumlah yang banyak (ngebul).

    Karbon akan menumpuk di bagian head dan kepala piston. Bahan bakar lebih boros namun tenaga yang dihasilkan sangat minim.

     

    1. Menjaga Bagian dinding silinder dan head piston.

     

    Silinder dan head piston membutuhkan pelumasan yang baik, piston yang macet yang akan mengganggu performa mesin 2 tak. Selain itu oli 2tak juga mencegah kerusakan di bagian dinding silinder. Jika dibiarkan habis mesin yang bekerja tanpa menggunakan oli samping, menghancurkan bagian silinder secara perlahan. Ditandai dengan baretnya dinding silinder, hal ini akan menyebabkan terjadinya kehilangan kompresi dan tenaga mesin tidak optimal.

    Evalube memiliki oli mesin 2 tak bernama Evalube 2T API TB yang menggunakan base oil mineral berkualitas tinggi. Dibuat dengan formula terbaik termasuk aditif dispersant dan detergent yang dapat mencegah timbulnya deposit pada ruang bakar serta memperkecil kadar partikel jelaga (soot).


    Desain-tanpa-judul-74.png

    November 8, 2022 adminMotor

    Piston adalah komponen mesin yang membentuk ruang bakar bersama-sama dengan silinder blok dan silinder head. Piston jugalah yang melakukan gerakan naik turun untuk melakukan siklus kerja mesin, serta piston harus mampu meneruskan tenaga hasil pembakaran ke crankshaft. Jadi dapat kita lihat bahwa piston memiliki fungsi yang sangat penting dalam melakukan siklus kerja mesin dan dalam menghasilkan tenaga pembakaran.

    Langkah-Langkah kerja piston

    1. Langkah pemasukan

    Disebut juga sebagai langah hisap, yakni saat piston bergerak dari titik mati atas (TMA) yaitu titik tertinggi piston ke titik mati bawah (TMB) yaitu titik terendah piston. Saat piston bergerak dari TMA ke TMB, katup atau valve masuk membuka dan katup buang menutup. Akibat gerakan turun piston, sejumlah gas bensin terisap masuk ke dalam ruang silinder melalui saluran katup masuk. Baca juga: Apa Efek Tidak Mengganti Engine Mounting yang Sudah Aus?

    2. Langkah kompresi

    Yaitu saat piston bergerak naik dari TMB ke TMA. Katup masuk dan katup buang sekarang sama-sama tertutup. Akibat gerakan piston naik, gas bensin dalam silinder dimampatkan (dikompresi) sehingga suhunya jadi tinggi. Lihat Foto Cara kerja mesin 4-tak(Foto: britannica.com)

    3. Langkah usaha

    Disebut juga ekspansi, yaitu saat posisi piston hampir mencapai TMA. Saat ini busi menyala dan memercikkan bunga api listrik. Gas bensin yang sudah dimampatkan akan terbakar atau meledak. Ledakan itu menghasilkan tenaga yang kemudian mendorong piston bergerak lagi dari TMA ke TMB. Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan jika Ban Mobil Meletus di Jalan? Lihat Foto Honda Tiger, salah satu contoh sepeda motor dengan mesin 4-tak yang sempat dipasarkan di Indonesia.(KOMPAS.com/Gilang)

    4. Langkah pembuangan

    Yaitu saat piston bergerak lagi dari TMB ke TMA. Katup buang sekarang membuka dan katup masuk masih menutup. Akibat gerakan piston ke atas, gas bekas pembakaran di langkah usaha tertekan keluar melalui saluran katup buang kemudian ke knalpot. Katup buang menutup lagi setelah seluruh gas bekas habis meninggalkan ruang bakar.


    Desain-tanpa-judul-72.png

    November 7, 2022 adminMotor

    Menaikan kompresi mesin motor bisa meningkatkan performa mesin.

    Efeknya akselerasi atau tenaga motor pada putaran mesin bawah hingga menengah lebih terasa ketika menaikan kompresi mesin motor.

    Namun, terlalu besar meiningkatkan kompresi mesin motor apalagi tanpa perhitungan ternyata punya efek negatif juga buat mesin.

    “Saat meningkatkan kompresi mesin, asupan bahan bakar juga harus disesuaikan,” Buka Benny Ilham, Owner VB Motor, bengkel spesialis Yamaha Scorpio kepada GridOto pada Rabu (14/04/21).

     

    “Jika kompresi mesin terlampau tinggi dan asupan bahan bakar kurang membuat mesin jadi cepat panas,” tambahnya.

    Jika dibiarkan membuat komponen atau part pada ruang bakar jadi enggak awet.

    “Ruang bakar jadi sering kekeringan, pada busi juga berwarna putih, alhasil mesin jadi ngeretek akibat kekurangan bahan bakar,” jelas Benny.

    Saat meningkatkan kompresi mesin, bahan bakar yang digunakan juga harus disesuaikan nilai oktannya dengan rasio yang ditetapkan.

    Sebetulnya apa sih efeknya terhadap mesin motor jika rasio kompresinya dinaikan?

    “Bukan power atau top speednya yang terdongkrak naik, melainkan torsinya,” buka Benny Ilham, Owner VB Motor, bengkel spesialis Yamaha Scorpio kepada GridOto pada Rabu (14/04/21).

    Setelah mesin motor naik kompresi, memang akan terasa perbedaannya di sisi performa.

    Piston Yamaha R15 V3 punya permukaan yang flat, sehingga lebih tinggi kompresi mesinnya

     

    “Tarikan motor terasa lebih cepat saat mesin berakselerasi atau pada putaran mesin bawah hingga menengah,” jelas Benny saat ditemui di Jalan Kemang Raya No.23, Cilodong, Depok, Jawa Barat.


    Desain-tanpa-judul-70.png

    Istilah rasio kompresi sering kali kita temui ketika berurusan dengan mesin kendaraan. Ada yang bilang berhubungan dengan jenis bahan bakar yang harus dikonsumsi atau emisi gas buang yang dihasilkan kendaraan.

    Namun, apa sebenarnya arti dari rasio kompresi itu? Sebelum membahas soal rasio mari kita bahas dulu tentang kompresi (pemadatan). Setiap silinder mesin menghasilkan kompresi yakni ketika gas dan udara dalam silinder dipadatkan volumenya menjadi sangat kecil. Hal ini terjadi dalam proses pergerakan piston ke atas sebelum campuran itu dibakar oleh busi bersama bahan bakar di ruang bakar.

    Lantas rasio apa yang dimaksud? Rasio kompresi berarti perbandingan antara volume silinder ketika piston berada di titik terendah dengan posisi piston pada titik paling atas. Semakin tinggi perbandingannya berarti udara yang terkompresi makin banyak, artinya bahan bakar yang terbakar bisa semakin banyak.

    Sebagai contoh, pada mobil bermesin 4-silinder, 2.0L, dengan setiap silinder berisi 500 cc. Saat piston di posisi bawah tiap silinder terisi penuh 500 cc gas dan udara, ketika piston berada di atas volumenya menjadi 50 cc. Hal itu menandakan rasio kompresinya 1:10.

    “Perbandingan kompresi rendah berarti ruang bakar otomatis luas, tapi bila tinggi berarti ruang bakar sempit. Torsi akan membesar saat perbandingan rasio makin tinggi, efisiensi makin meningkat dengan jumlah bahan bakar yang sama,” ujar Ari Tristanto, Sales Trainer Mazda Motor Indonesia.

    Rasio kompresi menentukan kandungan Research Octane Number (RON) dalam bahan bakar yang wajib digunakan. Semakin tinggi maka butuh RON semakin besar, bila tidak sesuai maka rentan knocking alias detonasi atau ngelit

    Penggunaan Jenis BBM Berdasarkan Nilai Rasio Kompresi

     

    Lantas apa saja jenis BBM yang banyak digunakan berdasarkan nilai rasio dari kompresi motor? Hingga saat sudah ada beberapa jenis BBM yang digunakan sesuai dengan nilai oktannya. Nilai oktan sendiri adalah tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan.

    Jika nilai oktannya semakin tinggi, maka semakin besar juga tekanan yang dibutuhkan bahan bakar supaya bisa terbakar. Agar kendaraan yang dimiliki awet, maka penggunaan bahan bakar juga harus disesuaikan antara nilai oktan dan juga rasio kompresi mesin motor yang digunakan. Berikut ini adalah jenis bahan bakar berdasarkan nilai oktannya (RON / research octane number).

    1. Premium untuk Kompresi Mesin 7 s/d 9 : 1

    Jenis bahan bakar premium memiliki nilai oktan 88. Adapun rasio kompresi ideal penggunaannya adalah untuk sepeda motor yang nilai kompresinya antara 7 sampai dengan 9 banding 1. Contoh kendaraan yang menggunakan BBM ini adalah motor lawas.

    2. Pertalite untuk  Kompresi Mesin 9 s/d 10 : 1

    Jenis bahan bakar yang satu ini memiliki nilai oktan 90. Adapun rasio perbandingan kompresi ideal penggunaannya adalah 9 sampai dengan 10 banding 1. Motor dari Yamaha yang memakai BBM ini adalah :

    • Yamaha Vega Force dan Jupiter Z dengan kompresi mesin 9,3:1.
    • Yamaha Mio M3 125, Mio Z, dan Yamaha Byson Fi dengan memiliki nilai kompresi mesin 9,5:1 (ada di rentang 9 s/d 10).

    3. Pertamax untuk Kompresi Mesin 10 s/d 11 : 1

    Sedangkan untuk jenis bahan bakar yang pertamax nilai oktannya adalah 92 dengan rasio kompresi ideal penggunaannya adalah 10 sampai dengan 11 banding 1. Contoh kendaraan yang memakai BBM ini adalah :

    • Yamaha Xabre, MX King 150, Aerok 155 VVA dan Vixion.dengan nilai kompresi 10,4:1.

    Selain pertamax, shell super dan performance 92 bisa digunakan sebagai bajan bakar kategori kompresi mesin antara 10 s/d 11 karena memiliki nilai oktan yang sama, yaitu 92.

    4, Pertamax Plus untuk Kompresi Mesin 11 s/d 12 : 1

    Jenis bahan bakar pertamax plus memiliki nilai oktannya mencapai 95. Bahan bakar yang satu ini memiliki rasio kompresi ideal penggunaannya yakni 11 sampai dengan 12 banding 1. Beberapa produk dari Yamaha memakai BBM tersebut, seperti halnya YZF-R25 dan MT-25 dengan nilai kompresi mesin motor 11,6 : 1.

    Selain pertamax plus, shell v-power dan performance 95 bisa digunakan sebagai bajan bakar kategori kompresi mesin antara 11 s/d 12 karena memiliki nilai oktan yang sama, yaitu 95.


    Desain-tanpa-judul-68.png

    November 5, 2022 adminMotor

    Katup/Klep atau dalam bahasa inggris Valve, merupakan suatu komponen pada mesin yang terpasang pada bagian kepala silinder yang bergerak sesuai langkah piston. Katup ini hanya ada pada mesin 4 tak atau 4 langkah, sedangkan mesin 2 tak tidak menggunakan katup.

    Fungsi Katup/Klep atau Valve

    Katup IN (Intake): Berfungsi untuk mengatur masuknya campuran udara dan bahan bakar ke mesin.
    Katup EX (Exhaust) : Berfungsi untuk mengatur keluarnya gas buang sisa pembakaran dari mesin.

    Perbedaan Katup In dan Katup Ex

    Diameter katup in lebih besar dari katup ex. Tujuannya agar memaksimalkan aliran bahan bakar masuk ke mesin.
    Sedangkan katup ex diamaternya kecil karena gas buang lebih mudah keluar dari mesin karena dorongan piston. Selain itu, gas buang juga bertekanan tinggi, jadi tidak akan sulit keluar dari mesin meskipun diameter katup ex kecil.

    Cara Mekanisme Klep / Katup

    Jenis mekanisme katup pada mesin terbagi dua, yaitu :
    Jenis OHV (Overhead Valve) :
    Rangkaian katup jenis ini terbilang cukup rumit karena letak katup berada di dalam blok silinder. Ini karena camshaft yang terhubung langsung dengan sproket roda gigi crankshaft harus menekan valve lifter dan pushrod sebelum menggerakkan katup.
     
    Jenis OHC (Overhead Camshaft) :
    Pada rangkaian ini, katup dan camshaft berada di kepala silinder mesin yang membuat rangkaian ini cukup mudah ditangani. Sistem ini ditetaskan untuk menggantikan sistem OHV yang rangkaiannya cukup rumit.

    Desain-tanpa-judul-66.png

    November 4, 2022 adminMotor

    V-belt merupakan salah satu komponen penting pada motor dengan sistem transmisi otomatis.

    V-belt punya peran seperti rantai motor yang menghubungkan gir di crankcase dengan gir di roda belakang. Pada motor matik, v-belt menjadi penghubung puli depan dan puli belakang.

    V-Belt atau fanbelt memiliki fungsi penting untuk motor berjenis matik. Seperti halnya rantai di motor bebek atau sport, sebagai pengantar sekaligus jembatan tenaga yang berasal dari mesin menuju roda belakang.

    Namun, bagi pemilik skuter matik (skutik), banyak yang tidak terlalu memperhatikan kondisi v-belt. Bahkan, penggantian dilakukan jika komponen tersebut sudah mengalami kerusakan atau putus saat digunakaan.

    Standar V-Belt

    Sesuai petunjuk dari pabrikan, pemeriksaan V-Belt dilakukan setiap 8.000 km. Sedangkan untuk penggantiannya dilakukan di angka 24.000 km. Perbaikan atau penggantian berikutnya dilakukan kelipatan dari itu. Namun demikian tidak menutup kemungkinan V-Belt akan bermasalah sebelum kilometer yang ditentukan.

    Meskipun didesain dan dibuat sedemikian rupa dengan menambahkan materi tertentu agar V-Belt tetap dan tahan lama untuk menjalankan fungsinya, V-Belt tetap harus sering dikontrol kondisinya. Mengingat bahan dasar pembuatannya dari karet. Bahan yang terbuat dari karet cenderung untuk melar seiring dengan kasih. Karet juga bisa mengalami keretakan yang pada akhirnya V-Belt akan putus.

    Penyebab V-Belt Bermasalah

    Ada beberapa penyebab bermasalahnya V-Belt pada motor Honda matik, yaitu:

    • Melewati waktu pemakaian yang diizinkan. Artinya, Motor telah menempuh perjalanan lebih dari 24.000 km. Ditambah lagi bila pengendara tidak disiplin dan tidak rutin melakukan pemeriksaan
    • Cara berkendara yang tidak sesuai anjuran. Salah satunya adalah pengendara dalam motor matiknya lebih banyak yang melakukan gas yang tidak konstan. Artinya, pengendara sering menghentakkan gas kendaraannya dengan tiba-tiba dan lama. Dari beberapa survei menyebutkan, bila pengguna motorik itu adalah seorang wanita maka akan lebih lama usia pemakaiannya dibanding pengguna laki-laki.
    • Ruang bagian CVT atau box-mesin pada motor matik banyak debu atau kotoran. Tentu akan berbeda banyak tidaknya debu dalam ruang bagian CTV itu. Tergantung tingkat rutinitas dalam pemakaiannya. Apakah di jalanan dalam kota ataukah kendaraan dipakai untuk segala medan.

    Desain-tanpa-judul-64.png

    November 3, 2022 adminMotor

    Shockbreaker merupakan elemen penting dari sepeda motor, termasuk peredam kejut depan. Oleh karena itu, perawatan harus dilakukan agar peredam kejut depan sepeda motor tetap empuk untuk menjaga kenyamanan kendaraan. Lantas bagaimana cara Membuat shock depan motor empuk ? Peredam kejut depan memainkan peran penting dalam penanganan sepeda motor dan kualitas pengendaraan.

    Jika benturan terlalu kuat, pengemudi tentu akan merasa tidak nyaman dan dapat merusak elemen lain seperti pegangan.Masalah umum adalah bahwa oli umumnya berkualitas buruk atau volumenya tidak seimbang antara sisi kanan dan kiri. Kualitas minyak yang menetes mempengaruhi ketahanan benturan. Pengaturan suspensi depan tidak boleh sembarangan, tetapi ada empat metode umum.

    1. Sesuaikan jumlah minyak

    Ada batasan untuk menambahkan oli ke shock depan. 5cc optimal dari standar. Jika Anda melakukan lebih dari itu, ruang kosong di dalam tabung akan terlihat sempit. Akibatnya, cairan yang seharusnya masuk ke ruangan lain tidak bisa ditekan. Hal ini menyebabkan seperti mati suspensi.

    Namun, sebagian besar produsen melarang penggantian oli dengan sifat SAE10 dengan oli lain karena perbedaan viskositas. Jika terlalu tebal, akan sulit melewati lubang seruling, yang akan mempengaruhi kinerja suspensi seperti gemetar.

    2. Menyesuaikan lubang seruling

    Selain itu, Anda bisa mengurangi lubang beralur yang digunakan untuk menahan aliran oli damper agar tidak terlalu cepat. Ini biasanya dilakukan pada sepeda balap di mana benturan dapat memperlambat pantulan dan pantulan. Namun, tugas ini membutuhkan ketelitian dan kontribusi dari tukang las. Jika lubangnya kecil, tidak ada minyak yang akan mengalir.

    3. Mengganti Per atau Pegas

    Ada juga opsi untuk mengganti pegas.Panjang setiap alternatif harus sama agar tidak bengkok atau bertautan. Semakin banyak benang dan tegangan, semakin keras pegas, sehingga Anda dapat mencari pegas yang lebih longgar. Misalnya Vario bisa menggunakan pegas di depan Pamor atau SupraX. Panjangnya sama, tetapi pegas lebih kaku.

    4. Pukul dengan cincin

    Terakhir, blokir cincinnya. Meski tidak disarankan, beberapa teknisi mengizinkannya secara kondisional. Dengan kata lain, gunakan ring asli (washer) yang tidak mudah terkikis. Gram dapat memblokir lubang di seruling dan merusak segel dan gandar. Di atas adalah ikhtisar tentang cara melunakkan peredam kejut depan sepeda motor. Semoga bisa menambah wawasan pengetahuan.

    Nah, jika dengan cara membuat shock depan motor empuk sudah beres, dan nyaman untuk dikendarai. maka tinggal pasang gps motor untuk memberikan kenyamanan serta menambah keamanan motor anti maling dengan tingkat akurasi tinggi.


    Desain-tanpa-judul-62.png

    November 2, 2022 adminMotor

    Penyebab Motor Brebet Dan Cara Mengatasinya. Masalah pada motor yang sering digunakan adalah hal biasa. Hal itu mungkin terjadi karena ada komponen yang usianya sudah lama dan harus segera diganti. Oleh karena itu, servis berkala di bengkel sangat perlu dilakukan.

    1. Bahan Bakar Tidak Sesuai

    Penyebab yang paling sering membuat motor brebet adalah karena penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai standar. Banyak pengendara yang lebih memilih bahan bakar yang murah dibandingkan dengan kualitas yang bagus. Hal itu yang menyebabkan motor menjadi brebet.

    Bahan bakar yang kualitasnya rendah akan menyebabkan mesin menjadi knocking sehingga brebet. Selain kualitas yang rendah, bahan bakar campuran juga bisa menyebabkan mesin knocking. Perbedaan kualitas pada bahan bakar akan menyebabkan pembakaran menjadi tidak sempurna.

    2. Filter Udara Kotor

    Filter udara yang kotor bisa menjadi penyebab motor brebet karena sudah digunakan dalam jangka waktu yang lama. Hal itu menyebabkan debu dan kotoran menempel pada filter, sehingga menyebabkan udara yang masuk menjadi berkurang karena terhambat oleh debu dan kotoran.

    3. Kerusakan Pada Busi

    Busi bisa menjadi penyebab motor brebet di rpm tinggi karena busi tidak menciptakan percikan api untuk pembakaran dalam mesin. Kondisi busi yang kotor atau mulai renggang akan menjadi penyebab brebet saat motor di gas.

    Ciri busi yang mulai rusak adalah tampak berwarna kehitaman. Jika kotor maka Anda bisa mencoba untuk membersihkan dan memasangnya kembali. Namun jika ternyata distarter masih tidak mau menyala, artinya busi sudah mati atau tak bisa digunakan.

    4. Tangki Bahan Bakar Kemasukan Air

    Penyebab motor brebet yang bahkan membuat motor tidak bisa menyala adalah masuknya air ke tangki bahan bakar. Air akan menyebabkan pembakaran terganggu karena mengurangi bahan bakar yang masuk ke ruang pembakaran.

    Air bisa masuk ke tangki bahan bakar biasanya karena salah dalam metode pencucian motor atau membeli bensin eceran. Seringkali penjual eceran lalai dalam memindahkan bensin ke dalam botol eceran sehingga terdapat endapan air.

    5. Sensor Injeksi Rusak

    Khusus motor injeksi, penyebab motor brebet bisa disebabkan oleh komponen injektornya. Apabila komponen ini rusak, maka pembakaran sudah pasti terganggu. Injektor mengalami kerusakan ketika Anda tidak menggunakan bahan bakar yang tepat.

    Selain itu kerusakan juga dipengaruhi oleh jarangnya melakukan perawatan komponen. Padahal injektor perlu dibersihkan menggunakan cairan pembersih khusus. Apabila rusak atau kotor, maka akan menyebabkan mesin jadi brebet.

    6. Setelan Klep Renggang

    Motor brebet juga bisa disebabkan oleh setelah klep yang mulai merenggang. Setelan ini merenggang karena masa pemakaian kendaraan. Klep akan merenggang atau bergeser akibat putaran mesin yang terjadi terus menerus.

    7. Filter Bahan Bakar Kotor

    Penyebab selanjutnya adalah terdapat pada filter bensin yang sudah kotor. Filter bensin berfungsi untuk menyaring bahan bakar agar kotoran tidak masuk ke ruang pembakaran. Fungsinya tidak jauh berbeda dari filter udara, jadi komponen ini perlu rajin dibersihkan.

    8. Fuel Pump Kotor

    Selain filter bensin, kotornya fuel pump juga menjadi penyebab utama motor brebet. Fuel pump bertugas untuk memompa bahan bakar masuk ke ruang pembakaran. Ketika komponen ini kotor, maka yang terjadi adalah tekanan bahan bakar bisa terlalu tinggi atau rendah.

    Kondisi inilah yang menyebabkan pembakaran juga tidak sempurna. Anda perlu rutin mengecek apakah fuel pump bekerja dengan baik. Sehingga tekanan bensin lebih teratur yang membuat sistem pembakaran pada motor bekerja dengan baik.


    Copyright by BENGKELSEAL 2022. All rights reserved.

    WeCreativez WhatsApp Support
    Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!