MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

Latest news

Classic list

Globally incubate standards compliant channels before scalable benefits. Quickly disseminate superior deliverables whereas web-enabled applications.
Desain-tanpa-judul-83.png

November 14, 2022 adminMobilMotor

Pengertian Rem Tromol

Rem tromol adalah sistem pengereman pada kendaraan, yang menggunakan metode gesekan antara kampas dengan sebuah komponen berbentuk mangkuk. Perbedaannya dengan rem cakram ada pada arah gesekan. Rem cakram memiliki arah gesekan yang saling mendekati (menjepit), sehingga pada rem cakram piringan terdapat ditengah dua kampas. Namun pada rem tromol, arah gesekan saling menjauhi. Sehingga tromol yang terhubung dengan roda diletakan disisi luar dari dua kampas rem.

Prinsip Kerja Rem Tromol

Seperti yang dijelaskan diatas, rem tromol bekerja dengan prinsip gesekan. Gesekan ini akan mengubah energi putar pada tromol rem menjadi energi panas. Sehingga putaran roda akan berhenti dan temperature sekitar rem akan meningkat. Konstruksi rem tromol memiliki dua buah kampas rem yang terletak dibagian dalam. Lalu dibagian luar kampas rem terdapat komponen berbentuk mangkuk yang kita kenal sebagai tromol rem.

Arah gerakan rem tromol itu saling menjauhi, artinya saat rem ditekan maka duua buah kampas rem akan bergerak ke arah luar (saling menjauhi). Gerakan tersebut akan membuat kampas rem menekan permukaan dalam tromol rem. Sehingga terjadilah gesekan yang akan menghentikan putaran tromol dan roda.

Komponen Utama Rem Tromol

Secara umum, ada tiga komponen utama pada sistem pengereman tipe tromol. Yaitu:

1. Sepatu rem

adalah komponen yang berfungsi untuk menempelkan kampas rem. Sepatu rem berbentuk setengah lingkaran yang memiliki permukaan luar rata. Di permukaan luar inilah ditempelkan sebuah kampas rem. Lebar kampas rem pada sepatu rem, itu cukup besar apabila dibandingkan dengan kampas rem cakram. Karena kampas rem ini, memanjang sepanjang permukaan sepatu rem. Hal tersebut membuat luas penampang rem menjadi semakin lebar dan kuat.

2. Silinder roda

Fungsi silinder roda, hampir sama dengan kaliper pada rem cakram. Yakni untuk menggerakan sepatu rem untuk bergerak menekan tromol rem. Bentuk silinder roda, seperti sebuah silinder yang memiliki dua buah piston pada dua ujungnya. Didalam silinder ini, terisi cairan hidrolik yang akan menggerakan piston ke luar. Saat piston terdorong oleh cairan hidrolik maka kampas rem akan ikut bergerak ke arah luar. Sehingga penekanan kampas rem terhadap tromol bisa terjadi.

3. Tromol rem

Tromol rem adalah komponen berbentuk seperti mangkuk yang dijadikan sebagai media gesekan. Fungsi tromol rem sebagai perantara putaran dari roda, artinya tromol rem itu akan berputar sesuai putaran roda. Sehingga ketika tromol rem dihentikan putarannya, otomatis roda kendaraan akan berhenti berputar. Tromol rem terbuat dari besi solid sehingga saat bergesekan dengan kampas rem, tidak terjadi keausan. Kalaupun terjadi keausan, itu akan berlangsung cukup lama.


Desain-tanpa-judul-82.png

November 12, 2022 adminMobilMotor

Perbedaan rem tromol dan rem cakram pada kendaraan begitu terlihat jelas. Kendaraan pribadi saat ini hampir banyak dimiliki oleh semua orang.

Selain lebih mudah saat akan bepergian, kendaraan pribadi juga lebih nyaman. Kendaraan bermotor atau sepeda motor sudah banyak memiliki fitur canggih dan terbaru.

Alasan inilah mengapa jenis transportasi yang satu ini cukup populer. Sepeda motor hadir dengan banyak pilihan jenis, merk, dan berbagai kelebihan fitur yang ada.

Perbedaan Rem Tromol dan Rem Cakram

Pada kendaraan ada dua sistem pengereman. Sebut saja cakram dan tromol. Sesuai dengan energi yang ada, keduanya memiliki sistem kerja yang berbeda.

Selain itu, kedua jenis rem kendaraan yang satu ini juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Secara sederhana fungsinya memang sama karena komponen yang satu ini cukup penting keberadaannya.

Kedua rem ini tersusun atas komponen-komponen yang berbeda. Berikut ini ada perbedaan rem tromol dan rem cakram pada kendaraan.

Rem Tromol

Rem tromol merupakan jenis sistem yang ada pada kendaraan sejak zaman dulu. Komponen yang satu ini bisa anda temui pada sistem kerja kendaraan lawas.

Namun, hingga saat ini pun jenis komponen yang satu ini masih terpakai dengan modifikasi hidrolik. Hal ini karena rem tromol memiliki beberapa kelebihan pada cara kerjanya.

Daya kerja rem tromol akan lebih efisien daripada rem cakram. Rem tromol atau drum brake mengandalkan kinerja antara gesekan kampas dengan tromol.

Komponen utama yang ada yaitu silinder roda, kampas rem, dan tromol rem. Komponen ini memiliki bentuk seperti mangkuk yang bekerja dengan putaran sesuai putaran pada roda.

Ketika pengendara menginjak rem, minyak rem akan mendorong piston untuk menggerakkan kampas. Sehingga kampas menekan tromol yang mampu mengakibatkan gaya gesek untuk menghambat pergerakan roda kendaraan.

Perbedaan keduanya pun bisa terlihat dari sistem dan komponennya. Pada komponen tromol kampas memiliki bentuk lebih lebar sehingga menghasilkan pengereman yang kuat.

Apalagi komponen yang satu ini juga memiliki sistem kerja yang lebih tertutup. Sehingga rem tromol cenderung lebih bersih.

Rem Cakram

Jenis sistem pengereman pada kendaraan lainnya yaitu cakram. Rem cakram biasa memiliki sebutan dengan disc brake. Komponen yang satu ini juga terdiri dari piringan cakram dan kaliper rem. Isi dari kaliper yaitu berisi piston serta kampas.

Berbeda dengan rem tromol, sistem kerja rem cakram ini mengandalkan penjepitan piringan cakram pada bagian roda mobil. Saat pengendara menginjak rem, master rem akan mendorong minyak rem agar dapat mengalir ke piston.

Selanjutnya komponen kaliper akan mendorong piston untuk bergerak. Sehingga kampas akan menjepit cakram. Adanya sistem kerja tersebut, roda kendaraan akan melambat hingga akhirnya berhenti.

Sistem kerja pada rem yang satu ini bertumpu pada penjepit cakram itu sendiri yang langsung terhubung dengan roda kendaraan. Sistem kerja inilah yang menjadi salah satu kelebihan dari rem cakram.

Selain itu, masih ada juga perbedaan komponen ini yaitu terletak pada sistem pendinginnya. Melalui rongga-rongga atau lubang pada cakram pendingin bekerja.


Desain-tanpa-judul-70.png

Istilah rasio kompresi sering kali kita temui ketika berurusan dengan mesin kendaraan. Ada yang bilang berhubungan dengan jenis bahan bakar yang harus dikonsumsi atau emisi gas buang yang dihasilkan kendaraan.

Namun, apa sebenarnya arti dari rasio kompresi itu? Sebelum membahas soal rasio mari kita bahas dulu tentang kompresi (pemadatan). Setiap silinder mesin menghasilkan kompresi yakni ketika gas dan udara dalam silinder dipadatkan volumenya menjadi sangat kecil. Hal ini terjadi dalam proses pergerakan piston ke atas sebelum campuran itu dibakar oleh busi bersama bahan bakar di ruang bakar.

Lantas rasio apa yang dimaksud? Rasio kompresi berarti perbandingan antara volume silinder ketika piston berada di titik terendah dengan posisi piston pada titik paling atas. Semakin tinggi perbandingannya berarti udara yang terkompresi makin banyak, artinya bahan bakar yang terbakar bisa semakin banyak.

Sebagai contoh, pada mobil bermesin 4-silinder, 2.0L, dengan setiap silinder berisi 500 cc. Saat piston di posisi bawah tiap silinder terisi penuh 500 cc gas dan udara, ketika piston berada di atas volumenya menjadi 50 cc. Hal itu menandakan rasio kompresinya 1:10.

“Perbandingan kompresi rendah berarti ruang bakar otomatis luas, tapi bila tinggi berarti ruang bakar sempit. Torsi akan membesar saat perbandingan rasio makin tinggi, efisiensi makin meningkat dengan jumlah bahan bakar yang sama,” ujar Ari Tristanto, Sales Trainer Mazda Motor Indonesia.

Rasio kompresi menentukan kandungan Research Octane Number (RON) dalam bahan bakar yang wajib digunakan. Semakin tinggi maka butuh RON semakin besar, bila tidak sesuai maka rentan knocking alias detonasi atau ngelit

Penggunaan Jenis BBM Berdasarkan Nilai Rasio Kompresi

 

Lantas apa saja jenis BBM yang banyak digunakan berdasarkan nilai rasio dari kompresi motor? Hingga saat sudah ada beberapa jenis BBM yang digunakan sesuai dengan nilai oktannya. Nilai oktan sendiri adalah tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan.

Jika nilai oktannya semakin tinggi, maka semakin besar juga tekanan yang dibutuhkan bahan bakar supaya bisa terbakar. Agar kendaraan yang dimiliki awet, maka penggunaan bahan bakar juga harus disesuaikan antara nilai oktan dan juga rasio kompresi mesin motor yang digunakan. Berikut ini adalah jenis bahan bakar berdasarkan nilai oktannya (RON / research octane number).

1. Premium untuk Kompresi Mesin 7 s/d 9 : 1

Jenis bahan bakar premium memiliki nilai oktan 88. Adapun rasio kompresi ideal penggunaannya adalah untuk sepeda motor yang nilai kompresinya antara 7 sampai dengan 9 banding 1. Contoh kendaraan yang menggunakan BBM ini adalah motor lawas.

2. Pertalite untuk  Kompresi Mesin 9 s/d 10 : 1

Jenis bahan bakar yang satu ini memiliki nilai oktan 90. Adapun rasio perbandingan kompresi ideal penggunaannya adalah 9 sampai dengan 10 banding 1. Motor dari Yamaha yang memakai BBM ini adalah :

  • Yamaha Vega Force dan Jupiter Z dengan kompresi mesin 9,3:1.
  • Yamaha Mio M3 125, Mio Z, dan Yamaha Byson Fi dengan memiliki nilai kompresi mesin 9,5:1 (ada di rentang 9 s/d 10).

3. Pertamax untuk Kompresi Mesin 10 s/d 11 : 1

Sedangkan untuk jenis bahan bakar yang pertamax nilai oktannya adalah 92 dengan rasio kompresi ideal penggunaannya adalah 10 sampai dengan 11 banding 1. Contoh kendaraan yang memakai BBM ini adalah :

  • Yamaha Xabre, MX King 150, Aerok 155 VVA dan Vixion.dengan nilai kompresi 10,4:1.

Selain pertamax, shell super dan performance 92 bisa digunakan sebagai bajan bakar kategori kompresi mesin antara 10 s/d 11 karena memiliki nilai oktan yang sama, yaitu 92.

4, Pertamax Plus untuk Kompresi Mesin 11 s/d 12 : 1

Jenis bahan bakar pertamax plus memiliki nilai oktannya mencapai 95. Bahan bakar yang satu ini memiliki rasio kompresi ideal penggunaannya yakni 11 sampai dengan 12 banding 1. Beberapa produk dari Yamaha memakai BBM tersebut, seperti halnya YZF-R25 dan MT-25 dengan nilai kompresi mesin motor 11,6 : 1.

Selain pertamax plus, shell v-power dan performance 95 bisa digunakan sebagai bajan bakar kategori kompresi mesin antara 11 s/d 12 karena memiliki nilai oktan yang sama, yaitu 95.


Desain-tanpa-judul-40.png

October 25, 2022 adminMobil

Apa Itu Kepala Silinder?

Kepala silinder atau dalam bahasa Inggris disebut head cylinder adalah komponen penutup blok silinder ruang pembakaran. Keberadaannya membuat pembakaran bisa terjadi. Bagian ini juga menjadi dudukan atau tempat menempelnya berbagai komponen mesin lain seperti mekanisme katup, manifold dan busi atau injektor. Oleh sebab itu kepala silinder digolongkan menjadi second base.

Awalnya kepala silinder dibuat dengan teknik cor layaknya pembuatan blok silinder dan menggunakan bahan baku baja yang dituangkan pada cetakan.

Fungsi Kepala Silinder pada Mobil

1. Sebagai Ruang Pembakaran

Karena komponen ini merupakan bagian penutup blok silinder yang di dalamnya terdapat ruang bakar, maka kepala silinder juga termasuk ke dalam bagian dari ruang pembakaran itu sendiri. Proses pembakaran pada mesin sendiri terjadi ketika campuran bahan bakar telah terkompresi dan piston berada di sekitar kepala silinder, sehingga piston yang sudah mencapai Titik Mati Atas (TMA) otomatis terdorong ke bawah.

2. Tempat Meletakkan Busi

Kepala silinder memiliki bagian dudukan yang menjadi tempat dipasangnya busi. Sebagian busi akan dipasang masuk ke dalam ruang pembakaran untuk memantik api di sana, sebagian lainnya mengarah keluar dari kepala silinder.

3. Tempat Mekanisme Katup

Fungsi kepala silinder selanjutnya adalah tempat terjadinya mekanisme katup (valve). Dalam hal ini kepala silinder tidak mengatur waktu tertutup dan terbukanya katup, namun komponen-komponen yang terpasang pada kepala silinder yang bertugas untuk melakukannya.

Komponen mekanisme katup yang terpasang pada kepala silinder antara lain camshaft sebagai poros penghubung untuk menggerakkan katup, rocker shaft sebagai pelatuk untuk menekan katup, lalu ada valve intake (saluran masuk bahan bakar) dan valve exhaust (saluran pembuangan) serta valve spring sebagai pegas pengontrol katup.

4. Saluran Intake dan Exhaust

Seperti disinggung di atas katup intake dan katup exhaust terpasang di bagian kepala silinder, sehingga otomatis kepala silinder berfungsi menjadi saluran masuk udara dan bahan bakar ke mesin (intake) dan juga sebagai saluran keluarnya asap sisa pembakaran (exhaust).

5. Tempat Sirkulasi Oli

Oli yang menuju mesin dialirkan dari pompa oli ke komponen mekanisme katup yang berada di kepala silinder. Katup tersebut terhubung ke saluran oli di bagian silinder blok mesin. Adanya saluran sirkulasi oli yang saling berhubungan ini membuat komponen mekanisme katup akan selalu terlumasi oleh cairan pelumas tersebut.


Desain-tanpa-judul-10.png

October 15, 2022 adminMobil

Peranan kopling pada sebuah mobil sangatlah besar. Tanpa adanya komponen ini, maka mobil tidak akan bisa diatur tingkat kecepatan mesinnya. Tahukah Anda bagaimana cara kerja kopling? Kebanyakan pengendara mobil tidak tahu bagaimana caranya.

Kopling sendiri merupakan salah satu komponen mobil yang berfungsi sebagai penghubung antara roda gigi transmisi dengan poros engkol. Tujuannya agar roda belakang dapat bergerak.

Adapun fungsi lain dari kopling mobil adalah sebagai berikut.
1. Membantu menciptakan pergerakan halus ketika melakukan perpindahan gigi saat mobil berjalan.
2. Membantu menciptakan pergerakan mobil yang lebih halus dengan mengangkat engine.
3. Mampu menghentikan mobil tanpa perlu mematikan mesin, hal ini sangat membantu saat berada di jalanan macet.
4. Membantu performa rem jadi lebih baik ketika harus menghentikan kendaraan secara mendadak.

Cara Kerja Kopling Mobil Menurut Pengoperasiannya

1. Kerja Kopling saat Pedal Ditekan

Kopling akan bekerja pertama kali saat Anda menekan pedal kopling. Saat itu dilakukan maka putaran mesin yang menuju transmisi akan terputus. Tekanan langsung dari mesin ke transmisi tidak akan didapatkan.

Bagaimana itu bisa terjadi? Karena pada saat kopling diinjak, maka hidrolik yang terdapat pada kopling akan menciptakan tekanan cairan pada area aktuator hidrolik. Tekanan muncul karena adanya aliran fluida ke release bearing.

Otomatis release lever akan ditekan yang mengakibatkan pelat pressure terungkit. Nantinya plat kopling yang tadinya terjepit antara flywheel dan plat pressure akan terbebaskan. Celah pun akan muncul.

Proses inilah yang akan terjadi setelah Anda menekan pedal kopling dan tenaga dari mesin ke transmisi akan terputus. Celah yang muncul ukurannya cenderung kecil namun putaran yang terjadi pada flywheel tidak akan dialirkan ke plat kopling.

Flywheel tetap berputar beserta cover kopling karena terbebasnya plat kopling. Hanya saja plat kopling dan poros transmisi tidak akan berputar.

 

    2. Kerja Kopling saat Pedal Dilepaskan

Cara kerja kopling yang kedua adalah ketika Anda melepaskan pedal kopling. Yang terjadi saat itu adalah liquid aktuator hidrolik akan menghilang. Hal ini membuat release bearing kembali pada posisi awal dan tidak ada tekanan pada release lever.

Ketika pedal kopling dilepas maka pegas kopling akan bekerja menekan pressure plat kembali. Hal ini bertujuan supaya pressure plat menempel pada bagian plat kopling.

Nantinya kopling akan terjepit dan flywheel akan berputar dan putarannya tersalur pada plat kopling dan transmisi. Gigi mobil tidak akan bisa dipindahkan jika tidak memiliki kopling karena sistem transmisi tidak bekerja.

Oleh karena itulah ketika Anda ingin memasukkan gigi atau menguranginya, maka kopling perlu diinjak. Tujuannya agar terjadi pemutusan tenaga dan perpindahan gigi jadi lebih mulus. 


Desain-tanpa-judul-1.png

October 3, 2022 adminMobilMotor

Supaya mengenal lebih dekat dengan Teknik Mesin, berikut pengertian dari Teknik Mesin. Teknik Mesin adalah suatu disiplin ilmu teknik yang menggabungkan fisika teknik dan prinsip-prinsip matematika dengan ilmu material (bahan) untuk mendesain, menganalisa, dan membuat serta mempertahankan sistem mekanis.

Teknik Mesin merupakan salah satu bidang ilmu teknik yang paling tua di dunia. Beberapa bidang ilmu yang menjadi inti dari Teknik Mesin adalah mekanika, dinamika, termodinamika, ilmu material, analisa struktur, dan kelistrikan.

 

1. Mata Kuliah Yang Diajarkan Di Jurusan Teknik Mesin

Merujuk kepada kurikulum Prodi Teknik Mesin Institut Teknologi Indonesia, di Tangerang Selatan, di bawah ini adalah beberapa mata kuliah yang wajib ataupun pilihan yang diberikan kepada mahasiswa sejak Semester ke-1 sampai dengan Semester ke-8:

– Kalkulus
– Fisika Dasar
– Kimia Dasar
– Menggambar Teknik
– Menggambar Mesin Berbasis Komputer
– Statika Struktur
– Material Teknik
– Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L)
– Matematika Teknik
– Metalurgi Fisik
– Teknik Tenaga Listrik
– Kinematika
– Mekanika Kekuatan Material
– Mekanika Fluida
– Termodinamika Dasar
– Otomatisasi dan Sistem Servo
– Praktikum Rekayasa Material
– Simulasi Numerik
– Proses Produksi
– Mekatronika
– Elemen Mesin
– Dinamika Teknik

2. Jurusan / Program Studi Teknik Mesin di Institut Teknologi Indonesia

Prodi Teknik Mesin di kampus yang dikenal pula dengan singkatan ITI ini telah memiliki akreditasi B dari BAN PT. Prodi ini telah menelurkan ratusan bahkan hingga seribuan sarjana atau tenaga ahli di bidang teknik mesin.

Lulusannya didesain untuk memperoleh pengakuan nasional maupun internasional, bisa memberikan solusi bagi permasalahan yang ada di industri. Serta diharapkan juga berkontribusi dalam membangun bangsa yang mandiri di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pilihan peminatan yang bisa diambil oleh mahasiswa Prodi Teknik Mesin ada 3, yakni Mesin Konstruksi, Mesin Konversi Energi serta Manufaktur. Jumlah SKS keseluruhan yang musti diambil oleh mahasiswa sampai dengan tahun kelulusannya mencapai 144 SKS.

Teknik Pemesinan

Apa bedanya Teknik Mesin dengan Teknik Pemesinan? Teknik Pemesinan merupakan cabang keilmuan yang mempelajari cara memproduksi barang teknik menggunakan mesin. Umumnya, jurusan ini dapat ditemukan di sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan di berbagai daerah.

Siswa akan mempelajari bagaimana cara mengoperasikan mesin, membuat pengaturan, hingga menentukan ukuran mesin produksi. Selain ilmu mesin, siswa pun dibekali dengan pelajaran keahlian, yakni las dan gerinda. Tujuannya, agar siswa didik memiliki pemikiran inovatif dan kreatif. Kelak, ketika lulus, siswa dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi ataupun terjun langsung ke dunia kerja.

 

Selama proses pembelajaran, ada beberapa mesin yang dipelajari, di antaranya:

1. Mesin Bubut

Mesin bubut merupakan mesin perkakas yang berfungsi untuk memotong benda yang diputar. Siswa akan mempelajari cara kerja mesin dan pengoperasian. Untuk menghasilkan ulir dengan ukuran kisar yang berbeda dibutuhkan perbandingan kecepatan rotasi yang tepat.

2. Mesin Sekrup

Mesin sekrup atau shaping machine merupakan mesin yang digunakan untuk mengerjakan bidang rata, cekung, cembung, beralur, dan lainnya dalam posisi tegak, mendatar, ataupun miring. Siswa akan mempelajari prinsip kerja mesin sekrup beserta dengan komponen dan cara pengoperasian.

3. Mesin Frais

Mesin Frais merupakan mesin perkakas yang menggunakan pisau milling untuk menyelesaikan benda kerja. Siswa akan belajar mengenai prinsip kerja dasar dan pengoperasian mesin ini.

4. Mesin CNC

Mesin CNC (Computer Numerical Control) atau disebut juga dengan mesin control numerik merupakan mesin perkakas yang dioperasikan secara otomatis menggunakan bahasa pemograman. . Siswa akan diarahkan untuk mampu memahami dan menguasai konsep dasar mesin CNC, termasuk komponen dan cara pengoperasiannya.

Tujuan dari jurusan Teknik Pemesinan adalah untuk memahami dasar komponen mesin, teknik mesin, prinsip dasar kelistrikan dan konversi energi serta mengoperasikan dan menangani material mesin, perkakas tangan, dan program mesin.

Pengertian Teknik Mesin

Sementara Teknik Mesin merupakan bidang keilmuan yang mempelajari prinsip dasar fisika untuk analisis, desain, manufaktur, dan memelihara sebuah sistem mekanik.

Ilmu ini terdiri dari sejumlah cabang ilmu, yakni mekanika, teknik material, kinematika, termodinamika, dan energi. Secara umum, Teknik Mesin terdiri dari Perancangan Mekanik dan Konstruksi, Proses Manufaktur dan Sistem Produksi, Konversi Energi, dan Metalurgi.

Program studi Teknik Mesin merupakan salah satu jurusan yang paling banyak ditawarkan oleh perguruan tinggi di seluruh dunia. Selama kuliah, kemampuanmu dalam merancang mesin diasah sehingga mampu menghasilkan mesin yang efektif dan efisien. Tak hanya itu saja, kamu pun akan belajar bagaimana cara menggambar teknik, membuat modeling, simulasi, hingga membuat prototipe mesin. Ilmu ini akan menjadi bekalmu untuk bersaing di dunia kerja.

Kendati prospek jurusan ini sangat cerah, masih banyak pelajar yang enggan memilih Teknik Mesin karena tingkat kesulitannya tinggi. Adapun alasan mengapa jurusan ini kurang diminati, antara lain:

 


PicsArt_11-10-10.52.04-1200x800.jpg

November 10, 2021 adminGalleryImageMobil

Mobil Merupakan kendaraan yang nyaman untuk dikendarai, apalagi di Negara Tropis Seperti Indonesia. Keadaan iklim yang panas membuat Mobil sebagai kendaraan yang dapat Melindungi kita dari teriknya sinar matahari. Akan tetapi, mobil juga sering mengalami kerusakan pada mesinnya, apalagi jika tidak terurus dengan baik.

Berikut adalah beberapa kerusakan yang biasa terjadi pada mobil:

1. Mesin Mobil Sulit Dinyalakan Saat Dingin

Mesin mobil sulit dinyalakan di pagi hari tentu bukan sesuatu yang aneh lagi. Ada tiga hal yang menjadi penyebabnya, yaitu:

  • Saat mesin dalam kondisi dingin, mobil memang sering kali sulit dinyalakan. Hal ini terjadi karena kurangnya aliran listrik atau voltage ke bagian aki. Sehingga mesinnya tidak bekerja secara optimal
  • Kondisi terminal aki yang kendur, kotor, dan berkarat juga menjadi penyebab mengapa mobil sulit dinyalakan. Maka dari itu, bersihkan bagian aki dan terminalnya secara berkala untuk mencegah menumpuknya kotoran
  • Renggangnya jarak antara busi dan sumbu busi yang menyebabkan rendahnya kompresi mesin. Bisa juga karena regulator bahan bakar yang mengalami kerusakan, sehingga tidak ada komponen yang menghubungkan starter mobil ke bagian mesin saat mobil dinyalakan

baca juga: perlukah memanaskan Mobil Setiap hari?

2. Mesin Mobil Sulit Dinyalakan Saat Panas

Penyebab poin nomor dua ini menjadi kebalikan dari poin nomor satu. Mesin mobil tentu akan memanas secara otomatis apabila digunakan terus-menerus, apalagi untuk menempuh perjalanan yang jauh. Tidak adanya jeda pemakaian atau waktu istirahat juga menjadi penyebab mengapa mesinnya panas.

Dampak yang paling parah akibat pemakaian tiada henti, yaitu mesin mobil jadi overheating. Saat mesin mobilnya sudah sangat panas, yang ada mobil malah mogok di tengah jalan. Salah satu komponen di dalam mesin juga ada yang putus. Sehingga penghubung antara starter ke bagian mesin tidak optimal.

3. Mesin Sering Hidup – Mati Tidak Jelas

Pernahkah mesin mobil Anda tiba-tiba mati saat baru saja dinyalakan? Masalah ini seringkali terjadi pada pemilik mobil. Hal ini terjadi karena beberapa komponen mesin mengalami kerusakan. Misalnya, alternator, aki, ataupun kabel terminal aki yang kendur, rusak, ataupun putus.

Selain itu, masalah pengapian yang terjadi pada mesin juga menyebabkan terhambatnya perintah yang dikirimkan dari kunci kontak ke bagian mesin. Percikan api yang keluar dari dalam mesin menandakan kalau terdapat komponen yang tidak beres di bagian mesin mobil.

4. Lampu Indikator Terus Menyala

Lampu indikator biasanya digunakan sebagai penunjuk jalan. Lampu ini biasanya hidup jika diberi perintah saja. Setelah itu, lampu ini akan mati. Apabila lampu indikator mobilmu terus-menerus menyala tanpa adanya perintah, bisa jadi karena ketidakcocokan antara oli dengan spesifikasi tipe mobil milikmu.

Selain itu, hal ini juga terjadi karena ukuran volume oli yang tidak sesuai dengan yang dianjurkan oleh pabrik asal mobil dan teknisi. Maka dari itu, gunakanlah tipe oli asli yang menjadi bawaan dari mobil tersebut. Kalau suatu hari oli aus atau habis, sebaiknya ganti oli tersebut dengan oli yang baru.

5. Tenaga Mesin Melemah

Kerusakan lainnya yang sering terjadi pada mobil yaitu melemahnya mesin. Apabila tenaga mesin mobil tidak seperti biasanya, itu berarti ada kerusakan pada komponen di bagian mesin. Entah itu bagian timing beltnya, filter bahan bakar yang tidak berfungsi, hingga rusaknya regulator tekanan bahan bakar.

Apabila regulator, filter bahan bakar, dan fuel pump mengalami masalah, segera bawa mobil Anda ke bengkel terdekat. Jika Anda tahu bagaimana cara memperbaikinya, bisa diperbaiki sendiri. Akan tetapi, memperbaiki di bengkel lebih lebih dianjurkan. Terutama jika ada bagian yang harus diganti, sehingga pemasangannya lebih tepat dan kencang.


Copyright by BENGKELSEAL 2022. All rights reserved.