MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

Latest news

Classic list

Globally incubate standards compliant channels before scalable benefits. Quickly disseminate superior deliverables whereas web-enabled applications.
bengkelseal56.png

Ban mobil merupakan salah satu bagian terpenting dalam kendaraan, karena ban langsung berhubungan dengan permukaan jalan. Ban sendiri memiliki konstruksi yang sangat kompleks, meskipun Anda hanya bisa melihat bentuk ban secara sederhana dari bagian luarnya. Ban sendiri memiliki komponen meliputi Carcass atau casing, tread, sidewall, breaker, belt dan juga bead. Di mana setiap bagian memiliki fungsinya masing-masing, meskipun demikian setiap komponen ini saling berhubungan dan saling mendukung.
Memilih ban sendiri bukanlah hal yang semudah kelihatannya, karena Anda harus cermat dan teliti. Selain ketelitian saja Anda juga harus mengetahui kode-kode yang tertera sehingga Anda mengetahui ban yang tepat untuk mobil Anda, karena banyak orang yang masih bingung ketika memilih ban untuk kendaraannya.

Tips Memilih Ban Mobil Yang Tepat

1. Perhatikan Tipe Ban Mobil
Dalam melihat tipe ban ini Anda perlu memperhatikan huruf paling depan dari kode yang tertera, apabila huruf P berarti menunjukkan bahwa ban itu didesain untuk mobil penumpang. Kemudian huruf LT, menunjukkan bahwa ban tersebut didesain untuk truk yang beratnya sedang. Kemudian huruf ST, memberikan keterangan bahwa ban dikhususkan untuk truk trailer. Huruf T, berarti ban mobil ditujukan untuk cadangan mobil. Huruf R, berarti ban merupakan ban yang berjenis radial.

2. Memperhatikan Ukuran Ban
Bila Anda sudah mengetahui tipe bannya, Anda juga perlu mengetahui ukuran dari ban yang akan Anda gunakan. Biasanya angka ini berada di belakang huruf dari tipe ban tersebut, di mana angka tersebut menunjukkan ukuran velg mobil Anda. Pastikan Anda memilih ukuran yang sesuai, karena bila terlalu kecil ataupun terlalu besar maka akan membuat mobil Anda tidak nyaman ketika dikendarai.

3. Memperhatikan Lebar Ban
Kelebaran ban sangat mempengaruhi dengan daya cengkram serta akselerasi yang ditimbulkannya, semakin lebar ban maka daya cengkram nya akan semakin kuat begitu juga sebaliknya.

Tentunya masih banyak hal yang perlu Anda perhatikan dalam pemilihan ban, seperti pola tapak, ketebalan ban, dan juga kode kecepatan yang ada pada ban. Jika Anda telah memilih ban yang tepat untuk mobil Anda, selanjutnya jangan lupa untuk merawatnya agar ban awet. Beberapa hal yang perlu Anda lakukan dalam perawatan ban mobil meliputi tekanan ban, rotasi dan spooring ban secara rutin.

 

Semoga Bermanfaat.


bengkelseal.png

Tanda-Tanda Ban Mobil Harus Diganti !

Ban Berumur 3 Tahun
Ban mobil terbuat dari bahan karet yang elastis. Kelenturan karet ban akan terus berubah seiring waktu, semakin lama karet akan semakin berkurang elastisitasnya, hingga akhirnya menjadi getas karena kehilangan kelenturan.
Usia yang ideal dari ban mobil adalah 3 tahun, jadi sebaiknya setelah usia pakai ban mencapai 3 tahun segera ganti ban mobil sobat, walau kembangnya masih tebal karena mobil jarang digunakan. Jika lebih dari 3 tahun, hal yang paling terasa adalah ban tidak lagi memberikan kenyamanan. Karena sudah mengeras atau tidak lagi lentur.

Tapak Ban Tipis
Kondisi ini sering disebut juga ban mengalami kegundulan pada permukaannya. Ban mobil yang sudah gundul ini tentu harus segera diganti agar tak membahayakan pengendara kendaraan tersebut atau pengguna jalan lain.

Banyak Tambalan Pada Ban Mobil
Biasanya ban mobil yang bocor maka solusinya ditambal di jasa tambal ban pinggir jalan atau di gerai jual beli ban. Namun jika jumlah tambalan pada permukaan ban sudah terlalu banyak maka sebaiknya kamu mengganti ban tersebut.

Dinding Ban atau Sidewall Tire yang Robek
Jika permukaan atau tapak ban mobil bocor, maka solusi sementara bisa dengan ditambal. Namun jika sudah dinding ban yang mengalami kebocoran atau robek, tentu ini sangat berbahaya bagi keselamatan pemilik kendaraan, untuk itu ban perlu segera diganti.

Terdapat Benjolan Pada Permukaan Ban
Dikenal dengan istilah ban mobil benjol, kondisi ini biasanya menjadi indikasi pertama jika dinding ban akan robek atau pecah. Sebelum ban benar-benar pecah maka ada baiknya jika ban sudah benjol langsung diganti.

Karet Ban Mengalami Getas dan Pecah-pecah
Indikatornya permukaan ban terasa jauh lebih keras dibanding ban pada umumnya. Karet pada ban tidak lagi elastis biasanya akibat usia pakai ban yang sudah terlalu lama. Kondisi ban seperti ini sangat berbahaya karena sewaktu-waktu bisa meledak jika terkena benda tajam.

 

Semoga Bermanfaat.


bengkelseal54.png

Cara Perawatan Aki Mobil

Sebenarnya untuk melakukan perawatan aki mobil sangat sederhana, baik itu aki mobil basah atau aki mobil kering. Karena aki basah memiliki cairan elektrolit yang lebih mudah menguap, Anda harus selalu melakukan pengecekan rutin terhadap ketinggian cairan pada aki mobil. Daripada bingung inilah beberapa jenis perawatan aki mobil basah atau aki mobil kering yang wajib diketahui :

– Cek ketinggian volume cairan elektrolit pada aki mobil basah (cairan harus di antar garis bawah dan garis atas, tidak boleh kurang atau berlebih)
-Baik aki kering atau aki basah, selalu pastikan cek kondisi aki, apakah ada retak atau tidak.
-Bersihkan kutub positif dan kutub negatif menggunakan sikat kawat/amplas.
-Bersihkan juga kabel penghubung ke aki (warna merah dan hitam) dari kotoran yang menempel
-Panaskan mobil sehari sekali agar aki tetap awet
-Matikan komponen kelistrikan sebelum mesin menyala atau mati
-Pastikan kabel penghubung ke kutub positif atau negatif terpasang dengan erat

 

Semoga Bermanfaat


bengkelseal53.png

Jenis-Jenis Aki Mobil

Di Indonesia sendiri terdapat dua jenis aki mobil yang umumnya dijual di pasaran yakni aki mobil basah atau aki mobil kering. Tetapi ternyata ada jenis aki mobil lainnya yang tersedia di pasaran.

  • Aki Mobil Basah
    Jenis aki mobil yang pertama adalah aki basah. Sesuai dengan namanya, di dalam aki mobil basah terdapat cairan elektrolit (air aki) yang membantu aki bekerja. Cairan tersebut mengandung timah antimony yang mudah menguap sehingga Anda perlu untuk mengecek secara berkala mengingat sifat cairannya yang mudah menguap dan cepat habis.
  • Aki Mobil Kering
    Jenis aki mobil yang kedua adalah aki kering atau biasa disebut aki maintenance free. Sesuai dengan namanya, aki ini tidak perlu mendapatkan perlakuan seperti aki basah. Walaupun sama-sama mengandung cairan elektrolit, aki kering mobil mengadung timah kalsium yang lebih lambat dalam proses penguapannya. Jika dibandingkan dengan timah antimony pada aki basah mobil, timah kalsium lebih hemat dalam proses penguapannya sehingga perawatan aki mobil kering tidak membutuhkan pengisian ulang cairan elektrolit seperti pada aki mobil basah.
  • Aki Mobil Kalsium
    Jenis aki mobil yang ketiga adalah aki kalsium. Mungkin Anda jarang mendengar jenis aki mobil ini karena memang faktanya jarang dijual di pasar Indonesia. Yang membedakan aki kalsium dengan kedua aki sebelumnya adalah kutub aki ini terbuat dari material kalsium.
    Kelebihannya adalah aki kalsium memiliki tingkat penguapan yang lebih kecil daripada aki pada umumnya. Selain itu, material kalsium pada kutubnya disebut-sebut sangat baik dalam menyalurkan listrik kepada seluruh komponen kelistrikan mobil. Namun sayangnya, aki kalsium masih kalah populer dengan aki mobil kering atau aki mobil basah.-
  • Aki Mobil Hybrid
    Aki hybrid merupakan gabungan atau kombinasi dari aki biasa dengan aki kalsium. Aki ini memiliki tingkat penguapan yang sangat minim dan tidak perlu mendapatkan perawatan yang terlalu rutin. Hanya saja, kekurangan dari aki mobil ini adalah cairan elektrolit di dalamnya yang sangat berbahaya bagi kulit manusia dan sulit ditemukan di toko-toko otomotif di Indonesia.
  • Aki Mobil Gel
    Jenis aki mobil yang terakhir adalah jenis aki mobil gel. Sesuai namanya, aki mobil ini tidak menggunakan cairan elektrolit di dalamnya, melainkan menggunakan gel. Tentu dengan perbedaan cairan didalamnya membuat aki mobil ini diklaim lebih minim perawatan ketimbang aki mobil lainnya di atas. Selain itu, sifat gel yang ramah terhadap kulit manusia membuat aki ini memiliki tingkat keamanan yang paling baik ketimbang yang lainnya. Oleh karena itu, aki mobil gel memiliki harga pasaran yang tinggi dan sulit dicari di Indonesia.

 

Semoga Bermanfaat.


bengkelseal52.png

Cara Mudah Untuk Mengetahui Kondisi Kesehatan Aki Mobil

1. Mesin susah hidup
Aki yang ngadat membuat bunyi ‘cetak-cetek’ saat kunci mobil diputar ke posisi start, bahkan pada kondisi terburuk tidak terdapat bunyi sama sekali saat kunci kontak mobil diputar. Pada kondisi aki normal, listrik dari aki akan mengalir ke dinamo starter mobil untuk membantu menyalakan mesin. Sahabat juga bisa membaca 7 Penyebab Mobil Sulit Distarter

2. Perhatikan lampu peringatan di dasbor
Saat memutar kunci kontak dalam kondisi normal, maka lampu-lampu indikator akan menyala. Sebaliknya, jika kondisi aki lemah, lampu indikator jadi redup atau bahkan mati.

3. Suara klakson melemah
Salah satu cara mudah untuk mengetahui kondisi aki adalah dengan menekan klakson. Tekan dan tahan klakson, lalu putar kunci kontak ke posisi starter. Jika aki lemah, akan mengakibatkan suara klakson melemah bahkan tidak bersuara sama sekali.

Jika sudah melakukan ketiga hal tersebut, dapat dipastikan bahwa salah satu penyebab terbesar mobil ogah nyala karena baterai atau akinya sudah lemah. Agar mobil hidup, dapat dilakukan dengan cara memancing (jumper) aki yang lemah tadi untuk kondisi darurat. Jika dengan cara jumper arus aki tidak berhasil, maka jalan terbaik adalah dengan mengganti aki dengan yang baru.

 

Semoga Bermanfaat.


bengkelseal51.png

Aki Kering atau Aki Basah Mana yang Lebih Baik ?

Aki atau accu merupakan salah satu jenis baterai yang berfungsi untuk menyuplai daya listrik pada kendaraan, baik itu mobil maupun motor. Karena merupakan jenis baterai maka daya tahan aki (accu) mempunyai jangka waktu pemakaian tertentu tergantung pada pemakaian dan perawatannya.

Saat ini jenis aki / accu yang banyak beredar dipasaran adalah jenis aki kering dan basah, sebenarnya kedua jenis aki ini hampir mirip, perbedaan yang mencolok adalah pada bahan yang digunakan untuk merendam sel aki, jika pada aki basah menggunakan cairan atau sering disebut (air aki) maka pada aki kering menggunakan gel untuk merendam sel aki.
Jika ditanya mana yang lebih baik antara aki kering dan aki basah, itu tergantung pilihan Anda, keduanya sama-sama bagus dan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Aki Basah bisa terbilang butuh perawatan ekstra. Mengapa? Karena aki basah menggunakan menggunakan cairan elektrolit maka air aki akan lebih cepat menguap dikarenakan panas yang disebabkan penggunaan atau karena suhu lingkungan. Maka dari itu accu basah ini perlu perawatan ekstra dan harus sering-sering di cek ketinggian air aki nya. Telat dikit sel aki bisa korosi jika air aki menguap dan berkurang dari batas minimal.

Sedangkan Aki Kering tidak menggunakan cairan elektrolit, melainkan menggunakan gel sebagai pengganti cairan untuk merendam sel-sel aki. Dengan begitu pengguna tidak harus mengecek kondisi aki, karena gel tidak mudah menguap seperti halnya cairan elektrolit dan dapat bertahan lama tanpa harus mengganti gel.

Bentuk dan desain body dari aki kering ini biasanya tidak tembus pandang, desain lebih simple, dan dimensinya kebanyakan sama dengan aki kering agar pas dengan tempat aki pada kendaraan. Aki kering biasa disebut dengan maintenance free battery karena minim perawatan, namun harus dibayar dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan aki basah.

Jadi jika Anda ingin mengganti aki mobilnya, sesuaikanlah dengan dana yang kamu miliki, jika mempunyai dana lebih sebaiknya memilih menggunakan aki kering, memang harganya lebih mahal sedikit namun tidak perlu repot dengan perawatan dan pengecekan ketinggian air aki. Baik aki kering dan aki basah sama-sama memiliki rentan umur 2 hingga 2,5 tahun


bengkelseal50.png

Komponen-Komponen Penting Dalam Mobil

1. Aki
Aki adalah salah satu komponen penting yang ada pada mobil. Aki merupakan pusat dari kelistrikan pada mobil Anda, terutama saat mobil belum aktif. Mengapa aki merupakan salah satu komponen terpenting yang harus Anda perhatikan?
Jelas saja, karena tanpa aki, beberapa bagian pada mobil yang membutuhkan tenaga listrik tidak akan menyala, seperti bagian lampu utama, maupun lampu mobil, bahkan, umumnya menyalakan mobil putaran awal pada dinamonya membutuhkan tenaga listrik.
Tanpa listrik dari aki, mobil Anda mungkin tidak bisa menyala. Jadi jangan sampai tidak memperhatikan bagian aki mobil.

2. Sistem Pendingin
Sistem pendingin merupakan bagian penting lainnya yang harus diperhatikan dari mobil. Sistem pendingin pada mobil berfungsi untuk menyerap panas pada mesin mobil yang sudah bekerja keras. Dengan adanya pendingin ini, mobil Anda masih bisa bekerja dengan maksimal sejauh apapun jaraknya.
Perhatikan bagian radiator, karena pada bagian ini biasanya rentan terhadap kerusakan, lho. Namun, jika radiator dalam kondisi baik, mobil Anda akan bekerja dengan optimal.

3. Transmisi
Transmisi berfungsi sebagai sistem pemindah tenaga mobil pada poros propeler. Bagian ini merupakan salah satu yang sangat penting yang harus Anda perhatikan. Cara merawat transmisi supaya terhindar dari kerusakan adalah dengan rutin mengganti oli transmisi secara berkala.
Tidak main-main, Anda memang sangat perlu merawat transmisi dengan baik, karena kerusakan pada transmisi akan berdampak pada kerusakan-kerusakan pada komponen mobil yang lain.

4. Suspensi
Suspensi merupakan bagian kaki-kaki mobil yang keberadaannya sangat penting. Tanpa suspensi, Anda pastinya akan banyak mengeluh saat mengendarai mobil, apalagi ketika menghadapi jalanan yang tidak rata dan berlubang seperti jalanan di Indonesia pada umumnya.
Suspensi berguna untuk memberi kenyamanan Anda saat berkendara, karena suspensi berfungsi sebagai peredam guncangan dan getaran, serta peredam kejut yang akan memberikan kenyamanan saat berkendara.

5. Ban
Inilah komponen terakhir yang paling penting bagi mobil Anda. Ban adalah komponen paling penting, karena tanpa ban, mobil Anda tidak akan bisa jalan. Ban yang bagus akan memberikan perjalanan yang mulus.
Berbagai jenis ban bisa Anda temui dengan kelebihannya masing-masing. Bagaimanapun pilihan bannya, jangan lupa untuk memperhatikan apakah ban Anda masih dalam kondisi yang baik atau tidak, terutama setelah melakukan perjalanan yang jauh.

 

Semoga Bermanfaat.


bengkelseal49.png

Tidak semua komponen yang rusak pada mobil berarti tidak bisa di pergunakan lagi atau harus dibuang. Nyatanya ada beberapa komponen mobil yang dapat di daur ulang dan digunakan lagi.

Beberapa Komponen Mobil Yang Bisa Didaur Ulang !

1.Kaca Depan Mobil

Kaca depan mobil yang retak dan tidak bisa diperbaiki lagi, maka bisa didaur ulang dan dimanfaatkan untuk bahan isolasi fiberglass. Demi menjaga keamanan dan kenyamanan Anda, maka kaca depan mobil Anda memang wajib untuk diperbaiki.
Namun pastikan kaca depan mobil rusak tersebut Anda serahkan ke tangan orang yang tepat agar bisa dijadikan atau diberdayagunakan kembali. Anda bisa memberikannya ke tangan orang yang paham akan daur ulang.
Kaca depan mobil yang rusak tersebut jika di daur ulang akan bisa dimanfaatkan menjadi bahan dasar blok beton dan juga batok kaca. Semantara itu, plastik yang merupakan pinggiran dari kaca depan mobil yang sudah rusak tersebut bisa dimanfaatkan untuk bahan pembuatan karpet lem.

2. Ban Bekas

Ban bekas pada mobil Anda jangan buru buru dibuang ke tempat sampah, karena ban bekas yang sudah tidak terpakai ini bisa didaur ulang kembali sebagai bahan untuk aspal jalanan.
Jika Anda habis mengganti ban lama dengan ban yang baru, sebaiknya Anda jual ke pengepul barang bekas. Selain berdaya guna, maka ban ini juga tidak akan menyumbang banyaknya sampah dimuka bumi ini.

3. Gagang Pintu dan Besi Tua Lainnya

Pada umumnya, jika mobil sudah tergolong memiliki usia tua, maka kita akan dapati banyak sekali komponen yang harus diganti jika kita akan meremajakan mobil itu kembali. Sebut saja seperti gagang pintu yang memang notabenenya terbuat dari bahan besi.
Gagang pintu atau berbagai besi tua yang lainnya yang terdapat pada mobil Anda, bisa di manfaatkan sebagai bahan baku pembuatan besi batangan, yang mana besi-besi batangan tersebut bisa dimanfaatkan dan diberdaya gunakan untuk keperluan yang lainnya. Sebut saja seperti bahan bangunan atau yang lainnya.

4. Jok Mobil

Jok mobil juga bisa Anda manfaatkan untuk kebutuhan atau keperluan yang lainnya jika Anda mendaur ulangnya. Sebut saja seperti pembuatan kursi santai, sebagai busa karpet lantai atau untuk keperluan yang lainnya.
Mobil yang sudah memiliki masa pakai yang lumayan lama dan juga intensitas pemakaian yang lumayan sering tentunya akan berpengaruh terhadap kondisi jok mobil itu sendiri. Oleh karena itulah sering banyak mobil yang mengganti jok mobilnya.

5. Oli Mobil

Meski memang bukan termasuk ke dalam komponen dari sebuah mobil, namun oli bekas atau oli yang sudah kotor dalam mobil kamu bisa diolah kembali untuk keperluan yang lainnya. Sebut saja seperti pelumas rantai motor, pelumas pagar rumah, atau bisa juga digunakan untuk kebutuhan pelumas bahan yang lainnya

6. Aki Mobil

Bagian lain yang bisa didaur ulang adalah baterai atau yang sering disebut aki. Bahkan di negara maju, bagi pemilik mobil yang memiliki aki tidak terpakai biasanya mengembalikannya ke dealer atau toko untuk didaur ulang.

 

Semoga Bermanfaat.


bgklseal48.png

Komponen Penyebab Mobil Kurang Bertenaga

Secara umum, tekanan kompresi yang melemah disebabkan karena adanya kebocoran kompresi mesin mobil. Karena kompresi lemah, terjadilah penumpukan kerak karbon di ruang mesin dan semakin memperburuk kinerja mesin mobil kamu. Kebocoran kompresi terjadi bisa dimana saja dan biasanya kompresi mesin melemah dikarenakan terjadinya celah atau kerenggangan pada ruang bakar menuju luar.
Seiring dengan berjalannya waktu dan penggunaan beberapa komponen mesin akan melemah. Oleh karena itu, timbul suatu celah di beberapa komponen mesin mobil. Apa saja sih komponen yang rentan terjadinya celah sehingga menyebabkan mesin mobil kurang bertenaga, yuk simak di bawah ini.

Ring piston mesin mobil

Komponen penyebab mesin mobil kurang bertenaga yang pertama adalah keausan ring piston. Bagian luar ring piston akan terus bergesekan dengan dinding silinder saat mesin dihidupkan. Gesekan yang secara terus menerus terjadi ini, akan menimbulkan friksi yang sangat kecil. Namun lama kelamaan akan menjadi besar dan efeknya akan terasa dalam kurun waktu 5 tahun atau lebih jika tidak dilakukan penggantian oli secara berkala. Oleh sebab itu, untuk mengurangi friksi yang membesar, jangan pernah lupa untuk melakukan penggantian oli mesin mobil.

Blok silinder mesin mobil

Selain komponen ring piston, komponen blok silinder yang aus juga bisa menyebabkan mobil kurang bertenaga. Blok silinder adalah jalur pergerakan ring piston dimana akan semakin aus jika pelumasan di komponen itu kurang. Pada umumnya, blok silinder memiliki kekuatan yang lebih ketimbang dengan ring piston tetap tidak menutup kemungkinan keausan blok silinder terjadi lebih cepat dari yang dibayangkan.
Penyebab ausnya blok silinder hingga menyebabkan mesin tidak bertenaga adalah kurangnya pelumasan di bagian itu. Pada dasarnya oli mesin yang akan mencegah timbulnya friksi antara ring piston dan blok silinder. Kalau olinya kurang, maka keausan kedua komponen ini juga akan lebih cepat terjadi dan jadi membuat mobil kurang bertenaga.

Kebocoran klep atau katup

Penyebab mobil kurang bertenaga lainnya adalah kebocoran pada klep atau katup. Katup atau klep berfungsi sebagai pintu masuk material (udara dan bensin) dari intake, dan sebagai pintu keluar gas buang dari mesin ke knalpot.
Saat ini, mesin mobil banyak yang menerapkan sistem double katup (DOHC) yang artinya dalam satu silinder terdapat dua buah katup intake dan dua buah katup exhaust. Sistem DOHC ini akan semakin memperlancar pemasukan dan pengeluaran material terhadap mesin, namun kalau ada penyetelan celah katup yang kurang tepat justru akan menurunkan tekanan kompresi mesin atau menjadikan mobil kurang bertenaga.

Packing/gasket kepala silinder

Penyebab lainnya mobil kurang bertenaga adalah komponen packing atau gasket yang sudah robek atau berumur. Packing atau gasket kepala silinder berfungsi merapatkan komponen blok silinder dengan head cylinder yang sama-sama berbahan logam. Tanpa gasket, maka akan terjadi kebocoran kompresi pada sambungan ini. Jadi gasket atau packing berperan penting untuk mencegah kebocoran kompresi pada bagian blok silinder bawah dengan blok silinder atas.

Seal Busi

Penyebab lainnya mesin mobil kurang bertenaga adalah komponen seal busi yang retak atau robek. Seal busi umumnya akan diganti dalam setiap penggantian busi, seal ini sudah sepaket dengan busi (menempel di ulir busi) jadi kalau Anda mengganti busi mobil maka seal busi otomatis akan terganti. Namun, jika Anda mengganti busi dengan busi lain yang tidak sesuai dengan rekomendasi ukuran, tentu kerja busi tidak akan maksimal sehingga mesin mobil menjadi tidak bertenaga.

 

Semoga Bermanfaat.


bgklseal47.png

Penyebab Mobil Kurang Bertenaga

  • Penumpukan karbon di ruang bakar mesin mobil

Penyebab mobil kurang bertenaga adalah karena penumpukan karbon di ruang bakar mesin mobil. Nah, mengapa hal tersebut bisa terjadi? Penumpukan karbon di ruang bakar mesin mobil bisa terjadi karena pembakaran yang tidak sempurna. Penyebabnya adalah penggunaan bahan bakar yang kurang sesuai atau kualitas yang buruk.

Debu dan oli atau uap oli juga punya peran dalam penimbunan kerak yang datang dari hasil isapan intake.Kedua komponen itu masuk lantas mengendap dan membuat ruang bakar kotor. Selain itu banyaknya unsur parafin dan sulfur yang ikut masuk ruang bakar juga menjadi penyebab terjadinya penumpukan kerak. Penumpukan kerak karbon akan membuat ruang bakar semakin sempit, yang mengakibatkan rasio kompresinya meningkat sehingga mesin tidak responsif atau mobil kurang bertenaga akibat tumpukan kerak tersebut.

  • Kompresi mobil bocor

Mesin kurang bertenaga juga bisa disebabkan oleh tekanan kompresi mobil yang sudah melemah. Tekanan kompresi sangat berpengaruh pada performa sebuah mobil, karena tekanan udara didalam ruang bakar ini akan membuat bensin semakin mudah untuk dibakar. Jadi, jika terjadi masalah pada tekanan kompresi mobil, makan bensin akan sulit untuk terbakar dan menyebabkan mobil kurang bertenaga.

Ciri-ciri utama mobil yang tekanan kompresi mesin mobilnya sudah lemah adalah mobil susah dihidupkan di pagi hari, power atau tenaga mesin berkurang, beberapa mobil mengeluarkan asap putih dari knalpot, oli mesin sering habis dan yang terakhir adalah suara mesin yang cenderung kasar.

 

Semoga Bermanfaat.


Copyright by BENGKELSEAL 2020. All rights reserved.