MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

Latest news

Classic list

Globally incubate standards compliant channels before scalable benefits. Quickly disseminate superior deliverables whereas web-enabled applications.

October 19, 2021 adminGalleryImageMotor

Servis motor yang harus kamu lakukan setiap bulannya berbeda-beda, bergantung pada bagian motor mana saja yang harus dirawat secara rutin. Tujuannya adalah agar kendaraan tidak cepat rusak dan tetap awet.

Sayangnya, masih ada saja yang enggan meluangkan waktunya untuk memerhatikan hal ini.

Padahal saat kamu memiliki kendaraan, seharusnya sudah menjadi keharusan untuk menjaga & merawat kendaraan

Harga servis motor di beberapa bengkel bervariasi, mula dari Rp35 ribu. Semakin banyak masalah yang harus diperbaiki maka biayanya pun akan semakin mahal. Berikut ini informasi mengenai biaya servis motor dan perintilannya yang wajib kamu tahu.

4 Hal yang wajib kamu ketahui dalam perawatan motor

Jadi utamanya ada empat hal yang kamu harus prioritaskan untuk diperhatikan agar motormu senantiasa dalam keadaan sehat.

`1. Ganti oli

Ganti oli merupakan hal yang wajib dilakukan setiap bulan agar mesin berjalan dengan baik dan terbebas dari gangguan.

Selain itu, karena fungsinya sebagai pelumas, jadi oli dapat melapisi bagian logam agar tidak terjadi kontak langsung dengan udara atau air. Selain itu, oli juga dapat melindungi mesin agar tidak mudah berkarat.

Jenis oli yang digunakan pun gak bisa sembarangan. Karena itu, disarankan agar kamu konsultasikan dahulu dengan mekanik mengenai jenis oli yang tepat dengan tipe motormu.

Gak hanya itu, kamu juga gak dianjurkan untuk gonta-ganti merk dan jenis oli. Mengapa? Soalnya hal tersebut sangat berisiko merusak mesin motor kamu lho. Jadi, pastikan kamu menggunakan merk dan jenis oli yang sama sejak awal.

2. Servis tune up rutin

Selain ganti oli, servis tune up juga harus dilakukan setiap bulan secara rutin. Tujuannya adalah agar kamu dapat mengetahui kondisi motormu.

Biaya ini terbilang cukup murah kok, yaitu sekitar Rp75 ribu. Eits, tapi biaya itu hanya untuk periksa aja ya. Jadi ini belum termasuk kalau ada perbaikan atau penggantian spare part.

Akan tetapi, servis tune up ini umumnya paketan lho. Jadi, dengan mengeluarkan uang Rp75 ribu, kamu sudah bisa:

  • Mengecek tekanan ban.
  • Mengecek kondisi atau tegangan rantai.
  • Karburator dan radiator dibersihkan.
  • Mengecek alat ECU dan area CVT.
  • Mengecek kondisi lampu (jauh, depan dan belakang), sen dan klakson.
  • Saringan udara juga umumnya akan dibersihkan.

Jika saat diservis tune up ternyata ada yang harus diperbaiki, umumnya pihak mekanik akan bertanya terlebih dahulu ke kamu. Jadi, kamu gak perlu khawatir melihat tagihan yang meledak.

Akan tetapi, disarankan agar kamu membawa uang lebih saat akan servis motor. Jadi, apabila ada yang harus diperbaiki, bisa langsung dikerjakan. Daripada nanti kamu harus ngantri-ngantri lagi kan.

3. Kampas rem

Rem merupakan salah satu spare part yang harus selalu kamu pantau kualitasnya setiap bulan. Kebayang gak sih kamu kalau mengendarai kendaraan tapi remnya gak pakem? Duh, bisa ketar-ketir sendiri di jalan karena takut menabrak sesuatu.

Karena itu disarankan agar kamu rutin mengganti kampas rem setiap bulannya..

Nah, untuk kampas rem ini terbagi menjadi dua, yakni:

  • Kampas rem depan cakram.
  • Kampas rem belakang tromol.

Akan tetapi, pihak mekanik umumnya akan memberitahukan apakah kampas remmu perlu diganti atau tidak dan usia kampas rem dipengaruhi dari cara pemakaianmu lho.

  1. Spare part lainnya

Ada beberapa spare part yang usianya tidak selama spare part lain. Contohnya saja aki yang bisa bertahan sekitar dua tahun. Lagipula, kamu juga tentu gak mau harus dorong-dorong motor di jalanan karena motormu mati akibat ada salah satu spare part yang rusak.

Karena itu, sebaiknya rutinlah mengganti beberapa spare part , seperti:

  • Roller
  • V belt

Sama seperti kampas rem, usia beberapa spare part tersebut juga dipengaruhi oleh cara pemakaianmu.

Baca artikel ini untuk informasi seputar perawatan motor lainnya: manfaat merawat motor secara teratur



October 16, 2021 adminbusiGalleryImage

Busi sangat penting untuk mesin pembakaran internal baik mobil bahkan motor. Busi menciptakan percikan api dengan mengirimkan sinyal listrik ke ruang bakar. Percikan api tersebut menyalakan campuran udara-bahan bakar di ruangan. Tanpa busi yang bagus, bahan bakarnya tidak akan terbakar secara efisien dan bahkan mesin mungkin tidak menyala sama sekali. Anda harus tahu cara memeriksa busi dan mengenali tanda-tanda yang menunjukkan bahwa sudah waktunya memperbaiki atau menggantinya.

Bagaimana cara mengenali Busi yang Buruk?

Sebelum pemeriksaan busi, Anda harus menyadari gejala umum yang menunjukkan bahwa ada yang salah dengan busi-busi mobil Anda tersebut.

Berikut ini akan menjadi tanda peringatan dari kendaraan Anda ketika busi rusak dan perlu diganti:

Kendaraan Menendang-nendang atau Kincat – Busi yang dikenakan bisa menjadi alasan ketika mobil sulit untuk starting awal. Namun, komponen lain dalam sistem pengapian juga dapat menyebabkan masalah ini. Oleh karena itu, pastikan bahwa busi Anda dalam keadaan baik sebelum menuju ke analisa lebih lanjut.

Mesin Misfiring – Suara letupan sporadis dari mesin adalah tanda pasti salah tembak. Kemungkinan penyebabnya adalah kawat busi berjumbai atau ujung busi yang rusak yang menghubungkan ke kawat.

Akselerasi lambat – Busi terbuat dari beberapa bahan yang bekerja sama untuk menghasilkan percikan api. Busi tidak berfungsi dengan benar saat material ini aus, sehingga memperlambat akselerasi.

Ekonomi Bahan Bakar Rendah – Mobil mencapai penghematan bahan bakar yang lebih baik ketika busi bekerja dengan baik. Ini karena busi membantu pembakaran bahan bakar efisien di ruang bakar. Jika busi rusak, itu akan mempengaruhi efisiensi bahan bakar.

Cara Memeriksa Busi:

Yah, pertama-tama Anda harus tahu apa yang terlihat seperti busi buruk sebelum mengetahui cara memeriksa busi. Tanda pasti busi yang buruk adalah retak atau beberapa retakan pada penutup porselennya. Kadang-kadang, Anda akan menemukan lapisan merah pada isolasi keramik tetapi hanya penumpukan aditif dari bahan bakar bebas timbal berkualitas rendah.

Baca langkah-langkah berikut jika Anda ingin tahu cara memeriksa busi:

source: RiderGalau.com

Lihatlah ke ujung busi dan elektroda samping.

Jika komponen ini berubah menjadi hitam, itu berarti bahwa busi telah berjalan dengan terlalu banyak bahan bakar. Ini juga dapat menunjukkan injector bocor atau kabel busi yang buruk. Dalam hal apapun, itu adalah masalah yang terkait dengan busi. Proses pembakaran tidak berjalan pada kecepatan alami, mengganggu tingkat pembakaran dan proses pembersihan. Pastikan busi dalam keadaan baik, baru melangkah ke masalah kabel busi dan bahkan kebocoran injektor bahan bakar.

Periksa kabel busi.

Anda dapat mengukur resistansi kabel busi dengan multimeter digital untuk melihat apakah mereka berfungsi dengan benar. Setiap kaki kawat harus memiliki hambatan 10.000 hingga 15.000 ohm. Resistensi yang lebih tinggi menunjukkan pemasangan kabel yang buruk. Bahkan kerusakan garis rambut di suatu tempat dapat menyebabkan kegagalan total, yang akan menembakkan resistensi hingga tak terbatas!

Kerusakan detonasi.

Kondisi seperti itu dapat membuat waktu mesin tidak seimbang. Terlepas dari detonasi, bensin dengan rating oktan yang buruk juga dapat menyebabkan konsekuensi yang sama.

Pra-penyalaan.

Bagaimana cara memeriksa apakah busi memancar? Anda bisa yakin dengan masalah tersebut jika elektroda samping terbakar. Ini terjadi ketika busi terlalu cepat menyala, tidak memberikan cukup waktu bagi bahan bakar untuk ditransmisikan ke dalam campuran bahan bakar udara. Kondisi seperti itu membutuhkan perhatian cepat karena busi dapat gagal dalam waktu dekat.

Periksa percikan api.

Warna percikan api dapat memberi tahu Anda apakah busi bekerja atau tidak. Lepaskan busi tetapi tetap terhubung ke kabel dan hubungkan ke frame/bodi. Sekarang, nyalakan mesin dan lihat apakah busi menghasilkan percikan apa pun.

Percikan biru berarti semuanya baik-baik saja tetapi percikan kuning atau tidak ada artinya sudah waktunya untuk mengganti busi. Namun, ada masalah dengan metode ini. Saat Anda menguji busi di luar ruang bakar, percikan api tidak harus mengalami tekanan yang sama seperti di dalam ruangan. Untuk alasan ini, sebuah busi yang memicu dengan cara ini tidak menjamin bahwa itu akan berfungsi selama operasi berjalan normal.

Jangan Lewatkan Hal-Hal Ini selama Diagnosis Busi!

Anda sudah tahu cara memeriksa busi tetapi banyak orang masih gagal mendiagnosis karena tidak melewatkan beberapa trik. Selama pemeriksaan, Anda harus melakukan hal-hal berikut ini:

  • Pastikan Anda telah memeriksa semua busi dan kabelnya. Beberapa busi mungkin terlihat fungsional tetapi Anda tidak dapat memastikannya sampai memeriksanya secara menyeluruh.
  • Dalam banyak kasus, mengganti busi dengan busi baru akan memecahkan masalah. Seperti, Anda dapat mengembalikan semuanya dengan mengganti busi yang sudah usang. Namun, itu tidak akan memperbaiki cincin piston yang aus atau komponen yang rusak di sistem pengapian. Akan lebih baik jika mobil Anda didiagnosis oleh mekanik profesional.

Itulah tadi beberapa hal mengenai masalah yang terjadi pada busi serta cara memeriksa busi dengan benar. untuk informasi serupa, kalian bisa cek: pemeliharaan mesin kendaraan ringan



October 11, 2021 adminGalleryImage

Pengetahuan mengenai pemeliharaan mesin kendaraan ringan bukan hanya untuk mereka yang menggeluti dunia mekanik. Mereka yang memiliki mobil pribadi pun bisa mendapatkan manfaat dengan memahaminya.

perawatan kendaraan itu sendiri bisa dibedakan ke dalam dua jenis.

Pertama adalah perawatan terencana atau yang juga sering disebut perawatan berkala. Sesuai namanya, perawatan jenis ini dilakukan mengacu pada jarak tempuh kendaraan atau masa pakainya. Umumnya perawatan berkala dilakukan setiap 10.000 km.

Selain itu, ada pula yang dinamakan perawatan tidak terencana. Nah, jenis perawatan seperti ini umumnya dilakukan ketika kendaraan mengalami kerusakan sewaktu-waktu. Sehingga perlu menjalani perbaikan atau reparasi agar bisa digunakan kembali.

Tahap Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

dijelaskan secara detail tahap-tahap yang perlu dilakukan dalam pemeliharaan kendaraan ringan. Jadi bisa dibilang, bongkar mobil juga ada langkah-langkahnya.

Persiapan

Ada beberapa hal yang mesti dilakukan dalam tahap persiapan, di antaranya lokasi pengerjaan, kemudian peralatan yang dibutuhkan, dan buku manual kendaraan jika memang dibutuhkan.

Pelaksanaan Pekerjaan

Setelah semuanya persiapan beres, bisa dilakukan pengerjaan terhadap bagian dari kendaraan. Disarankan untuk melakukan pengerjaan sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP) yang berlaku.

Tes Jalan dan Kontrol

Ketika sudah selesai, lakukan kontrol terhadap pekerjaan yang telah dilakukan. Misalnya, memeriksa kekencangan baut, memastikan tidak adanya kebocoran dan sebagainya. Termasuk memastikan tidak ada peralatan yang tertinggal di dalam mesin.

Pembersihan dan Penyerahan Kendaraan

Idealnya, setiap kendaraan yang keluar dari bengkel setelah menjalani perawatan mesti dalam kondisi bersih. Maksudnya tidak ada bekas pengerjaan, seperti oli atau grease yang menempel di body apalagi interior.

Setelah itu kendaraan pun siap diserahkan kepada konsumen. Dan jangan lupa untuk merapikan kembali peralatan yang telah digunakan.

Jenis Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

Seperti sudah disebutkan di awal, topik pemeliharaan mesin kendaraan ringan memiliki cakupan yang luas. Mulai dari cara benar mencuci mobil sampai penyetelan bukaan valve.

Memeriksa Air Radiator

Radiator memiliki peran penting sebagai bagian dari sistem pendingin mesin kendaraan. Setiap pemilik mobil pun disarankan selalu memeriksa jumlah air radiator pada kendaraannya secara rutin.

Jangan sampai air radiator di bawah batas minimum atau malah habis karena bisa menyebabkan kerugian besar.

Jika air radiator sudah berkurang, bisa dilakukan pengisian sendiri. Untuk melakukannya pastikan menggunakan produk air radiator, bukan air keran atau air mineral.

Hal penting sebelum melakukannya, pastikan mesin mobil berada dalam kondisi dingin. Karena saat mesin masih panas maka temperatur air radiator juga tinggi.

Jangan sekali-sekali membuka tutup radiator ketika mesin panas karena bisa mengakibatkan cidera serius. Jika mobil habis digunakan, coba tunggu sekitar 30 menit sampai 45 menit untuk mendinginkannya.

Dalam buku “Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan” disebutkan pengisian air radiator bisa dilakukan langsung lewat lubang radiator. Idealnya pengisian dilakukan sampai air menggenangi seluruh sirip-sirip radiator.

Tapi bisa juga mengisi air radiator melalui tabung reservoir-nya. Dalam tabung tersebut terdapat tanda batas minimum dan maksimum jumlah

Memahami Sistem Pelumasan

Bisa dibilang ada dua jenis sistem pelumasan mesin kendaraan, yaitu pelumasan campur dan pelumasan dengan memanfaatkan tekanan.

Pelumasan campur contohnya seperti yang digunakan pada sepeda motor 2-tak. Tapi jenis pelumasan seperti ini sudah mulai ditinggalkan karena tingginya polusi yang dihasilkan dan boros oli.

Sementara itu sistem pelumasan dengan tekanan bisa ditemui pada mobil-mobil berbahan bakar bensin ataupun mesin diesel. Sistem pelumasan seperti ini dinilai lebih baik karena kerjanya kontinyu, teratur, dan merata.

Mengetahui Kondisi Mesin dari Warna Busi

kalian mungkin sudah tak asing dengan komponen yang satu ini. Bukan hanya sebagai bagian dari sistem pengapian, namun busi juga bisa menjadi indikator kondisi mesin.

Hal itu dapat dilakukan dengan melihat warna atau kondisi dari elektrodanya

Nah, dengan mengetahui beberapa hal dasar dari pemeliharaan mesin kendaraan ringan di atas diharapkan pembaca bisa lebih baik lagi dalam merawat kendaraannya. Dengan begitu mobil tetap nyaman digunakan dan bisa mempertahankan harga jualnya.

 

Baca artikel ini untuk seputar info tentang perawatan mesin lainnya: manfaat merawat motor 



October 9, 2021 adminMotor

Desain 

Translasi sebuah moda transportasi nan tangkas, diperlihatkan keduanya. Memang bukan dirancang berdasarkan optimasi kenyamanan layaknya Yamaha NMax atau Honda PCX. Keduanya justru mengedepankan posisi berkendara ala moped alias motor bebek. Dengan posisi setang lebih rendah, keuntungan didapat kala bermanuver, terutama kala bertemu di kondisi jalan yang macet. Penyajian ini pun dipertahankan oleh Aerox 155 terbaru. Hanya saja terdapat ubahan di muka. Sektor penerangan sepenuhnya berubah, plus desain cover baru.

Sayang, revisi itu malah dianggap mirip seperti bentukan muka Vario 150. Kendati begitu, diferensiasi ditampilkan Aerox model baru lewat aplikasi DRL LED di atas lampu utama. Keunggulan lain perihal desain produk Sayap Kepak terletak pada lampu sein depan-belakang berbentuk minimalis dan sudah hemat daya. Dengan kata lain, seluruh penerangan Vario 150 sudah berjenis dioda. Sementara kepunyaan kubu Garpu Tala – lampu sein, masih bertahan dengan penerangan berupa bohlam.

Pemilik Aerox lama atau Vario pun mungkin mengalami hal serupa soal sedikit gangguan di area kaki. Keleluasaan kaki bergerak menjadi terbatas lantaran bentuk fairing meruncing. Namun, kendala itu sepertinya teratasi karena bagian itu tak lagi ditemukan All New Aerox 155. Berkat pemangkasan ruang kaki khususnya lutut jauh lebih luas. Langkah itu belum dilakukan pemegang merek Honda (PT Astra Honda Motor) pada barang dagangannya.

Performa

Vario 150 bersama mesin SOHC PGM-FI 150 cc punya output 13 Hp/8.500 rpm dan 13,4 Nm/5.000 rpm. Catatan ini cukup jauh dibanding All New Aerox Connected. Tenaga maupun torsi puncak masing-masing adalah 15,1 Hp/8.500 rpm dan 13,9 Nm pada putaran 6.500 rpm. Mengalami peningkatan dibanding Aerox lama. Fakta di mana Vario kalah dalam penyuguhan performa. Tapi, Vario 150 hanya berbobot 112 kg. Sementara Aerox 155 sudah mencapai 122 kg untuk tipe standar. Pengguna rem bersensor (Aerox 155 Connected ABS bahkan lebih berat lagi yaitu 125 kg. Bisa dibayangkan siapa pemilik akselerasi terbaik di sini.


Copyright by BENGKELSEAL 2020. All rights reserved.