MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

Latest news

Classic list

Globally incubate standards compliant channels before scalable benefits. Quickly disseminate superior deliverables whereas web-enabled applications.
car-repairman-wearing-white-uniform-standing-holding-wrench-that-is-essential-tool-mechanic-1200x801.jpg

March 21, 2022 adminUncategorized

Ban menjadi bagian terpenting pada kendaraan. Fungsinya adalah memberikan cengkraman pada permukaan aspal agar kendaraan dapat dikendalikan dan berjalan. Mengingat pentingnya fungsi ban maka perlu diperhatikan mulai dari perawatan hingga pergantiannya.

  • Perhatikan kondisi ban paling mudah

    Pertama bisa lewat Tread Wear Indicator (TWI) pada telapak ban

  • Apakah boleh mengganti ban dengan merek berbeda

    Disarankan tidak, setiap ban memiliki performa dan daya tahan berbeda-beda

  • Tapi jika terpaksa apa yang harus dilakukan?

    Disarankan pemilik kendaraan mengganti ban yang sama dalam satu poros roda

Merawat ban agar selalu dalam kondisi terbaik adalah kewajiban yang diemban pemilik kendaraan. Ini karena tugas ban bersama dengan sistem suspensi dapat membuat kendaraan melaju dan berhenti serta meredam getaran yang diterima kendaraan. Meski dengan luas bidang yang terbatas, perjalanan menuju satu tempat tidak akan terjadi bila kondisi ban tidak baik.

Perawatan ban selalu berputar pada kondisi permukaan tapak dengan melihat Tread Wear Indicator (TWI) pada telapak ban. Jika sudah melewati tanda tersebut pemilik kendaraan wajib mengganti ban dengan kondisi yang lebih baik. Biasanya rata-rata waktu penggantian ban antara dua sampai empat tahun tergantung pemakaian.

Lantas pertanyaannya, apakah diperbolehkan mengganti ban dengan merek yang berbeda? Ini biasanya berkaitan dengan dana yang ada. Serta apa pengaruhnya ke kendaraan?

Alasan dana untuk pemilihan merek ban memang biasanya menjadi alasan paling kuat saat memperbarui ban. Namun demi menjaga keamanan dan kenyamanan, sebaiknya langkah membeli ban dengan merek yang berbeda patut dihindari. Ini karena setiap merek ban memiliki performa yang berbeda dengan membawa proses desain dan manufaktur yang berbeda juga.

Ini juga termasuk untuk peruntukan ban tersebut, seperti untuk ban basah dan kering, ban SUV dan sedan, atau ban penumpang dan ban niaga. Belum lagi melihat dari sisi materialnya dan konstruksi ban yang tidak sama meskipun ukurannya sama persis karena terkait kebutuhan penggunaan ban.

 

Baca juga:


asian-biker-fixing-his-motorcycle-before-ride-1200x801.jpg

March 14, 2022 adminUncategorized

Rantai termasuk komponen penting pada sepeda motor. Ia berperan meneruskan daya dari hasil kinerja mesin ke roda belakang sehingga mampu menghasilkan akselerasi yang dibutuhkan. Karena memiliki efek terhadap performa, kenyamanan dan keamanan, maka perlu dilakukan perawatan rutin. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga performa rantai sepeda motor:

1. Bersihkan Rantai

Kadang cara ini dianggap sepele. Bila salah penanganan, bisa dipastikan usia rantai tidak bertahan lama. Masih banyak yang membersihkan rantai dengan menggunakan sabun, bensin atau bahkan solar. Cukup bersihkan dengan air lalu bersihkan menggunakan kain kering. setelah itu beri Lube atau cairan pelumas

2. Rawat Secara Berkala

Membersihkan rantai baiknya dilakukan secara berkala, yakni ketika pemakaian telah mencapai 500 kilometer dan kelipatannya. Hal itu juga berlaku untuk pemakaian normal saat menempuh rute jalan biasa. Sedangkan bila melalui jalan berlumpur, setelah sampai tujuan hendaknya rantai segera dibersihkan. Hal ini diperlukan agar rantai tidak cepat aus mengingat di dalam rantai mengandung material penting yang dapat mempengaruhi kinerja sepeda motor.

3. Cek Kondisi Rantai dan Gear

Pengecekan kondisi rantai wajib dilakukan. Salah satunya para pengguna harus selalu memastikan batas kekenduran. Untuk jarak main bebas setiap motor berbeda-beda namun pada umumnya antara 20-30 mm hingga 25-35 mm. Disarankan pemeriksaaan dan penyetelan rantai roda dilakukan secara berkala. Jika kekenduran melebihi batas jarak main bebas yang terdapat pada stiker, sebaiknya dilakukan setel kekencangan atau dapat dibawa ke bengkel resmi terdekat.

Rantai yang sudah aus dapat diketahui dari gear roda belakang yang sudah tajam. Gear yang tajam ini apabila dibiarkan bisa mengikis rantai sehingga rantai cepat aus dan tidak berfungsi normal.

4. Jangan Sampai Kering

Untuk mendapat tenaga yang optimal, maka wajib memberi pelumas. “Langkah ini juga masih banyak yang salah. Jangan memberi rantai dengan oli bekas, oli gemuk (grease) karena debu dan kerikil bisa saja menempel. Bila itu terjadi dapat mengikis permukaan rantai dan risikonya bisa putus dalam jangka waktu lama. Maka baiknya memberi pelumas yang memang khusus untuk rantai, yakni chain lube,” terang Rizky.



Umumnya mekanik atau Anda sendiri menggunakan angin kompresor untuk mengeluarkan sisa oli di ruang mesin sebelum menuangkan oli yang baru. Padahal, dijelaskan oleh Senior Technical Advisor PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Slamet Kasianom meniriskan sisa oli dengan angin bertekanan akan ada potensi uap air yang mengendap di celah dan ruang mesin.

“Paling efektif dan tak berisiko adalah menunggu sampai oli benar-benar sudah tak menetes. Hindari menggunakan kompresor karena punya banyak kandungan air,” kata Slamet

Dia melanjutkan, efek yang dirasakan dari meniriskan sisa oli dengan angin kompresor tidak langsung alias jangka panjang. Sebab angin dari kompresor yang disemprotkan ke ruang mesin angin akan berubah menjadi uap air kemudian mengendap dan bisa mengganggu fungsi oli.

“Uap yang menjadi air akan merusak zat aditif yang ada di dalam oli. Efek buruknya hasil pembakaran tidak maksimal dan bisa membuat komponen mengalami gesekan besar dan kemudian aus,” katanya.

Perlu diketahui, mesin kompresor mengkompresi udara luar dengan humidity 80 persen di cuaca Indonesia. Ketika masuk dalam tabung (kompresor) udara yang keluar lewat flexible hose tidak tersaring dengan air dryer. Pasalnya tak cukup banyak bengkel resmi atau bengkel umum yang memiliki komponen device dryer, sehingga angin yang disemprotkan ke ruang mesin tak terjamin apakah benar udara kering atau basah.

Selain menimbulkan uap air, penggunaan angin kompresor untuk meniriskan oli justru membuat serbuk kotoran yang seharusnya terbawa dengan oli bekas malah menyebar ke ruang ini. Hal ini lah yang berpotensi terjadinya goresan di beberapa komponen dalam mesin.

Baca juga cara kerja kompresor disini 



Indonesia akhir akhir ini sering terjadi hujan yang tidak menentu, bahkan tidak menutup kemungkinan juga untuk mengalami banjir di beberapa daerah. Banjir yang terjadi dapat menghambat performa motor yang lalu lalang, bahkan dapat membuat motor mogok ditengah perjalanan. Terdapat beberapa tips bekendara saat hujan yang bisa kalian baca disini. Berikut adalah Beberapa cara agar Motor tidak mudah mogok ditengah jalan saat Hujan:

1.  Segera Cuci Motor Anda!

jika Motor anda baru saja terkena hujan atau genangan hujan, alangkah baiknya jika anda segera mencuci motor anda dengan air bersih agar tidak ada lumpur atau air kotor yang menempel yang dapat menurunkan performa motor jika dibiarkan

2. Periksa tekanan ban motor setelah melewati genangan banjir

Anda dapat memeriksa tekanan ban motor dengan menekan menggunakan jempol anda. Jika ban terasa empuk, Anda bisa mengisi ban di tempat pompa angin terdekat

3. Beri perlindungan pada rantai sepeda

Disaat musim hujan, air akan sering kali mengenai rantai motor dan kejadian tersebut dapat menyebabkan rantai cepat berkarat. Anda bisa mengencangkan rantai sepeda setelah terkena air hujan untuk mengurangi resiko berkarat.

4. Setelah terkena air hujan, cabut kop atau karet penutup busi kemudian bersihkan dengan lap

Selain busi, kamu juga perlu mengecek kabelnya. Kalau komponen ini basah, motor jadi sulit menyala karena proses pengapiannya terhambat. Kamu bisa meniup atau mengelap supaya airnya hilang dan busi jadi lebih bersih.

5. Tekan tekan rem setelah kehujanan agar kampas rem kering

Air kotor yang mengumpul di kampas rem dapat menyebabkan rem lebih keras. Pasalnya, rem ini langsung terbuka ketika genangan air masuk ke disk cakram. Oleh karena itu, segera bersihkan rem supaya kampasnya kering dan rem lebih pakem.


hipwee-page-106.jpg

February 8, 2022 adminGalleryImage
1. Molekul nitrogen yang lebih besar membuat ban tidak mudah kempis

Nitrogen memiliki molekul yang kuat dan nggak mudah terkontaminasi, bahkan di saat panas sekalipun. Jadi, meski kendaraan berada di bawah sinar matahari yang terik, tekanan angin dalam ban tidak akan mengalami penguapan.

2. Tarikan makin mantap berkat molekul nitrogen yang padat

Kepadatan molekul nitrogen yang padat membuat ban jadi lebih stabil, sehingga pengendalian kendaraan pun jadi lebih enak. Dan yang terpenting, tarikan kendaraan akan tetap ringan.

3. Karena bebas dari kandungan air, ban dan velg tidak mudah berkarat

Beda dengan pompa angin biasa, nitrogen tidak mengandung air yang bisa menimbulkan embun pada velg ban. Padahal, titik-titik air yang dibiarkan terlalu dalam dalam velg bisa menimbulkan korosi. tidak hanya itu, kandungan air dalam angin biasa juga bisa memicu reaksi kimia yang membuat ban jadi lebih berat.

4. Ban yang diisi nitrogen juga jauh lebih awet dari segi bentuk dan ukurannya

Beda dengan angin biasa, kestabilan nitrogen cukup bisa diandalkan untuk membuat ban lebih tahan lama. Tekanan angin yang stabil dan cukup padat membuat ban jadi nggak cepat aus.

5. Grip atau daya cengkram ban terhadap aspal juga jadi lebih baik lo!

Kestabilan kendaraan yang baik pun membuat daya cengkram ban jadi lebih optimal, berkendara pun jadi lebih enak. Sebab, ini berpengaruh pada handling atau pengendalian dan penggunaan bahan bakar.

Meski nitrogen cukup stabil untuk ban kendaraan, ada baiknya kalau pun tetap memperhatikan volume pengisiannya. Jangan lupa juga, cek tekanan angin ban agar nggak mengganggu kegiatan berkendaramu. Pastikan ban nggak kurang angin waktu mau dipakai pergi, ya!

Baca artikel berikut mengenai tekanan ban yang berlebih bisa berbahaya!


hipwee-1-28.jpg

February 3, 2022 adminUncategorized
1. Mesin akan mengalami overheating jika telat ganti oli

Oli berfungsi sebagai pelumas yang bisa mendinginkan mesin. Jika oli dalam keadaan buruk dan volumenya berkurang, maka mesin tak bisa didinginkan dengan baik. Akibatnya, mesin akan mengalami kerusakan akibat gesekan halus tanpa oli pelumas ini.

2. Telat ganti oli juga dapat membuat bahan bakar lebih boros

Jika oli lama tidak diganti dan kinerjanya berkurang, maka gesekan antar komponen mesin jadi makin kasar dan berat. Ini bisa membuat tarikan mesin jadi lebih berat, sehingga konsumsi bahan bakar pun meningkat.

3. Bisa jadi mesin motor juga akan mati mendadak saat dikendarai

Karena kadar oli berkurang akibat penguapan, motor jadi sulit menyala dan akan sering mati mendadak. Apalagi jika sering dipakai untuk perjalanan jarak jauh.

4. Usia mesin motor juga jadi lebih pendek

Kadar oli yang sedikit bisa menimbulkan gesekan antar komponen dan menimbulkan bunyi gesekan di mesinnya. Jika dibiarkan, hal ini bisa membuat komponen mesin rusak dan memperpendek usianya.

5. Kalau sudah turun mesin, harga motor juga akan menurun drastis

Selain harga turun mesin yang cukup mahal, motor yang sudah mengalami banyak kendala karena jarang ganti oli ini juga akan lebih sulit dijual lagi. Sekalipun bisa, biasanya harganya akan turun drastis.

Hingga saat ini, masih banyak orang yang sering telat ganti oli, padahal cukup berpengaruh ke performa motor. Alih-alih merugi karena mesti keluar banyak uang untuk turun mesin, lebih baik ganti olinya lebih rutin.


ThanitApril_16-1200x721.jpg

January 25, 2022 adminGalleryImage
1. Stasiun pengisian bahan bakar listrik tidak tersebar luas

Inilah masalah yang kerap ditemui oleh masyarakat Indonesia bila akan meminang mobil listrik. Pasalnya belum tersebar luas stasiun pengisiam bahan bakar khusus EV di Indonesia. Maka dari itu apabila ingin berkendara jauh seperti roadtrip maupun touring akan menjadi beban pikiran. Stasiun pengisian bahan bakar hanya tersebar dan mendominasi pada beberapa mall di kota besar Indonesia seperti Jakarta dan Tangerang. Saat ini update terbaru menjelaskan bahwa sebanyak terdapat 31 stasiun pengisian bahan bakar listrik yang tersebar di seluruh Indonesia.

2. Biaya mengganti baterai mahal

Memang dari segi perawatan mobil listrik unggul ketimbang mobil konvensional. Pasalnya mobil listrik minim perawatan secara berkala. Namun terdapat mimpi buruk bagi pengguna mobil listrik bila penyimpan daya listrik alias baterai mulai rusak. Jika itu terjadi maka butuh biaya yang tidak sedikit. Belum lagi tersedianya part yang indent dan tidak tersedia yang mengharuskan untuk menunggu lama apabila terjadi kerusakan.

3. Pengecasannya lama

Ini juga kerap menjadi pertanyaan banyak masyarakat ketika ingin beralih ke mobil yang ramah lingkungan, yakni mengenai saol pengisian daya yang lama. Pasalnya pengisian yang dilakukan kerap membutuhkan waktu cukup lama yang tentu tidak efisien dari segi waktu. Berbeda dengan mobil konvensional yang hanya membutuhkan waktu sebentar untuk mengisi tangki bahan bakar dari nol hingga penuh.

4. Harganya lebih mahal

Kekurangan mengenai budget ini juga kerap dirasakan para konsumen, pelaku otomotif serta petrolhead sejati di tanah air. Nyatanya di Indonesia pasaran mobil listrik masih terlampau mahal. Faktor tersebut umumnya bisa mengurungkan niat konsumen untuk membeli mobil listrik.

 

Untuk membaca artikel Lainnya tentang Keunggulan Mobil listrik, bisa baca di sini 


roberto-h-f0_b39sYkjw-unsplash-1200x800.jpg

January 15, 2022 adminUncategorized

Seiring dengan berkembangnya teknologi dalam bidang otomotif, ada berbagai inovasi yang diciptakan. Salah satunya Adalah Mobil Dengan Tenaga Listrik. Mobil ini memiliki berbagai kelebihan, baik bagi pengguna dan lingkungan. Apa saja manfaat mobil listrik?

1. Tidak Menghasilkan Emisi dan Ramah Lingkungan

Salah satu daya tarik penggunaan mobil dengan penggerak listrik yaitu tidak menghasilkan emisi. Karena tidak mengeluarkan emisi, maka mobil ini ramah terhadap lingkungan.

Menurut penelitian tahun 2016 menjelaskan penggunaan mobil listrik bisa sangat mempengaruhi lingkungan jika dibandingkan dengan mobil dengan bahan bakar konvensional, terutama dalam tingkat polusi udara.

2. Suara Mobil yang Tidak Bising

Manfaat mobil listrik lainnya yang bisa Anda dapatkan dari penggunaan mobil dengan penggerak listrik yaitu kenyamanan saat berkendara. Hal ini karena keunggulannya dengan mesin dan bahan bakar yang digunakan lebih senyap. Sehingga, penggunaannya berdampak pada saat mengemudi yang nyaman karena tidak menghasilkan suara yang bising.

3. Harganya Yang Tidak Menguras Kantong

Banyak orang yang mendambakan mobil keluarga murah dan ramah lingkungan. Solusi yang bisa dipilih yaitu dengan membeli mobil listrik. Mobil dengan penggerak listrik memiliki biaya pemakaian yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan mobil BBM.

4. Perawatannya yang Mudah dan Simpel

Perawatan mobil listrik jauh lebih simpel jika dibandingkan dengan mobil berbahan bakar konvensional. Sebab, mobil listrik tidak memiliki sistem pembuangan.

5. Akselerasi yang Lebih Cepat

Selain unggul dalam segi perawatan dan bahan bakar, mobil listrik juga memiliki akselerasi yang cukup mumpuni. Hal ini karena mobil bertenaga listrik dapat mengirimkan torsi dalam jangka waktu lebih cepat jika dibandingkan dengan mobil konvensional biasanya. Bahkan beberapa perusahaan mendesain mobil listrik dengan akselerasi sekitar 3 detik untuk kecepatan mencapai 100 km/jam.

6. Hanya Memerlukan Isi Baterai

Manfaat mobil listrik selanjutnya yaitu kemudahan dalam segi bahan bakar. Anda tidak perlu lagi mengantri di pom bensin untuk membeli bahan bakar, sebab hanya memerlukan listrik.

Energi mobil ini cukup rendah, dengan mengisi baterai selama beberapa menit saja bisa melakukan perjalanan hingga 80 km. Sehingga, lebih menghemat biaya dan efisien.

 

untuk membaca artikel lain tentang Kekurangan Mobil Listrik di Indonesia, bisa baca di sini


malte-helmhold-PSRttYVouDo-unsplash-1200x800.jpg

January 12, 2022 adminGalleryImage

Akhir akhir ini popularitas mobil listrik mulai banyak dikenal di Indonesia. Hal tersebut juga memancing mereka yang berniat untuk membeli mobil akhirnya memiliki pertimbangan untuk memilih Mobil listrik.

Melihat beberapa keuntungan yang didapat dengan menggunakan mobil listrik.

Sebelum membeli mobil listrik terdapat beberapa hal yang harus anda pertimbangkan dahulu, berikut adalah hal yang harus anda pertimbangkan:

1. Jangkauan jarak

Keterbatasan utama mobil listrik adalah jangkauan jarak yang bisa ditempuh. Pasalnya, mengisi daya mobil listrik tak semudah mengisi bahan bakar mobil biasa. Sebelum menetapkan pilihan, cari tahu apakah jangkauan mobil sesuai kebutuhan.

2. Infrastuktur lokal

Periksa infrastruktur pengisian daya kendaraan di daerah masing-masing sebelum membeli mobil listrik. Hal ini penting jika pemilik mobil listrik kehabisan baterai saat jauh dari rumah. Garasi di rumah pun sebaiknya bisa dimanfaatkan mengisi daya.

3. Biaya kepemilikan

Bukan hanya biaya membeli mobil listrik, ada pula biaya kepemilikan yang harus dikeluarkan. Misalnya, kenaikan tagihan listrik, pengaturan pengisian outlet pengisi daya, juga biaya transportasi lain saat mobil listrik sedang tak bisa dipakai.

4. Insentif yang tersedia

Sejumlah negara memberlakukan insentif pembelian mobil listrik, seperti harga lebih murah untuk konsumen atau keuntungan lain.

5. Cek garansi

Sudah satu dekade mobil listrik berkompetisi di pasar, tetapi teknologinya masih terus tumbuh. Untuk memberikan jaminan bagi pengemudi, produsen cukup murah hati dengan garansi. Cek jangka waktu garansi dan baterai tiap mobil yang dipertimbangkan.


3d-electric-car-charging-1200x733.jpg

Saat Kita memiliki kendaraan, tentu saja Kita ingin agar kendaraan tersebut selalu dalam kondisi prima.Perawatan mobil pada umumnya bisa kalian baca di sini

Kali ini Kita akan membahas tentang perawatan Mobil Listrik. Berikut beberapa cara perawatan mobil listrik:

1. Rutin Cek Radiator

Salah satu kesamaan mobil listrik dengan mobil bermesin pembakaran internal adalah sama-sama memiliki radiator. Fungsinya juga sama saja sebagai komponen pendingin.

2. Menggunakan Slow Charging

Mobil listrik umumnya memiliki mode pengisian daya yang beragam. Salah satu contohnya adalah pengisi daya slow charging atau fast charging.

Pemilihan mode pengisian daya ini rupanya juga memengaruhi kondisi dan usia baterai yang digunakan.

Mode pengisian daya slow charging menggunakan arus alternating current (AC). Sementara itu untuk fast charging menggunakan arus direct current (DC).

Pengisian daya dengan model slow charging memang akan membutuhkan waktu lebih lama sampai baterai terisi penuh. Tapi ini adalah cara yang lebih aman dan disarankan karena akan membuat baterai lebih awet.

3. Melakukan Servis Rutin

Untuk melakukan perawatan mobil listrik setiap pemilik disarankan mengunjungi bengkel resmi. Salah satu alasannya karena mobil semacam ini masih menjadi barang baru di Indonesia.

Karena itu, akan lebih aman jika perawatannya dilakukan oleh pihak yang benar-benar mengerti.

4. Tetap Dicas Meski Tak Digunakan

Ketika mobil tidak digunakan dalam waktu lama, sebaiknya baterai jangan dibiarkan kosong. Pengisian daya harus tetap harus dilakukan biar baterai selalu mendapat sirkulasi.

Baterai yang dayanya dibiarkan kosong sampai habis atau paling tidak di bawah 10 persen akan mengalami kerusakan lebih cepat.

5. Pahami Buku Panduan

Tips perawatan mobil listrik yang terakhir, pemilik disarankan memahami anjuran-anjuran yang terdapat di dalam buku manual atau panduan pemilik.

Hal ini dikarenakan mobil listrik bisa dibilang barang baru buat mayoritas pengguna. Mungkin saja ada aspek-aspek penting yang belum diketahui bahkan oleh mereka yang sudah cukup akrab dengan kendaraan roda empat.


Copyright by BENGKELSEAL 2022. All rights reserved.