MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

Latest news

Classic list

Globally incubate standards compliant channels before scalable benefits. Quickly disseminate superior deliverables whereas web-enabled applications.
mechanic-attaching-jumper-cables-car-battery-1-1200x800.jpg

December 3, 2021 adminUncategorized

1. Perawatan lebih mudah ketimbang aki basah

Aki basah biasanya membutuhkan perawatan rutin. Pengguna harus sering mengecek kondisinya dan menambah air aki secara berkala.

Sementara itu, aki maintenance free (MF)—sesuai namanya—memiliki keunggulan dari segi perawatan yang lebih praktis.

Meski harganya sedikit lebih mahal, proses perawatannya yang minim menarik minat mereka yang tak memiliki banyak waktu untuk mengecek kondisi motornya secara rutin.

Di samping itu, aki Maintenance Free (MF) lebih mudah dirawat dan dibersihkan. Caranya, cukup bersihkan dengan kain kering yang memiliki permukaan lembut pada area aki yang ingin dibersihkan.

2. Cairan elektrolit aki Maintenance Free (MF). hanya sedikit yang menguap

Pada aki Maintenance Free (MF), memiliki separator khusus yang dapat menyerap air aki, sehingga seakan-akan seperti tidak terdapat air didalam aki. Selain itu didalam container aki juga memiliki sistem labirin yang berfungsi untuk mengembalikan air yang menguapan ke dalam aki. Ini lah mengapa aki jenis maintenance free (MF) sangat minim penguapan.

3. Pemasangan aki MF lebih mudah ketimbang aki basah

Seperti yang di jelaskan sebelumnya, bahwa aki Maintenance Free (MF) memiliki, memiliki separator khusus yang dapat menyerap air aki, yang membuat cairan didalam aki tidak akan tumpah. Sehingga membuat pemasangan aki ini sangat mudah. Meskipun posisi pemasangan-nya sedikit miring atau tidak tegak lurus. Dan anda bisa melakukannya sendiri dirumah.

Caranya, pastikan motor dalam keadaan mati sebelum memasang aki. Sambungkan dan pasang kabel muatan pada mesin motor dengan aki. Pastikan kabel muatan negatif dipasang paling terakhir.

4. Lebih aman, tidak mudah menimbulkan korosi

 Selain itu, aki Maintenance Free (MF) juga dapat meminimalisasi korosi pada bagian sekitar aki karena bentuk cairan yang lebih padat.

Karena menggunakan cairan yang lebih padat, aki MF juga cenderung bebas bocor, tidak mudah kembung, dan tidak mudah meledak lantaran menggunakan ceramic filter.

5. Menyimpan energi listrik lebih lama

Karena tidak mudah korosi, tidak mudah kembung, dan tidak mudah meledak, aki MF dapat menyimpan energi listrik lebih lama. Alhasil, daya start juga jadi lebih tinggi.

6. Sesuai untuk iklim tropis Indonesia

Aki Maintenance Free (MF) yang berkualitas mampu bertahan di segala cuaca, baik kemarau maupun penghujan. Terlebih, pada iklim tropis dengan temperatur yang cenderung panas seperti Indonesia, kondisi ruang mesin kerap kali bersuhu tinggi. Akibatnya, air aki jadi lebih cepat menguap.

Namun, aki Maintenance Free (MF) yang berkualitas biasanya memiliki sirkulasi yang bagus. Sehingga, meski cairan tetap menguap, tidak banyak yang bocor ke luar. Alhasil, korosi lebih dapat diminimalisir


PicsArt_11-18-11.09.09-1200x800.jpg

November 18, 2021 adminUncategorized

Mobil merupakan kendaraan penting yang digunakan banyak orang saat ini. Pemahaman pada komponen mobil juga harus diperhatikan oleh pemilik kendaraan termasuk mesin.
Bagi Anda pemilik kendaraan roda empat tentunya harus memahami komponen soal mesin. Karena masih banyak dijumpai para pemilik mobil yang kurang memahami mengenai mesin mobilnya sendiri.

Jika Anda sedang berniat untuk membeli mobil atau sudah memilikinya, perlu diketahui ada tiga jenis mesin mobil. Namun seiring perkembangan waktu, mesin mobil kini lebih cepat dan efisien. Dikutip dari laman resmi Daihatsu, berikut ini sejumlah jenis mesin pada mobil yang perlu anda ketahui.

1. External Combustion

Cara kerja mesin yang satu ini adalah memanfaatkan hawa panas dari sisa pembakaran untuk mengonversi air atau cairan-cairan lainnya hingga menjadi uap. Nantinya uap yang dihasilkan dari konversi tersebut akan disalurkan dalam bentuk tenaga pemutar turbin. Mesin ini biasanya digunakan oleh mobil-mobil pada zaman dahulu, sekarang mesin ini digunakan untuk kereta.

2. Internal Combustion

Nah untuk mesin yang satu ini melakukan pembakarannya di dalam silinder mesin. Cara memanfaatkan tenaga yang dilakukan oleh Internal Combustion ini mirip dengan yang dilakukan External Combustion, yaitu dengan cara menggunakan suhu bertekanan tinggi yang dihasilkan dari kombusi di dalam silinder hingga menjadi tenaga untuk menggerakan piston yang digunakan untuk menjalankan roda.

Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan piston? Piston sendiri adalah sebuah perangkat yang bergerak fleksibel di dalam silinder dan berguna untuk menyalurkan kekuatan ke crankshaft dengan bantuan connecting rod. Mesin yang satu ini membutuhkan bahan bakar cair maupun gas seperti bensin dan solar.

Tentu ada perbedaan antara penggunaan Internal dan External Combustion, di mana manfaat yang didapat menggunakan mesin Internal Combustion adalah kombusi di dalam mesin lebih ramah dan hemat dibandingkan penggunaan External Combustion.

Berbeda dengan External Combustion yang membutuhkan tempat yang besar, Internal Combustion ini memiliki mesin yang ramping, sehingga banyak digunakan oleh mobil-mobil keluaran terbaru yang memiliki mesin kecil namun menghasilkan kecepatannya tinggi.

3. Mesin Tak

Mesin tak adalah merupakan jenis mesin yang bekerja berdasarkan stroke atau tak. Mesin yang menggunakan tak ini terbagi lagi menjadi dua, yakni dua tak dan empat tak.

Mesin dua tak atau disebut juga two stroke adalah mesin yang menghasilkan torsi lebih banyak, sehingga biasanya kendaraan dengan mesin dua tak memiliki tekanan yang cukup tinggi atau bisa dibilang kinerjanya lebih kencang dibandingkan dengan mesin empat tak.

Sedangkan pada mesin empat tak memiliki ciri piston yang bergerak naik dan turun di dalam silinder mesin sebanyak dua kali. Mobil dengan mesin empat tak ini biasanya memiliki kecepatan dan ketahanan mesin yang lebih unggul dibandingkan dengan mesin dua tak.

 

 



November 6, 2021 adminUncategorized

 

Pentingnya merawat radiator pada sepeda motor karena ada hubungannya dengan performa motor itu sendiri. Saat temperatur mesin berlebih, maka berpotensi terjadi overheat hingga mengakibatkan mogok.

Terdapat beberapa cara untuk merawat radiator agar mesin motor tetap dalam kondisi prima:

  • Menguras Cairan Coolant

Cairan Coolant pada radiator harus dikuras secara berkala sesuai dengan petunjuk dari motornya dan sebaiknya pengurasan dilakukan di bengkel resmi

  • Rutin Membersihkan Kisi-Kisi Radiator

Kisi-kisi atau sirip pendingin radiator perlu dibersihkan dari kotoran atau debu yang menempel. Namun, perlu hati-hati dalam membersihkannya agar tidak merusak sirip pendingin tersebut.

  • Jangan Gunakan Cover Radiator Sembarangan

Hindari penggunaan cover atau pelindung radiator yang menutup keseluruhan radiator. Hal ini akan mengganggu kinerja dari sistem pendinginannya sehingga performa mesin sepeda motor dapat cepat menurun dan mengalami kerusakan,”


PicsArt_11-06-11.08.30-1200x800.jpg

November 6, 2021 adminUncategorized

Overheat adalah kondisi dimana mesin motor mengalami panas yang berlebihan. Hal ini sering terjadi pada kendaraan yang perawatannya kurang rutin dan tepat. Overheat Terjadi dikarenakan motor memiliki mesin pendingin tapi tidak dapat bekerja dengan maksimal. Kondisi seperti ini biasanya menyebabkan motor seperti kehilangan tenaga saat dikendarai

Kondisi overheat akan menyebabkan kerusakan yang semakin parah jika tidak segera diatasi. Berikut adalah penjelasan lebih lengkap tentang overheat dan cara mencegah terjadinya overheat:

Ciri Ciri Overheat Pada Motor

  • Motor tidak mau berjalan saat digas. Mesin motor seperti tidak mengalami kemacetan dan tidak memiliki tenaga untuk berjalan. Jika terus dipaksa untuk terus berjalan, maka hanya akan memperparah keadaan Motor
  • Knalpot pada Motor mengeluarkan asap ketika mesinnya menyala. Dapat diperhatikan juga dengan bau sepeda motor yang gosong pada asap knalpot

Jika sudah Motor sudah memiliki gejala diatas, maka tidak dianjurkan untuk memaksa motor terus berjalan, karena hanya akan merusak keadaan motor

Penyebab Overheat Pada Motor

  • Piston Yang Terlalu Rapat

Kondisi ini menyebabkan clearance pada piston tidak bisa bergerak secara leluasa dan berakibat pada piston yang tidak dapat bekerja secara maksimal.

  • oli tidak mengalir

Oli yang tidak mengalir disebabkan karena sistem pendistribusiannya yang tidak lancar dan menyebabkan proses pelumasan pada mesin tidak maksimal.

Cara Mengatasi Overheat Saat Motor Sedang Digunakan

Saat sedang Overheat, Motor akan mati secara tiba tiba saat digunakan. Kalian harus mematikan mesin pada motor terlebih dahulu lalu segera menepi agar tidak mengganggu pengendara yang ada.

setelah itu diamkan motor selama beberapa saat agar mesin melakukan pendinginan. Lama waktunya pendinginan tergantung dari seberapa parah Motor mengalami Overheat.

Cara Mencegah Overheat

  • Rutin Membersihkan Radiator

Radiator merupakan komponen yang ada motor dengan sistem pendingin udara. Pembersihan radiator berfungsi untuk membersihkannya dari debu yang menempel & menghambat proses pendinginan.

  • Mengganti Oli Mesin secara Teratur

Oli sangat diperlukan untuk mesin motor, sehingga ketersedian dan kebersihannya harus dijaga dengan menggantinya secara rutin. Penggantian Oli dihitung dari jarak tempuh kendaraan minimal 2000 kilometer atau dalam kurun waktu 2 sampai 3 bulan.

  • Mengecek Air Radiator

Radiator yang tidak dalam keadaan maksimal bisa menjadi gangguan utama dari adanya gangguan mesin pada motor.

Pengecekan air radiator ini sebaiknya dilakukan saat sebelum memulai perjalanan. Cara pengecekkan air radiator harus dilakukan secara berkala seperti oli motor, yaitu 2 hingga 3 bulan sekali.

 


PicsArt_10-27-04.19.38.jpg

Oli atau pelumas memiliki peranan penting pada mesin kendaraan. Selain melumasi komponen agar minim gesekan, pelumas juga bisa membantu mendinginkan mesin dari hasil pembakaran di dalam silinder.
Namun perlu diketahui, sebagian dari pemilik mobil hanya tahu fungsi dari oli mesin adalah sebagai pelumas antar komponen mesin yang saling bergesekan untuk mengurangi risiko aus sehingga dapat bergerak secara optimal sepanjang waktu.

Dalam prosesnya, oli melarutkan kotoran yang ada di dalam mesin dan membawanya ke filter oli untuk disaring. Kotoran ini timbul dari debu yang masuk melalui celah seal, bisa karena bocor atau sudah termakan usia, dan akibat gesekan antar komponen dalam mesin berupa serpihan logam halus.

Fungsi lain dari pelumas adalah membantu mendinginkan mesin di mana panas yang timbul dari gesekan antar komponen di dalam mesin akan diteruskan oleh oli mesin ke dinding blok mesin dan selanjutnya dilepaskan keluar.

Yang tidak kalah penting, senyawa kimia yang terdapat di dalam oli mesin akan mencegah terjadinya karat pada komponen di dalam mesin untuk menjaga usia pakainya.

Alasan mengganti oli

Struktur senyawa kimia oli mesin pasti akan berubah dan kemampuannya dalam menunaikan tugas ikut menurun seiring beroperasinya mesin mobil, apalagi jika sering menghadapi kondisi berat seperti macet parah.

Karena tidak bisa bekerja secara optimal dalam melindungi komponen mesin, gesekan akan meningkat dan meninggalkan banyak residu.

Jika dibiarkan, kotoran akan menghambat kinerja mesin yang dapat membuat komponen di dalamnya rusak lantaran fungsi utama oli mesin sudah berkurang. Residu berlebihan turut mempengaruhi kinerja pompa dan filter oli mesin di mana jika sudah parah dapat mengakibatkan keduanya mampat.

Kondisi ini juga akan menyebabkan fungsi oli lainnya, seperti membantu melepaskan panas mesin ikut berkurang dan membuat kerja radiator semakin berat. Hanya masalah waktu sebelum akhirnya mesin bermasalah dan rusak parah.

Meskipun demikian, membiarkan oli mesin tidak diganti dengan alasan mobil tidak pernah dipakai juga tidak tepat. Seiring waktu, senyawa kimia di dalam oli mesin akan mengalami perubahan terkait proses oksidasi yang secara alami terjadi.

Masalahnya, kandungan air sebagai akibat dari oksidasi pada oli mesin akan meningkat hingga mencapai level yang berbahaya jika didiamkan.

Begitu mesin dinyalakan dan oli bekerja, kontaminasi air akan merusak senyawa oli dan menurunkan kemampuannya. Tinggal masalah waktu sebelum akhirnya mesin mobil bermasalah akibat pelumas gagal melindungi komponen mesin.

Ruang mesin juga punya potensi timbul karat karena proses oksidasi. Jika dibiarkan, karat akan merambat ke berbagai komponen di dalam mesin dan mengakibatkan kerusakan parah. Untuk itu pemilik wajib untuk menggantinya kala servis berkala setiap 6 bulan

baca juga artikel berikut: Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

 


bgklseal.png

Penyebab Air Radiator Mobil Kotor & Cepat Berkurang

Tutup Radiator Rusak
Salah satu hal yang menjadi penyebab dari berkurangnya air radiator mobil adalah karena tekanan tutup pada radiator yang sudah melemah. Biasanya hal ini dikarenakan kerusakan yang ada pada karet pada bagian tutup radiator yang dapat membuat air lebih cepat habis dibandingkan biasanya.
Karena tutup air radiator mobil yang sudah mulai melemah, tentu saja akan membuat air mengalir lebih cepat menuju tabung cadangan, bahkan sebelum pressure valve terbuka. Untuk mengatasinya tentu anda harus mengganti karet tutup radiator dengan yang baru.

Kebocoran Pada Komponen Water Pump
Water pump merupakan komponen yang berfungsi untuk memompa serta sebagai sirkulasi air yang ada di dalam mesin. Jika terjadi kerusakan pada komponen ini, maka akan menyebabkan penurunan volume air radiator yang cukup drastis. Bahkan kebocoran yang disebabkannya akan sangat besar, karena air yang mengalir akan cukup deras.

Karena kebocoran yang terjadi cukup deras, maka bila tak segera diperbaiki akan membuat mesin mengalami kondisi suhu yang panas. Biasanya kerusakan komponen ini dikarenakan usia pemakaiannya yang terlampau tua dan terkena rendaman air sehingga membuatnya keropos dan berkarat.
Untuk mengatasinya, tentu saja anda harus melakukan perawatan yang tepat seperti menguras air radiator mobil dua bulan sekali untuk menghindari pengendapan karat. Selain itu, gunakan air yang berkualitas agar kinerja water pump menjadi maksimal.

Kebocoran Di Sirip Komponen Radiator Mobil
Kebocoran yang terjadi pada sirip radiator biasanya tidak akan mudah terlihat dikarenakan beberapa hal, seperti sudah kering ataupun menguap sebelum air menetes. Namun hal ini menjadi salah satu penyebab air radiator berkurang. Untuk itu cek lah secara rutin pada bagian bagian tersebut, sehingga bila terjadi kebocoran pada tabung radiator mobil bisa segera diatasi.

Kerenggangan Selang Air Radiator Mobil
Penyebab lainnya dari penurunan air radiator yang cukup drastis biasanya dikarenakan kurang rapatnya selang yang terpasang pada komponen adiator mobil. Celah tersebut membuat air mudah keluar dari celah antara selang dan besi radiator. Tentu untuk mengatasinya, Sahabat harus merapatkan selang pada radiator agar tak terjadi celah yang membuat kebocoran pada radiator.

Penutup Pembuangan Air Radiator Mobil Kurang Rapat
Jika kebocoran masih saja terjadi setelah Sahabat mengecek poin-poin yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka cobalah cek penutup yang ada pada pembuangan air radiator di bagian bawah. Biasanya penutup ini agak kurang rapat sehingga air radiator berkurang secara perlahan.

 

Semoga Bermanfaat.


bgklseal6-1200x1200.png

Hal-hal yang Perlu Dihindari Saat Mencuci Mobil !

  1. Jangan Mencuci di bawah terik matahari

Hal pertama yang perlu Anda hindari saat mencuci mobil adalah hindari mencuci di bawah sinar matahari langsung. Mengapa? Panas sinar matahari akan terlalu cepat mengeringkan sampoo dan buih saat Anda mencuci sehingga justru meninggalkan noda dan bercak di badan mobil.

Terik matahari juga tidak bagus untuk ketahanan cat mobil Anda. Pilihlah tempat yang teduh atau tunggulah hingga sore hari ketika matahari tidak bersinar terik.Cucilah mobil ditempat yang aliran airnya lancar dan tidak menggenang.

  1. Menggunakan kain pel, spons cuci piring, atau lap yang tidak didesain khusus untuk mobil.

Hal yang mungkin banyak disepelekan saat mencuci mobil adalah menggunakan alat dan peralatan cuci yang tidak diperuntukkan untuk mobil. Serat kain ada bermacam-macam, jika Anda salah menggunakan alat dalam mencuci mobil, resiko cat mobil Anda terbaret sangat bisa terjadi. Tidak jadi bersih, mobil Anda malah pernuh baret. Peralatan cuci mobil yang Anda gunakan ialah alat yang di desain dengan serat khusus sehingga tidak menggores cat.

  1. Menggunakan Hanya Satu Ember Air Sabun

Saat mencuci, orang biasanya akan menggunakan ember untuk dijadikan sebagai tempat air sabun cuci mobil mereka. Akan tetapi kebanyakan orang hanya menggunakan satu ember saja sebagai air sabun.

Setelah mengusap menggunakan spons atau kain sabun mereka ke badan mobil, mereka kembali mencelupkannya pada ember tersebut dan mengulangi proses itu. Efeknya, air sabun akan bercampur dengan debu-debu yang ikut terangkat pada sponge saat kamu menyapukan sabun ke badan mobil sebelumnya.

Hal ini seharusnya tidak boleh dilakukan karena debu dan kotoran yang ada di spons kemudian digosokkan kembali dapat menyebabkan lecet pada badan mobil. Oleh karena itu, sediakan dua ember saat mencuci mobil.

  1. Langsung menggosok mobil dengan air bersampo.

Air bersampo berfungsi untuk mengangkat kotoran, namun kotoran seperti lumpur kering akan lebih sulit dibersihkan jika mobil tidak dibasahi terlebih dulu. Dan besar kemungkinan justru malah menggores cat badan mobil. Berikan jeda waktu beberapa menit setelah membilas mobil hingga lumpur dan kotoran lebih melunak, baru gunakan air bersampo untuk mencucinya.

  1. Tidak mengeringkan mobil usai dicuci.

Memang benar panas sinar matahari akan lebih cepat mengeringkan mobil yang baru dicuci, namun sayangnya cara ini justru akan meninggalkan noda air kering pada bodi mobil. Cara yang benar adalah dengan mengelapnya menggunakan lap khusus mobil yang bersih dan kering. Jadi, yang paling penting adalah setelah dicuci mobil harus kering, tidak harus dengan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung

  1. Melewatkan Bagian Sela Pint

Mencuci badan mobil selalu dimulai dengan membersihkan kotoran yang tampak. Jika terlihat sudah bersih dan kinclong, maka tugas selesai.

Padahal ketika kita membuka daun pintu, sering kali kita melihat bagian dalamnya tidak terlalu bersih. Apalagi pada bagian tempat kaki penumpang atau pengemudi naik dan turun. Jadi jangan lewatkan bagian sela pintu untuk juga dibersihkan.

  1. Mengabaikan Karpet dan Dashboard Mobil

Ketika membersihkan interior mobil, sering kali orang hanya membersihkan bagian joknya saja. Padahal karpet dan dashboard juga termasuk bagian yang penting untuk dibersihkan. Karpet bisa dibersihkan menggunakan vacum cleaner. Sementara untuk dashboard, Anda bisa membersihkan dengan menggunakan lap basah yang sudah diperas kuat.

Tips di atas dapat Anda terapkan sehari-hari atau setiap akhir pekan ketika mencuci mobil kesayangan Anda. Jika Anda kurang yakin atau tidak bisa mencuci mobil sendiri, memanjakan mobil dengan membawanya ke salon mobil sebulan sekali agar mendapat perawatan profesional.

 

Semoga bermanfaat

 


bngkls.jpg

Peralatan bengkel yang berwujud alat-alat untuk mengerjakan sesuatu yang berguna buat memperbaiki motor atau mobil maupun yang berhubungan dengan bengkel otomotif. tentunya perlengkapan pasti dipergunakan dalam dunia perbengkelan atau otomotif, tanpa alat bengkel atau suatu usahanya pasti tentu macet, maksudnya alat perlengkapan bengkel mampu menunjang dunia perbengkelan buat selalu bekerja tanpa khawatir akan kelambatan kinerjanya, meski difokuskan pada produk barang namun bisa bekerjasama dalam menciptakan sesuatu perkara baru dalam penggunaan alat bengkel, Semisal produksi alat peraga mobil itu sangat bermanfaat untuk kita dan di dunia pendidikan pun membutuhkan itu. Contoh alat bengkel antara lain:

Dongkrak
Sebuah perkakas yang digunakan untuk menopang berat mobil di ketinggian tertentu sehingga saat kita akan memperbaiki bagian bawah mobil itu mendapatkan kemudahan berdasarkan cara kerja mengangkat mobil tersebut dengan bantuan dongkrak.

Tool kit
Sebuah perlengkapan yang digunakan untuk perbengkelan dan alat penunjang sebuah pekerjaan. Tool kit sering dipakai sebagai pelengkap dalam motor atau mobil, fungsinya ialah supaya tool kit tersebut bisa dipergunakan kala kita ada kekurangan dijalan pada motor atau mobil atau diperlukan pada saat-saat tertentu. kegunaan toolkit bermacam-macam variasinya termasuk toolkit yang paling ringan sampai yang paling berat. Toolkit ini fungsinya sangat mendukung satu sama lain. jika diperhatikan tool kit ini amatlah ringan pengerjaannya, tetapi harus kita pahami jika toolkit yang kita anggap enteng sangatlah berguna dan banyak sekali fungsinya dalam kehidupan sehari-hari. Toolkit juga sering digunakan diberbagai penyedia, bengkel, maupun sekolah otomotif. macam toolkit antara lain:

Macam Macam Perlengkapan Bengkel Otomotif:

Obeng
Sebuah perkakas yang diaplikasikan buat melepas baut yang ada pada mesin namun obeng sendiri memiliki 2 jenis yakni obeng +/- yang umumnya diaplikasikan masa kepala sekrup/baut mempunyai objek yang +/-

Kunci
Kunci itu sendiri mencangkup kunci kombinasi, kunci pas, kunci ring dan lainnya yang umumnya kunci digunakan buat mengencangkan alias mengendurkan skrup yang tertancap pada suatu mesin.

Tang
Sebuah perkakas yang diaplikasikan seseorang buat merenggangkan atau mengambil baut ataupun elemen kecil pada sebuah mesin yang umumnya komponen kecil tersebut sulit dijangkau untuk diambil dengan tangan

Palu
Palu yaitu alat bengkel yang berguna buat menancapkan paku atau mengencangkan paku pada benda.

Alat perlengkapan bengkel diatas hanyalah sebagian kecil dari contoh masih banyak lagi yang lain alat-alat bengkel yang digunakan didunia otomotif.

 

Semoga Bermanfaat.


Copyright by BENGKELSEAL 2020. All rights reserved.