MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

  • Latest news

    Classic list

    Globally incubate standards compliant channels before scalable benefits. Quickly disseminate superior deliverables whereas web-enabled applications.
    Desain-tanpa-judul-2023-02-11T083931.844.png

    February 5, 2023 adminMotor

    Kruk As atau yang disebut poros engkol merupakan salah satu komponen penting yang ada di mesin pembakaran dalam kendaraan. Bagian ini juga biasa disebut dengan crankshaft. Fungsi utamanya yaitu menjadi poros pergerakan setiap piston.

    Setiap gerak yang terjadi pada piston nantinya akan diteruskan ke transmisi kendaraan. Begitulah proses mekanik mesin sampai kendaraan bisa berjalan. Di bawah ini adalah informasi seputar poros engkol yang perlu Anda ketahui.

    Pengertian Kruk As

    Poros engkol adalah salah satu bagian mesin kendaraan yang bisa mengubah gerak horizontal atau vertikal dari piston sehingga menjadi gerak rotasi (putaran). Kruk as tersebut terpasang di bawah blok silinder mesin. Kegunaan komponen satu ini cukup vital pada mesin kendaraan.

    Secara keseluruhan letak komponen ini berada di mesin pembakaran bagian dalam. Fungsi utamanya menjadi pusat pergerakan piston. Kebanyakan poros engkol terbuat dari bahan besi cor atau baja agar sanggup menampung momen inersia dari hasil pergerakan naik turun piston.

    Fungsi-Fungsi Kruk As

    Fungsi kruk as sangat penting untuk kinerja mesin kendaraan. Seperti penjelasan sebelumnya, fungsi paling dominan dari komponen ini adalah merubah gerak turun piston (torak) menjadi gerak rotasi atau perputaran.

    Putaran poros engkol tersebut juga bisa digunakan untuk meneruskan ke transmisi. Caranya tenaga tersebut melewati timing belt atau timing chain, atau timing gear. Perputaran timing tersebut bisa membuka valve atau katup-katup mesin.

    Selain itu, putaran poros engkol juga bisa menggerakkan bagian-bagian kelistrikan kendaraan seperti kompresor AC, pompa power steering. Namun saat ini kendaraan sudah otomatis menghasilkan tenaga listrik, sehingga bisa mengurangi kinerja tenaga mesin.

    Tenaga yang dihasilkan kruk as tersebut berasal dari proses pembakaran mesin, di mana selanjutnya tenaga-tenaga tersebut disalurkan ke bagian-bagian mesin lainnya. Gerak putar yang dihasilkan mampu menghidupkan semua instrumen dalam kendaraan.

     

    Cara Kerja Kruk As

    Mekanisme kerja dari poros engkol sangat dinamis. Pertama-tama terjadi proses pembakaran bahan bakar di ruang bakar. Kemudian torak atau piston akan bergerak, lalu hasil pembakaran melewati batang torak untuk diubah menjadi gerak putar.

    Crank journal ditopang oleh bantalan crankshaft bearing pada crankcase. Di dalam crankcase mencakup poros engkol dan bak oli. Selanjutnya poros engkol akan berputar pada crank journal. Setiap crank journal mempunyai crank arm masing-masing.

    Poros engkol juga disusun oleh balance weight yang bisa menjaga keseimbangan putaran saat mesin kendaraan hidup.

    Bagian saluran atau lubang oli di dalam poros engkol juga membantu bahan bakar atau pelumas melewati bantalan-bantalan, crank journal, pena torak, dan bagian terkait lainnya.

    Fungsi utamanya dalam menggerakkan roda gila (flywheel) dibantu oleh bagian piston yaitu small end. Small end berupa lubang berukuran kecil.

    Sedangkan batang piston (connecting rod) kinerjanya dibantu oleh big end yang berupa lubang berukuran lebih besar dari small end.

    Selain bekerja untuk mengubah gerak naik turun piston menjadi gerak putaran, kruk as juga menerima beban dan tekanan dari piston. Hal tersebut dikarenakan tekanan yang tinggi dari pembakaran di dalam ruang pembakaran mesin.

    Gejala Kerusakan Kruk As

    Karena peran dan fungsinya yang begitu penting, maka akan menjadi masalah besar jika komponen mesin bagian dalam ini mengalami kerusakan.

    Oleh karena itu Anda perlu mengenali beberapa gejala kerusakan yang bisa mengganggu akselerasi kendaraan Anda. 

    • Timbul Suara Berisik

    Ciri paling mudah yang bisa dirasakan adalah terdengar suara berisik dan lumayan keras pada mesin bagian dalam.

    Tanda ini jika dibiarkan akan mengganggu Anda dan pengendara sekitar saat berkendara. Selain itu bagian-bagian mesin lainnya akan ikut bermasalah di kemudian hari jika tidak segera ditangani.

    • Kruk As Mengalami Aus

    Tanda kerusakan berikutnya adalah memang terjadi aus pada kruk as atau poros engkol, sehingga menyebabkan mesin kendaraan bergetar. Keausan tersebut bisa disebabkan oleh usia pemakaian, penggunaan pelumas yang tidak bagus, atau terjadi kebocoran di dalam mesin.

    • Laju Kendaraan Tidak Stabil 

    Ciri kerusakan terakhir yang bisa dirasakan adalah mobil melaju tidak stabil atau tidak bisa digunakan dalam kecepatan tinggi.

    Hal ini kemungkinan terjadi karena gangguan pada mesin-mesin bagian dalam. Sebaiknya mengeceknya secara berkala dan melakukan perawatan mesin s ecara rutin. 


    Desain-tanpa-judul-2023-02-07T152518.833.png

    February 4, 2023 adminMotor

    Perbedaan ban tubeless dan ban biasa

    Dalam dunia otomotif, pada umumnya ban mobil memiliki dua jenis yang bisa kamu dapatkan di pasaran dan tentunya bisa kamu jadikan pilihan sebagai ban untuk kendaraan kamu. Ban tersebut yakni ban tubeless dan ban biasa.

    Walaupun kedua jenis ban ini sangat umum digunakan oleh para pengguna mobil, keduanya memiliki perbedaan dan ciri-ciri tersendiri. Lalu, apa perbedaan kedua jenis ban ini?

    Berikut adalah beberapa perbedaan ban tubeless dan ban biasa yang perlu kamu ketahui.

    1. Harga ban 

    Cara membedakan ban tubeless dan ban biasa yang pertama yakni dari segi harga. Harga ban tubeless biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan ban biasa, hal tersebut tidak terlepas dari keberadaan fluid sealant yang terdapat dalam ban tubeless.

    Fluid sealant sendiri dapat membuat ban tidak bocor saat terdapat suatu benda yang menusuk ban. Hal tersebut membuat ban tubeless tidak perlu ditambal jika mengalami kebocoran dari tusukan benda tajam karena hanya perlu diberi lem khusus agar ban semakin rapat.

    Selain membayar pajak kendaraan tepat waktu, sebaiknya kamu juga memberikan perlindungan terhadap mobil kamu dari resiko finansial akibat kecelakaan dengan asuransi mobil terbaik. Dapatkan asuransi mobil termurah dengan diskon hingga 20% di Lifepal!

    Berbeda halnya dengan ban biasa, ban ini jika sudah terkena tusukan dari benda tajam akan mengalami kebocoran secara langsung. Jika demikian kamu harus segera menambalnya baik itu dilakukan sendiri atau dibawa ke bengkel terdekat.

    2. Sifat kedua ban

    Kamu dapat membedakan kedua ban ini dari sifat yang dimiliki masing-masing ban. Untuk ban tubeless sifat yang dimilikinya yakni lebih kuat dan keras. Karena kekuatannya, ban tubeless sering digunakan dalam kebutuhan perjalanan jarak jauh.

    Disamping itu ban tubetype atau ban biasa dikenal sebagai ban yang mampu meredam getaran. Dengan bentuknya yang persegi, sangat mendukung untuk menjaga kestabilan ketika berkecepatan rendah.

    Oleh sebab itu, ban biasa sangat cocok digunakan sebagai ban untuk mobil yang digunakan sehari-hari.

    3. Daya tahan dan karakter ban

    Cara membedakan ban tubeless dan biasa yakni ban tubeless memiliki daya tahan yang sudah tidak perlu diragukan lagi. Walaupun ban tertusuk paku atau benda tajam lainnya, ban ini akan melapisi bagian yang bocor secara otomatis yaitu dengan cairan khusus yang terdapat pada ban tersebut.

    Akan tetapi, dalam permasalahan usia, ban ini mempunyai masa pakai yang terbilang singkat karena banmenggunakan bahan yang lebih lunak dari ban biasa.

    4. Bahan yang digunakan

    Selanjutnya kamu bisa mengetahui perbedaan fisik ban tubeless dan ban biasa dari bahan yang digunakan. Ban tubeless dan ban biasa sama-sama terbuat dari bahan karet sintetis.

    Namun, ada yang membedakannya, yakni untuk ban biasa lapisan ban yang digunakan yakni inner tube atau sering disebut sebagai ban dalam sedangkan untuk ban tubeless, lapisan yang digunakan yakni lapisan fluid sealant

    5. Kenyamanan ban

    Ketika kondisi jalanan basah, rusak ataupun licin, mobil yang menggunakan ban tubeless akan terasa kurang nyaman saat dikendarai. Sebaliknya, untuk ban biasa, ban biasa akan lebih kuat saat digunakan di jalanan yang kurang begitu bagus.

    Hal tersebut disebabkan karena struktur karet pada ban tubetype atau ban biasa akan terasa lebih empuk.

    6. Bentuk dari ban

    Cara membedakan ban tubeless dan ban biasa selanjutnya adalah dari bentuknya, yang mana jika kamu perhatikan ban tube atau ban biasa mempunyai bentuk menyerupai persegi. Hal tersebut menyebabkan kendaraan sulit untuk dikontrol ketika kendaraan dalam kecepatan yang tinggi.

    Akan tetapi ban tube akan memiliki keseimbangan untuk menyalip di antara kendaraan lainnya saat dalam kecepatan yang rendah. Berbeda halnya dengan ban tube type, ban tubeless berbentuk lebih bulat.

    Ban tubeless saat digunakan pada kecepatan yang tinggi akan lebih mudah untuk kamu kontrol dan saat jalan berkelok-kelok lajunya akan lebih stabil

    7. Kebocoran ban 

    Perbedaan yang cukup terlihat antara ban tubeless dengan ban biasa adalah saat ban tersebut mengalami kebocoran akibat tertancap benda tajam.

    Pada ban tubeless, kamu hanya perlu mencabut benda tajam tersebut kemudian, menutup lubang itu dengan cairan anti bocor. Tidak perlu waktu lama, ban tubeless pada kendaraan kamu sudah bisa digunakan kembali.

    Bandingkan dengan ban biasa, di mana kamu harus mencopotnya terlebih dahulu untuk menambalnya dari dalam.


    Desain-tanpa-judul-2023-02-07T090116.043.png

    February 3, 2023 adminMotor

    Motor kini sudah menjadi kebutuhan tersendiri. Bagaimana tidak? Tingkat mobilitas masyarakat Indonesia sangat tinggi. Jika dulu dalam satu rumah terdapat satu buah motor, kini hampir satu orang memiliki satu sepeda motor.

    Sayangnya, masih banyak orang yang tidak mengetahui cara merawat mesin motor yang baik sehingga terjadi masalah dan bolak-balik pergi ke tempat servis. Tentunya ini akan sangat membuat kita keluar uang yang cukup banyak nantinya apabila tidak kita hentikan saat ini.

     

    Tips Merawat Mesin Motor yang Baik

    Untuk itu, dengan beberapa tips merawat mesin motor ini kita akan mengulas dengan lengkap bagaimana dan seperti apa caranya ya.

    1. Rutin mengecek oli

     

    Mengecek oli adalah yang paling sering dilewatkan oleh para pemilik sepeda motor. Banyak yang malas untuk mengecek oli. Padahal, oli sangat penting untuk kesehatan mesin terutama untuk mesin motor yang cepat panas atau overheat.

    Cobalah untuk rutin memeriksa oli setiap rentang waktu tertentu. Ketika oli Anda sudah berwarna kehitaman, artinya oli harus segera diganti. Jangan gunakan motor terlalu sering jika oli sudah dalam keadaan seperti ini.

    Biasanya, setiap 1.000 km perjalanan, Anda harus sudah melakukan ganti oli. Namun, jika parameter perjalanan di motor rusak atau Anda sudah lupa sudah berapa lama melakukan perjalanan, waktu ideal untuk ganti oli adalah 2 hingga 3 bulan sekali. Gunakan oli sama seperti sebelumnya dan usahakan sesuai dengan spesifikasi motor Anda.

    2. Memeriksa angin ban sebelum bepergian

    Mengecek tekanan angin juga tidak kalah penting. Meskipun hal ini berkaitan dengan roda, namun ketika angin tidak terlalu cukup, motor akan menjadi lebih berat dan akan berimbas pada mesin juga.

    Untuk mengatasi ini, biasakan untuk selalu mengecek tekanan angin sebelum bepergian, apalagi bepergian jauh. Jika Anda lupa, Anda bisa berhenti sejenak di tempat tambal ban, bengkel, atau pom bensin untuk mengisi angin.

    3. Memeriksa selang bensin

    Mungkin saat ini motor Anda sering mogok. Hal ini bisa diakibatkan karena selang bensin yang mulai tidak lentur. Selang bensin yang tidak lentur akan menghambat proses mengalirnya bensin ke karburator dan mengakibatkan motor menjadi sering mogok. Oleh sebab itu, perhatikan selalu selang bensin pada motor Anda.

    4. Rutin memanaskan mesin motor

    Jangan pernah malas untuk memanaskan motor di pagi hari sebelum menggunakannya. Cara ini dapat berguna agar oli di dalam mesin melumasi mesin sehingga motor akan mendapatkan performa yang lebih baik.

    Tentunya juga membuat mesin motor agar tetap halus dan awet. Waktu yang disarankan untuk memanaskan motor adalah antara 5 hingga 10 menit saja. Yang perlu diingat, jangan terlalu sering memanaskan motor dengan cara digembor-gemborkan terlalu sering.

    5. Jangan sampai kehabisan bahan bakar

    Hal ini sangat penting jika motor yang Anda miliki adalah jenis motor matic injeksi. Merawat mesin motor matic injeksi lebih sulit apalagi kehabisan bensin, hal ini akan membuat mesin menjadi cepat rusak.

    Usahakan untuk langsung mengisi bensin ketika parameter bensin sudah mencapai E atau 2 strip. Untuk mengantisipasi hal ini, sebelum bepergian jauh sebaiknya isi penuh bensin motor Anda.

    6. Merawat Aki

    Hal paling menyebalkan yang mungkin akan Anda alami jika tidak baik dalam merawat Aki adalah motor susah dihidupkan. Jika bisa dihidupkan pun harus menggunakan kick starter, bukan elektrik starter. Tentu saja ini akan membuat Anda sedikit kerepotan.

    Aki yang mati juga akan mempengaruhi beberapa komponen lainnya seperti lampu yang tidak menyala terang dan lain-lain. Bisa juga akan berimbas pada kelistrikan lainnya dan mengakibatkan hal yang fatal.

    7. Mengatur gas

     

    Bagi Anda pengguna motor matic, penting untuk selalu menjaga kestabilan gas ketika berkendara. Hindari terlalu cepat menaik-turunkan gas karena ini akan mengurangi umur mesin. Kecepatan motor yang tidak stabil juga akan merusak mesin serta tambah sulit untuk merawat mesin motor matic nantinya.

    Bahkan, jika sudah mulai parah, vanbelt motor juga akan terkena imbasnya. Usahakan untuk menaik-turunkan gas secara lembut agar mesin tidak kaget. Tentunya hal ini akan berimbas pada keborosan bahan bakarnya juga ya.

    8. Melakukan servis rutin

    Setiap beberapa selang waktu tertentu, Anda perlu melakukan servis rutin motor Anda. Anda bisa melakukannya di tempat servis terdekat. Namun, akan lebih baik jika Anda melakukan servis rutin di tempat originalnya agar ketika harus mengganti beberapa onderdil digunakan onderdil yang asli.

    Onderdil yang tidak ori juga akan berpengaruh pada performa motor dan kesehatan mesin motor anda semua. Sebab motor akan sangat bagus dan berstandar apabila dengan part yang ori.


    Desain-tanpa-judul-2023-02-06T151455.647.png

    February 2, 2023 adminMotor

    Penyebab klep motor bengkok jangan anggap sepele. Segera cari tahu untuk bisa mengatasinya lebih cepat. Apalagi penyebab masalah tersebut juga cukup bervariasi.

    Hal ini karena perawatan yang kurang diperhatikan oleh pemilik kendaraan. Padahal sepeda motor menjadi salah satu alat transportasi yang cukup mudah dikendarai.

    Beberapa Penyebab Klep Motor Bengkok

    Sepeda motor menjadi salah satu alat transportasi yang cukup populer saat ini. Selain tipenya yang bervariasi, sepeda motor juga cocok untuk berkendara di area jalan yang macet.

    Sayangnya jika sampai Anda tidak melakukan perawatan mengakibatkan komponen motor bisa bermasalah. Ada banyak masalah yang bisa terjadi kapan dan dimana saja.

    Salah satunya yaitu bagian klep motor. Klep motor bengkok menjadi masalah yang sering dialami oleh pemilik sepeda motor. Masalah ini bisa terjadi akibat beberapa faktor penyebabnya.

    Akibat Modifikasi Mesin Salah

    Salah satu penyebab klep motor bengkok juga terjadi akibat modifikasi mesin yang tidak tepat. Pada umumnya pengaturan buka tutup klep dari noken as yang asal akan mengakibatkan bertabrakan dengan piston.

    Adanya Kerak Karbon yang Mengendap

    Mengingat klep motor bisa mengalami masalah tentunya Anda harus melakukan perawatan. Jika tidak klep bengkok bisa terjadi. Meski penyebabnya cukup beragam, namun banyaknya kerak karbon yang menempel mengakibatkan masalah ini terjadi.

    Perawatan yang Kurang Tepat

    Penyebab lain dari klep motor bengkok juga karena perawatan yang Anda lakukan kurang tepat. Padahal perawatan pada kendaraan akan berpengaruh terhadap kinerjanya.

    Jika perawatan tepat dan rutin Anda lakukan akan mengurangi risiko munculnya masalah. Namun sebaliknya jika Anda enggan melakukannya berbagai masalah bisa terjadi.


    Desain-tanpa-judul-2023-02-03T083511.159.png

    January 19, 2023 adminKarburatorMotor

    Karburator motor bisa dibilang salah satu komponen motor yang penting karena menyangkut proses pembakaran. Proses pembakaran dalam karburator yaitu dengan prose bertemu udara dan bahan bakar motor lalu akan diteruskan ke dalam ruang pembakaran.

    Sangat penting untuk kita menjaga kondisi karburator agar tetap bersih dan prima, salah satunya dengan membersihkan karburator.  Bagi anda yang ingin tahu bagaimana membersihkan karburator dengan baik dan benar, perhatikan langkah-langkah cara membersihkan karburator dibawah ini.

    1. Lepaskan Dulu Karburator Dari Dudukan

    Pertama anda harus melepaskan dulu karburator dari dudukan, kemudian dudukan posisinya.  Sebelum nya anda harus menyiapkan dulu alat atau kunci untuk melepaskan karburator.  Hati-hati ketika ingin melepaskan karburator

    1. Buka Mangkuk Karburator Kemudian Bersihkan

    Selanjutnya anda buka mangkok karburator motor dengan melepas semua baut pengaitnya.  Lalu lihat apakah ada endapan atau bagian yang terkontaminasi.  Jika memang kotor, bersihkan menggunakan kuas lembut lalu bilas menggunakan bensin agar lebih bersih.

    1. Lepas Dan Bersihkan Pilot Jet

    Kemudian anda harus lepaskan bagian pilot jet, main jet dan juga needle jet dari karburator motor.  Sebaiknya anda lepaskan dengan hati-hati lalu segera bersihkan dengan cara meniupnya.  Akan lebih mudah jika anda menggunakan kompresor dibandingkan harus meniup manual

    1. Bersihkan Main Jet Karburator

    Setelah anda melepaskan bagian pilot jet termasuk main jet dan juga needle jet. Kemudian anda bersihkan dengan menggunakan kompresor. Nah untuk membersihkan Needle jet ini anda harus berhati-hati. Cukup dengan kuas yang sudah dicelupkan ke bensin kemudian anda semprot pada bagian lubang memakai kompresor.

    1. Bersihkan Spuyer Karburator

    Cara membersihkan karburator berikutnya adalah dengan membersihkan spuyer karburator, bagian ini sangat berpengaruh pada kinerja mesin, jadi bagian ini cukup penting untuk kita bersihkan.

    Anda harus berhati hati ketika membersihkan spuyer agar tak merubah diameter nya, karena jika diameter spuyer berubah kemungkinan motor akan tidak bisa dinyalakan.  Anda bisa membersihkan spuyer dengan menggunakan amplas halus lalu bersihkan kotoran yang menempel.


    Desain-tanpa-judul-93.png

    December 22, 2022 adminMotoroli

    Fungsi oli gardan pada motor matik ialah untuk melumasi komponen-komponen yang terdapat di dalam gearbox. Posisinya terpisah dan berbeda dengan oli mesin.

    Setiap jenis kendaraan memiliki sejumlah fluida yang keberadaannya dibutuhkan untuk menunjang kinerjanya.

    Jenis fluida yang umumnya diketahui, ialah bahan bakar, oli mesin, air radiator, dan atau minyak rem.

    Namun untuk motor matik, ada satu jenis fluida lagi yang juga mesti diperhatikan, yaitu oli gardan atau yang juga sering disebut oli transmisi.

    Walau memiliki peran penting, namun sayangnya masih ditemui pemilik yang kurang peka terhadap keberadaan atau fungsi oli gardan pada motor matik.

    Bahkan dijamin masih ada pengguna motor matik yang tidak mengetahui keberadaan oli gardan itu sendiri.

    Hal tersebut menjadi semacam ironi mengingat motor matik dapat dikatakan sebagai jenis kendaraan paling populer di Indonesia saat ini.

    Nah, sebagian dari Carmudian mungkin saja bertanya-tanya, mengapa motor matik memerlukan oli gardan? Apa oli mesin saja tidak cukup?

    Untuk menjawabnya perlu melihat lagi konsep kopling kering dan kopling basah.

    Motor dengan tipe kopling basah hanya membutuhkan oli mesin untuk melumasi jeroan dapur pacu sekaligus transmisi.

    Hal tersebut berbanding terbalik dengan yang bisa ditemui pada kopling kering. Oli mesin hanya bertugas melumasi komponen-komponen di dalam mesin.

    Sementara itu transmisinya yang berupa CVT tidak memerlukan pelumasan sama sekali. Walau demikian, motor matik memiliki gearbox berisi gir rasio.

    Fungsi gir rasio itu sendiri untuk meneruskan tenaga yang berasal dari kruk as dan CVT menuju roda belakang.

    Gir rasio akan selalu bergesekan antara satu sama lain. Oleh karena itu membutuhkan pelumasan yang baik. Di sinilah oli gardan memainkan perannya.

    Rekomendasi Oli Gardan Motor Matik

    Setiap pabrikan besar yang memasarkan motor matik, seperti Honda, Yamaha, dan Suzuki mengeluarkan produk oli gardan masing-masing.

    Tapi di samping itu, beberapa brand pelumas juga turut menawarkannya sehingga pilihan bagi konsumen kian variatif. Berikut ini adalah beberapa pilihan oli gardan yang bisa didapat dengan mudah di pasaran.

    1. AHM Oil – Transmission Gear Oil (Fully Synthetic)

    Ini merupakan pelumas transmisi skutik dari AHM Oil yang dibuat menggunakan base oil synthetic dengan tambahan aditif teknologi terbaru Honda.

    Diklaim memiliki stabilitas oksidasi yang baik, minim penguapan, dan mampu mendukung performa gir tetap maksimal pada suhu dingin ataupun panas.

    Produk ini tersedia dalam kemasan 120 ml dengan harga rekomendasi Rp15.500.

    2. AHM Oil – Transmission Gear Oil

    Di samping produk yang telah disebutkan di atas, AHM Oil juga menawarkan opsi lain dengan harga yang lebih terjangkau.

    Tersedia dalam kemasan 120 ml, produk ini ditawarkan dengan harga Rp13.500. Pabrikan mengklaim produk ini memiliki formulasi khusus dari Honda R&D Jepang.

    Beberapa keunggulannya antara lain memiliki tingkat gesek rendah dan mampu melumasi celah tersempit pada gir CVT.

    3. Yamalube Gear Motor Oil

    Selain Honda, Yamaha juga memiliki produk oli gardan dengan merek Yamalube Gear Motor Oil.

    Saat ini Yamalube Gear Motor Oil tersedia dalam tiga pilihan kemasan, meliputi 100 ml (Rp13.000), 140 ml (Rp16.000), dan 150 ml (Rp18.000).

    4. Suzuki Genuine Oil Transmission Matic

    Di antara produk oli gardan dari dua pabrikan Jepang sebelumnya, produk Suzuki Genuine Oil Transmission dapat dikatakan memiliki harga paling murah.

    Menurut informasi di situs web resmi Suzuki, produk ini ditawarkan dengan harga Rp9.000 untuk. Produk ini hanya tersedia dalam satu jenis kemasan, yakni 100 ml.


    Desain-tanpa-judul-90.png

    December 21, 2022 adminMotor

    Jalanan menurun masih menjadi momok bagi pengendara motor matic. Sebabnya, banyak motor matic kecelakaan di jalanan menurun lantaran mengalami penyakit rem blong. Lalu bagaimana cara mencegah motor matic mengalami rem blong di jalanan menurun?
    Baru-baru ini terjadi kecelakaan tunggal melibatkan pengendara motor matic di tanjakan/turunan Sitinjau Lauik, Padang Sumatra Barat. Pengendara motor matic tersebut mengalami rem blong, hingga menabrak separator, dan terlempar beberapa meter dari motornya.

    Berkaca dari peristiwa itu, kejadian rem motor blong memang kerap dialami motor-motor matic saat melewati jalanan menurun yang cukup panjang atau ekstrem. Sebagai catatan, pengereman di motor matic hanya mengandalkan pengereman di kedua roda, entah itu disc brake (cakram) maupun tromol.

    Motor matic tidak memiliki perangkat ‘rem tambahan’ berupa engine brake seperti di motor bebek maupun motor sport. Jadi ketika pengereman di kedua roda sudah tidak berfungsi maksimal, maka motor matic akan meluncur deras tanpa bisa dikurangi lajunya sedikitpun.

    “Kalau kita ngerem itu kan akan panas kalau kita pakai sistem hidrolik panas dari kampas rem itu akan mengurangi viskositas dari olinya, sehingga jadi cair, makanya kalau kita ngerem depan pakai rem cakram kok lama-lama ngeplos, karena remnya terlalu lama ditekan,” ungkap Hendrik.

    Lanjut Hendrik menjelaskan, banyak pengendara motor matic ketika melintas di turunan secara tidak sadar menggunakan kedua rem secara bersamaan.

    Cara Antisipasi Rem Blong

    Kejadian rem blong menjadi momok menakutkan bagi pengendara motor. Bahkan tak sedikit nyawa yang hilang dan orang lain juga bisa menjadi korban akibat kejadian tersebut.

    Kejadian rem blong paling baru menimpa pengendara motor matik di Sitinjau Lauik, Sumatera Barat.

    Dalam beberapa kasus, kejadian rem blong kerap didominasi oleh kendaraan roda dua dengan transmisi otomatis. Peristiwa ini sering kali dialami pengendara skuter matik (skutik) saat melaju di jalanan menurun.

    Saat melaju di jalan menurun, pengendara sepeda motor matik biasanya menggunakan rem secara berlebihan akibat tidak adanya engine brake untuk menghambat laju kendaraan pada saat jalan menurun.

    Akibatnya sistem pengereman mengalami pemuaian sehingga tidak dapat bekerja sebagaimana semestinya. Kejadian rem blong memang tidak bisa diprediksi, tetapi jika mengalami hal tersebut, sebaiknya tidak langsung panik. Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, jika motor kita tiba-tiba mengalami rem blong saat di jalan maka hal utama yang harus dilakukan adalah jangan panik.


    Desain-tanpa-judul-84.png

    November 15, 2022 adminMotor

    Teknologi pengereman pada sepeda motor semakin terus berkembang seiringnya waktu. Setelah dahulu pengereman teromol, sistem pengereman yang dipakai saat ini sebagian besar motor produksi massal adalah cakram (disc brake).

    Penggunaan rem cakram saat ini ada beberapa keunggulan, yaitu sebagai berikut :

    1. Lebih Pakem
      Penggunaan Rem cakram lebih pakem dibandingkan dengan rem teromol. Karena tingkat kepakeman pada rem cakram bisa Bro-Sis sesuaikan dengan penggunaan kampas remnya bisa di ganti dengan yang lebih tebal atau juga bisa memasang dua cakram untuk meningkatkan daya pengereman.
    2. Lebih Efisien Membuang Panas
      Penggunaan rem cakram yang posisinya berada di luar memungkinkan terjadinya pembuangan panas lebih optimal setelah terjadi gesekan antara cakram dengan kampas rem.
    3. Tidak Cepat Merusak Roda
      Sistem rem cakram berbeda dengan sistem rem teromol. Pada sistem rem teromol, sepatu kampas rem langsung terhubung ke pegas, karena terhubung langsung sehingga menimbulkan adanya daya gesekan yang besar. Efeknya, akan timbul panas yang berlebih dalam pelek hal tersebut bisa merusak roda secara bertahap. Namun Bros-Sis tenang saja pada sistem rem cakram tidak akan terjadi hal seperti itu.
    4. Mudah Dalam Perawatan
      Penggunaan rem cakram pemilik hanya perlu membersihkan piringan dan kampas dengan amplas.
    5. Harga Suku Cadang Yang Terjangkau
      Artinya jika ada kerusakan pada rem cakram, kemungkinan rusaknya hanya kampas, cakram, atau caliper dan harga dari part tersebut terbilang terjangkau.

    Desain-tanpa-judul-83.png

    November 14, 2022 adminMobilMotor

    Pengertian Rem Tromol

    Rem tromol adalah sistem pengereman pada kendaraan, yang menggunakan metode gesekan antara kampas dengan sebuah komponen berbentuk mangkuk. Perbedaannya dengan rem cakram ada pada arah gesekan. Rem cakram memiliki arah gesekan yang saling mendekati (menjepit), sehingga pada rem cakram piringan terdapat ditengah dua kampas. Namun pada rem tromol, arah gesekan saling menjauhi. Sehingga tromol yang terhubung dengan roda diletakan disisi luar dari dua kampas rem.

    Prinsip Kerja Rem Tromol

    Seperti yang dijelaskan diatas, rem tromol bekerja dengan prinsip gesekan. Gesekan ini akan mengubah energi putar pada tromol rem menjadi energi panas. Sehingga putaran roda akan berhenti dan temperature sekitar rem akan meningkat. Konstruksi rem tromol memiliki dua buah kampas rem yang terletak dibagian dalam. Lalu dibagian luar kampas rem terdapat komponen berbentuk mangkuk yang kita kenal sebagai tromol rem.

    Arah gerakan rem tromol itu saling menjauhi, artinya saat rem ditekan maka duua buah kampas rem akan bergerak ke arah luar (saling menjauhi). Gerakan tersebut akan membuat kampas rem menekan permukaan dalam tromol rem. Sehingga terjadilah gesekan yang akan menghentikan putaran tromol dan roda.

    Komponen Utama Rem Tromol

    Secara umum, ada tiga komponen utama pada sistem pengereman tipe tromol. Yaitu:

    1. Sepatu rem

    adalah komponen yang berfungsi untuk menempelkan kampas rem. Sepatu rem berbentuk setengah lingkaran yang memiliki permukaan luar rata. Di permukaan luar inilah ditempelkan sebuah kampas rem. Lebar kampas rem pada sepatu rem, itu cukup besar apabila dibandingkan dengan kampas rem cakram. Karena kampas rem ini, memanjang sepanjang permukaan sepatu rem. Hal tersebut membuat luas penampang rem menjadi semakin lebar dan kuat.

    2. Silinder roda

    Fungsi silinder roda, hampir sama dengan kaliper pada rem cakram. Yakni untuk menggerakan sepatu rem untuk bergerak menekan tromol rem. Bentuk silinder roda, seperti sebuah silinder yang memiliki dua buah piston pada dua ujungnya. Didalam silinder ini, terisi cairan hidrolik yang akan menggerakan piston ke luar. Saat piston terdorong oleh cairan hidrolik maka kampas rem akan ikut bergerak ke arah luar. Sehingga penekanan kampas rem terhadap tromol bisa terjadi.

    3. Tromol rem

    Tromol rem adalah komponen berbentuk seperti mangkuk yang dijadikan sebagai media gesekan. Fungsi tromol rem sebagai perantara putaran dari roda, artinya tromol rem itu akan berputar sesuai putaran roda. Sehingga ketika tromol rem dihentikan putarannya, otomatis roda kendaraan akan berhenti berputar. Tromol rem terbuat dari besi solid sehingga saat bergesekan dengan kampas rem, tidak terjadi keausan. Kalaupun terjadi keausan, itu akan berlangsung cukup lama.


    Desain-tanpa-judul-82.png

    November 12, 2022 adminMobilMotor

    Perbedaan rem tromol dan rem cakram pada kendaraan begitu terlihat jelas. Kendaraan pribadi saat ini hampir banyak dimiliki oleh semua orang.

    Selain lebih mudah saat akan bepergian, kendaraan pribadi juga lebih nyaman. Kendaraan bermotor atau sepeda motor sudah banyak memiliki fitur canggih dan terbaru.

    Alasan inilah mengapa jenis transportasi yang satu ini cukup populer. Sepeda motor hadir dengan banyak pilihan jenis, merk, dan berbagai kelebihan fitur yang ada.

    Perbedaan Rem Tromol dan Rem Cakram

    Pada kendaraan ada dua sistem pengereman. Sebut saja cakram dan tromol. Sesuai dengan energi yang ada, keduanya memiliki sistem kerja yang berbeda.

    Selain itu, kedua jenis rem kendaraan yang satu ini juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Secara sederhana fungsinya memang sama karena komponen yang satu ini cukup penting keberadaannya.

    Kedua rem ini tersusun atas komponen-komponen yang berbeda. Berikut ini ada perbedaan rem tromol dan rem cakram pada kendaraan.

    Rem Tromol

    Rem tromol merupakan jenis sistem yang ada pada kendaraan sejak zaman dulu. Komponen yang satu ini bisa anda temui pada sistem kerja kendaraan lawas.

    Namun, hingga saat ini pun jenis komponen yang satu ini masih terpakai dengan modifikasi hidrolik. Hal ini karena rem tromol memiliki beberapa kelebihan pada cara kerjanya.

    Daya kerja rem tromol akan lebih efisien daripada rem cakram. Rem tromol atau drum brake mengandalkan kinerja antara gesekan kampas dengan tromol.

    Komponen utama yang ada yaitu silinder roda, kampas rem, dan tromol rem. Komponen ini memiliki bentuk seperti mangkuk yang bekerja dengan putaran sesuai putaran pada roda.

    Ketika pengendara menginjak rem, minyak rem akan mendorong piston untuk menggerakkan kampas. Sehingga kampas menekan tromol yang mampu mengakibatkan gaya gesek untuk menghambat pergerakan roda kendaraan.

    Perbedaan keduanya pun bisa terlihat dari sistem dan komponennya. Pada komponen tromol kampas memiliki bentuk lebih lebar sehingga menghasilkan pengereman yang kuat.

    Apalagi komponen yang satu ini juga memiliki sistem kerja yang lebih tertutup. Sehingga rem tromol cenderung lebih bersih.

    Rem Cakram

    Jenis sistem pengereman pada kendaraan lainnya yaitu cakram. Rem cakram biasa memiliki sebutan dengan disc brake. Komponen yang satu ini juga terdiri dari piringan cakram dan kaliper rem. Isi dari kaliper yaitu berisi piston serta kampas.

    Berbeda dengan rem tromol, sistem kerja rem cakram ini mengandalkan penjepitan piringan cakram pada bagian roda mobil. Saat pengendara menginjak rem, master rem akan mendorong minyak rem agar dapat mengalir ke piston.

    Selanjutnya komponen kaliper akan mendorong piston untuk bergerak. Sehingga kampas akan menjepit cakram. Adanya sistem kerja tersebut, roda kendaraan akan melambat hingga akhirnya berhenti.

    Sistem kerja pada rem yang satu ini bertumpu pada penjepit cakram itu sendiri yang langsung terhubung dengan roda kendaraan. Sistem kerja inilah yang menjadi salah satu kelebihan dari rem cakram.

    Selain itu, masih ada juga perbedaan komponen ini yaitu terletak pada sistem pendinginnya. Melalui rongga-rongga atau lubang pada cakram pendingin bekerja.


    Copyright by BENGKELSEAL 2022. All rights reserved.

    WeCreativez WhatsApp Support
    Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!