MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

  • Latest news

    Classic list

    Globally incubate standards compliant channels before scalable benefits. Quickly disseminate superior deliverables whereas web-enabled applications.
    Desain-tanpa-judul-66.png

    November 4, 2022 adminMotor

    V-belt merupakan salah satu komponen penting pada motor dengan sistem transmisi otomatis.

    V-belt punya peran seperti rantai motor yang menghubungkan gir di crankcase dengan gir di roda belakang. Pada motor matik, v-belt menjadi penghubung puli depan dan puli belakang.

    V-Belt atau fanbelt memiliki fungsi penting untuk motor berjenis matik. Seperti halnya rantai di motor bebek atau sport, sebagai pengantar sekaligus jembatan tenaga yang berasal dari mesin menuju roda belakang.

    Namun, bagi pemilik skuter matik (skutik), banyak yang tidak terlalu memperhatikan kondisi v-belt. Bahkan, penggantian dilakukan jika komponen tersebut sudah mengalami kerusakan atau putus saat digunakaan.

    Standar V-Belt

    Sesuai petunjuk dari pabrikan, pemeriksaan V-Belt dilakukan setiap 8.000 km. Sedangkan untuk penggantiannya dilakukan di angka 24.000 km. Perbaikan atau penggantian berikutnya dilakukan kelipatan dari itu. Namun demikian tidak menutup kemungkinan V-Belt akan bermasalah sebelum kilometer yang ditentukan.

    Meskipun didesain dan dibuat sedemikian rupa dengan menambahkan materi tertentu agar V-Belt tetap dan tahan lama untuk menjalankan fungsinya, V-Belt tetap harus sering dikontrol kondisinya. Mengingat bahan dasar pembuatannya dari karet. Bahan yang terbuat dari karet cenderung untuk melar seiring dengan kasih. Karet juga bisa mengalami keretakan yang pada akhirnya V-Belt akan putus.

    Penyebab V-Belt Bermasalah

    Ada beberapa penyebab bermasalahnya V-Belt pada motor Honda matik, yaitu:

    • Melewati waktu pemakaian yang diizinkan. Artinya, Motor telah menempuh perjalanan lebih dari 24.000 km. Ditambah lagi bila pengendara tidak disiplin dan tidak rutin melakukan pemeriksaan
    • Cara berkendara yang tidak sesuai anjuran. Salah satunya adalah pengendara dalam motor matiknya lebih banyak yang melakukan gas yang tidak konstan. Artinya, pengendara sering menghentakkan gas kendaraannya dengan tiba-tiba dan lama. Dari beberapa survei menyebutkan, bila pengguna motorik itu adalah seorang wanita maka akan lebih lama usia pemakaiannya dibanding pengguna laki-laki.
    • Ruang bagian CVT atau box-mesin pada motor matik banyak debu atau kotoran. Tentu akan berbeda banyak tidaknya debu dalam ruang bagian CTV itu. Tergantung tingkat rutinitas dalam pemakaiannya. Apakah di jalanan dalam kota ataukah kendaraan dipakai untuk segala medan.

    Desain-tanpa-judul-64.png

    November 3, 2022 adminMotor

    Shockbreaker merupakan elemen penting dari sepeda motor, termasuk peredam kejut depan. Oleh karena itu, perawatan harus dilakukan agar peredam kejut depan sepeda motor tetap empuk untuk menjaga kenyamanan kendaraan. Lantas bagaimana cara Membuat shock depan motor empuk ? Peredam kejut depan memainkan peran penting dalam penanganan sepeda motor dan kualitas pengendaraan.

    Jika benturan terlalu kuat, pengemudi tentu akan merasa tidak nyaman dan dapat merusak elemen lain seperti pegangan.Masalah umum adalah bahwa oli umumnya berkualitas buruk atau volumenya tidak seimbang antara sisi kanan dan kiri. Kualitas minyak yang menetes mempengaruhi ketahanan benturan. Pengaturan suspensi depan tidak boleh sembarangan, tetapi ada empat metode umum.

    1. Sesuaikan jumlah minyak

    Ada batasan untuk menambahkan oli ke shock depan. 5cc optimal dari standar. Jika Anda melakukan lebih dari itu, ruang kosong di dalam tabung akan terlihat sempit. Akibatnya, cairan yang seharusnya masuk ke ruangan lain tidak bisa ditekan. Hal ini menyebabkan seperti mati suspensi.

    Namun, sebagian besar produsen melarang penggantian oli dengan sifat SAE10 dengan oli lain karena perbedaan viskositas. Jika terlalu tebal, akan sulit melewati lubang seruling, yang akan mempengaruhi kinerja suspensi seperti gemetar.

    2. Menyesuaikan lubang seruling

    Selain itu, Anda bisa mengurangi lubang beralur yang digunakan untuk menahan aliran oli damper agar tidak terlalu cepat. Ini biasanya dilakukan pada sepeda balap di mana benturan dapat memperlambat pantulan dan pantulan. Namun, tugas ini membutuhkan ketelitian dan kontribusi dari tukang las. Jika lubangnya kecil, tidak ada minyak yang akan mengalir.

    3. Mengganti Per atau Pegas

    Ada juga opsi untuk mengganti pegas.Panjang setiap alternatif harus sama agar tidak bengkok atau bertautan. Semakin banyak benang dan tegangan, semakin keras pegas, sehingga Anda dapat mencari pegas yang lebih longgar. Misalnya Vario bisa menggunakan pegas di depan Pamor atau SupraX. Panjangnya sama, tetapi pegas lebih kaku.

    4. Pukul dengan cincin

    Terakhir, blokir cincinnya. Meski tidak disarankan, beberapa teknisi mengizinkannya secara kondisional. Dengan kata lain, gunakan ring asli (washer) yang tidak mudah terkikis. Gram dapat memblokir lubang di seruling dan merusak segel dan gandar. Di atas adalah ikhtisar tentang cara melunakkan peredam kejut depan sepeda motor. Semoga bisa menambah wawasan pengetahuan.

    Nah, jika dengan cara membuat shock depan motor empuk sudah beres, dan nyaman untuk dikendarai. maka tinggal pasang gps motor untuk memberikan kenyamanan serta menambah keamanan motor anti maling dengan tingkat akurasi tinggi.


    Desain-tanpa-judul-62.png

    November 2, 2022 adminMotor

    Penyebab Motor Brebet Dan Cara Mengatasinya. Masalah pada motor yang sering digunakan adalah hal biasa. Hal itu mungkin terjadi karena ada komponen yang usianya sudah lama dan harus segera diganti. Oleh karena itu, servis berkala di bengkel sangat perlu dilakukan.

    1. Bahan Bakar Tidak Sesuai

    Penyebab yang paling sering membuat motor brebet adalah karena penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai standar. Banyak pengendara yang lebih memilih bahan bakar yang murah dibandingkan dengan kualitas yang bagus. Hal itu yang menyebabkan motor menjadi brebet.

    Bahan bakar yang kualitasnya rendah akan menyebabkan mesin menjadi knocking sehingga brebet. Selain kualitas yang rendah, bahan bakar campuran juga bisa menyebabkan mesin knocking. Perbedaan kualitas pada bahan bakar akan menyebabkan pembakaran menjadi tidak sempurna.

    2. Filter Udara Kotor

    Filter udara yang kotor bisa menjadi penyebab motor brebet karena sudah digunakan dalam jangka waktu yang lama. Hal itu menyebabkan debu dan kotoran menempel pada filter, sehingga menyebabkan udara yang masuk menjadi berkurang karena terhambat oleh debu dan kotoran.

    3. Kerusakan Pada Busi

    Busi bisa menjadi penyebab motor brebet di rpm tinggi karena busi tidak menciptakan percikan api untuk pembakaran dalam mesin. Kondisi busi yang kotor atau mulai renggang akan menjadi penyebab brebet saat motor di gas.

    Ciri busi yang mulai rusak adalah tampak berwarna kehitaman. Jika kotor maka Anda bisa mencoba untuk membersihkan dan memasangnya kembali. Namun jika ternyata distarter masih tidak mau menyala, artinya busi sudah mati atau tak bisa digunakan.

    4. Tangki Bahan Bakar Kemasukan Air

    Penyebab motor brebet yang bahkan membuat motor tidak bisa menyala adalah masuknya air ke tangki bahan bakar. Air akan menyebabkan pembakaran terganggu karena mengurangi bahan bakar yang masuk ke ruang pembakaran.

    Air bisa masuk ke tangki bahan bakar biasanya karena salah dalam metode pencucian motor atau membeli bensin eceran. Seringkali penjual eceran lalai dalam memindahkan bensin ke dalam botol eceran sehingga terdapat endapan air.

    5. Sensor Injeksi Rusak

    Khusus motor injeksi, penyebab motor brebet bisa disebabkan oleh komponen injektornya. Apabila komponen ini rusak, maka pembakaran sudah pasti terganggu. Injektor mengalami kerusakan ketika Anda tidak menggunakan bahan bakar yang tepat.

    Selain itu kerusakan juga dipengaruhi oleh jarangnya melakukan perawatan komponen. Padahal injektor perlu dibersihkan menggunakan cairan pembersih khusus. Apabila rusak atau kotor, maka akan menyebabkan mesin jadi brebet.

    6. Setelan Klep Renggang

    Motor brebet juga bisa disebabkan oleh setelah klep yang mulai merenggang. Setelan ini merenggang karena masa pemakaian kendaraan. Klep akan merenggang atau bergeser akibat putaran mesin yang terjadi terus menerus.

    7. Filter Bahan Bakar Kotor

    Penyebab selanjutnya adalah terdapat pada filter bensin yang sudah kotor. Filter bensin berfungsi untuk menyaring bahan bakar agar kotoran tidak masuk ke ruang pembakaran. Fungsinya tidak jauh berbeda dari filter udara, jadi komponen ini perlu rajin dibersihkan.

    8. Fuel Pump Kotor

    Selain filter bensin, kotornya fuel pump juga menjadi penyebab utama motor brebet. Fuel pump bertugas untuk memompa bahan bakar masuk ke ruang pembakaran. Ketika komponen ini kotor, maka yang terjadi adalah tekanan bahan bakar bisa terlalu tinggi atau rendah.

    Kondisi inilah yang menyebabkan pembakaran juga tidak sempurna. Anda perlu rutin mengecek apakah fuel pump bekerja dengan baik. Sehingga tekanan bensin lebih teratur yang membuat sistem pembakaran pada motor bekerja dengan baik.


    Desain-tanpa-judul-61.png

    November 1, 2022 adminMotor
      1. Oli kering ataupun tidak rutin diganti

    Jika oli kering atau kondisi oli sudah tidak prima karena tidak rutin diganti juga dapat menimbulkan overheat pada sepeda motor. Selain itu, oli yang tidak mengalir secara sempurna pun juga dapat mengakibatkan overheat. Mengapa demikian? Karena pelumasan tidak akan terjadi secara merata.

      1. Air radiator kering

    Jika air radiator kering maka akan mengakibatkan motor menjadi overheat. Hal itu karena tidak ada pendinginan dibagian radiator sehingga mempengaruhi bagian mesin. Untuk masalah  pada air radiator sendiri biasanya terjadi pada motor berkapasitas besar atau motor 250cc ke atas.

      1. Piston mengering

    Piston yang mengering karena tidak terlumasi dengan baik oleh oli juga memicu terjadi overheat. Ring piston akan mengering jika tidak terlumasi dan membuat mesin tidak bekerja secara maksimal.

      1. Kipas radiator rusak atau bermasalah

    Pastikan kipas pada radiator berfungsi dengan baik. Karena peran penting dari kipas radiator dapat mempengaruhi radiator tersebut. Kipas radiator berperan menjaga suhu panas pada radiator motor.

      1. Motor mengangkut beban berlebih dan sering lintasi jalanan menanjak

    Motor yang mengangkut beban berlebihan juga menjadi salah satu faktor timbulnya overheat. Mengapa? Karena mesin akan bekerja lebih keras. Selain itu jangan coba-coba memaksakan mesin membawa beban secara berlebihan lalu dipaksakan melewati jalan yang menanjak curam. Jika demikian, maka overheat pun akan mudah terjadi pada mesin kendaraaan. Mesin harus bekerja lebih keras lagi demi menjalankan keinginan kita dan itu semua sangat tidak disarankan. Terkecuali kita memang menggunakan motor yang memiliki kapasitas besar dari sisi tenaga hingga desain. Namun tetap saja setiap kendaraan memiliki batas maksimalnya masing-masing.


    Copyright by BENGKELSEAL 2022. All rights reserved.

    WeCreativez WhatsApp Support
    Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!