MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

  • Latest news

    Classic list

    Globally incubate standards compliant channels before scalable benefits. Quickly disseminate superior deliverables whereas web-enabled applications.
    p201611081157579813581.webp

    December 16, 2025 magang rplbengel seal

    Mesin pemotong atau cutting machine merupakan peralatan industri yang digunakan untuk memotong berbagai jenis material seperti logam, plastik, kayu, maupun bahan lainnya sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Mesin ini berperan penting dalam proses produksi karena mampu meningkatkan ketepatan pemotongan, mempercepat pekerjaan, dan mengurangi kesalahan yang sering terjadi pada pemotongan manual.

    Proses pembuatan mesin pemotong diawali dengan tahap perencanaan dan perancangan. Pada tahap ini ditentukan jenis material yang akan dipotong, kapasitas mesin, ukuran potong, serta sistem pemotongan yang digunakan, seperti pisau, mata gergaji, atau piringan potong. Perancangan dilakukan menggunakan gambar teknik agar struktur dan sistem kerja mesin dapat berfungsi secara optimal dan aman.

    Tahap berikutnya adalah pemilihan material dan komponen. Rangka mesin umumnya dibuat dari baja atau besi yang memiliki kekuatan tinggi untuk menopang beban dan getaran selama proses pemotongan. Komponen utama yang digunakan meliputi motor penggerak, sistem transmisi, mata potong, poros, serta pelindung keselamatan untuk menjaga keamanan operator.

    Setelah bahan dan komponen siap, dilakukan proses pembuatan dan perakitan mesin. Rangka mesin dibuat melalui proses pemotongan, pengeboran, dan pengelasan sesuai dengan desain yang telah ditentukan. Selanjutnya dilakukan pemasangan motor, sistem transmisi, serta mata potong dengan tingkat ketelitian yang tinggi agar mesin dapat bekerja secara stabil dan menghasilkan potongan yang presisi.

    Tahap akhir dalam pembuatan mesin pemotong adalah pengujian dan penyetelan. Mesin diuji untuk memastikan hasil potongan sesuai ukuran, kecepatan pemotongan stabil, serta sistem pengaman berfungsi dengan baik. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, dilakukan penyetelan ulang hingga mesin siap digunakan dalam proses produksi.

    Secara keseluruhan, pembuatan mesin pemotong memerlukan perencanaan yang matang, pemilihan material yang tepat, serta proses perakitan dan pengujian yang teliti. Dengan kualitas pembuatan yang baik, mesin pemotong dapat menjadi alat yang efektif untuk menunjang efisiensi dan ketepatan kerja di berbagai bidang industri.


    Pembelian-Mesin-Bubut.webp

    December 16, 2025 magang rplbengel seal

    Mesin bubut skala industri merupakan salah satu mesin perkakas utama yang digunakan dalam proses manufaktur untuk membentuk dan mengerjakan benda kerja berbentuk silinder atau berputar. Mesin ini berperan penting dalam menghasilkan komponen mesin dengan tingkat ketelitian tinggi, sehingga banyak digunakan di berbagai sektor industri manufaktur dan permesinan.

    Proses pembuatan mesin bubut skala industri diawali dengan tahap perencanaan dan perancangan. Pada tahap ini dilakukan penentuan spesifikasi mesin, seperti kapasitas ukuran benda kerja, kecepatan putar spindle, daya motor penggerak, serta tingkat presisi yang diinginkan. Perancangan dilakukan menggunakan gambar teknik dan perangkat lunak desain agar setiap bagian mesin dapat bekerja secara optimal dan terintegrasi dengan baik.

    Tahap selanjutnya adalah pemilihan material dan komponen utama. Bagian rangka atau bed mesin umumnya terbuat dari besi cor atau baja berkualitas tinggi karena memiliki kekuatan dan stabilitas yang baik terhadap getaran. Komponen penting lainnya meliputi spindle, chuck, eretan, poros transmisi, sistem roda gigi, serta motor listrik sebagai penggerak utama mesin.

    Setelah material dan komponen tersedia, dilakukan proses pembuatan bagian-bagian mesin. Rangka mesin dibuat melalui proses pengecoran atau fabrikasi, kemudian dilanjutkan dengan proses pemesinan seperti bubut, frais, dan gerinda untuk mencapai tingkat presisi yang tinggi. Proses ini sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap akurasi dan kualitas hasil pembubutan.

    Tahap perakitan dilakukan setelah seluruh komponen selesai diproduksi. Pada tahap ini, setiap bagian mesin dirakit sesuai dengan gambar teknik, mulai dari pemasangan rangka, spindle, sistem transmisi, hingga instalasi sistem kelistrikan dan panel kontrol. Perakitan harus dilakukan secara teliti agar mesin dapat beroperasi dengan stabil dan aman.

    Tahap akhir dalam pembuatan mesin bubut skala industri adalah pengujian dan kalibrasi. Mesin diuji untuk memastikan kestabilan putaran, ketepatan gerakan eretan, serta tingkat presisi hasil pembubutan. Jika ditemukan penyimpangan, dilakukan penyetelan ulang hingga mesin memenuhi standar yang ditetapkan.

    Secara keseluruhan, pembuatan mesin bubut skala industri membutuhkan perencanaan yang matang, proses manufaktur yang presisi, serta pengujian yang menyeluruh. Dengan kualitas pembuatan yang baik, mesin bubut mampu mendukung proses produksi secara efisien dan menghasilkan komponen dengan tingkat akurasi tinggi.


    images-1.jpeg

    December 16, 2025 magang rplbengel seal

    Mesin press hidrolik merupakan peralatan industri yang bekerja dengan memanfaatkan tekanan fluida untuk menghasilkan gaya tekan yang besar. Mesin ini banyak digunakan dalam proses pembentukan, penekanan, pencetakan, dan perakitan komponen logam maupun non-logam di berbagai bidang industri.

    Tahap awal pembuatan mesin press hidrolik dimulai dengan proses perencanaan dan perancangan. Pada tahap ini ditentukan kapasitas tekanan mesin, ukuran rangka, jenis silinder hidrolik, serta sistem pengendalian yang akan digunakan. Perancangan dilakukan menggunakan gambar teknik agar setiap komponen dapat bekerja secara aman dan efisien sesuai kebutuhan produksi.

    Setelah desain selesai, dilakukan pemilihan material dan komponen utama. Rangka mesin umumnya menggunakan baja tebal karena harus mampu menahan beban dan tekanan tinggi. Komponen utama yang digunakan meliputi silinder hidrolik, pompa, katup pengatur tekanan, selang hidrolik, serta motor penggerak yang berfungsi mengoperasikan sistem hidrolik.

    Tahap berikutnya adalah proses pembuatan dan perakitan mesin. Rangka mesin dibuat melalui proses pemotongan, pengeboran, dan pengelasan dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Setelah rangka selesai, dilakukan pemasangan sistem hidrolik, termasuk silinder, pompa, dan jalur fluida. Selain itu, sistem kelistrikan dan panel kontrol juga dipasang untuk mengatur pengoperasian mesin.

    Tahap akhir dalam pembuatan mesin press hidrolik adalah pengujian dan penyempurnaan. Mesin diuji untuk memastikan tekanan yang dihasilkan sesuai dengan spesifikasi, sistem hidrolik tidak mengalami kebocoran, serta pengoperasian mesin berjalan dengan aman. Apabila ditemukan kekurangan, dilakukan penyesuaian hingga mesin siap digunakan.

    Secara keseluruhan, pembuatan mesin press hidrolik memerlukan perencanaan yang matang, pemilihan material yang tepat, serta pengujian yang menyeluruh. Dengan proses pembuatan yang baik, mesin press hidrolik dapat menjadi solusi yang andal untuk menunjang kebutuhan produksi di berbagai sektor industri.


    automatic-cup-filling-sealing-GD-SERIES-4-LINE.jpg

    December 16, 2025 magang rplbengel seal

    Mesin pengisi cairan atau filling machine merupakan peralatan industri yang berfungsi untuk mengisi produk cair ke dalam wadah seperti botol, gelas, atau kemasan lainnya secara otomatis maupun semi otomatis. Mesin ini banyak digunakan pada industri makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, serta produk kimia karena mampu meningkatkan kecepatan produksi dan menjaga konsistensi volume pengisian.

    Proses pembuatan mesin pengisi cairan diawali dengan tahap perencanaan dan perancangan. Pada tahap ini dilakukan penentuan spesifikasi mesin, seperti jenis cairan yang akan diisi, kapasitas produksi, tingkat akurasi pengisian, serta ukuran dan jenis kemasan. Berdasarkan kebutuhan tersebut, dibuat desain mesin menggunakan gambar teknik agar setiap komponen dapat bekerja secara optimal dan saling terintegrasi.

    Tahap selanjutnya adalah pemilihan material dan komponen. Umumnya, rangka mesin dibuat dari stainless steel karena memiliki ketahanan terhadap korosi dan memenuhi standar kebersihan industri. Komponen utama yang digunakan meliputi tangki penampung cairan, pompa, nozzle pengisi, sensor, serta sistem pneumatik atau elektrik yang berfungsi mengatur proses pengisian.

    Setelah material dan komponen tersedia, dilakukan proses pembuatan dan perakitan mesin. Rangka mesin dibuat melalui proses pemotongan dan pengelasan sesuai desain. Komponen pengisi dipasang dengan tingkat presisi yang tinggi agar tidak terjadi kebocoran dan volume pengisian tetap stabil. Pada tahap ini juga dilakukan pemasangan sistem kontrol, baik berupa panel manual maupun sistem otomatis berbasis sensor.

    Tahap akhir dalam pembuatan mesin pengisi cairan adalah pengujian dan penyempurnaan. Mesin diuji untuk memastikan akurasi volume pengisian, kecepatan kerja, serta kestabilan operasional. Jika ditemukan ketidaksesuaian, dilakukan penyesuaian hingga mesin dapat berfungsi sesuai standar yang ditetapkan.

    Secara keseluruhan, pembuatan mesin pengisi cairan memerlukan perencanaan yang matang, ketelitian dalam proses manufaktur, serta pengujian yang menyeluruh. Dengan kualitas pembuatan yang baik, mesin pengisi cairan dapat mendukung efisiensi produksi dan menjaga mutu produk dalam berbagai sektor industri.


    images.jpeg

    December 16, 2025 magang rplbengel seal

    Mesin conveyor industri merupakan salah satu peralatan penting dalam dunia manufaktur yang berfungsi untuk memindahkan material atau produk dari satu titik ke titik lainnya secara efisien. Penggunaan mesin ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja, mengurangi beban tenaga manusia, serta mempercepat proses produksi di pabrik.

    Proses pembuatan mesin conveyor industri diawali dengan tahap perencanaan dan perancangan. Pada tahap ini dilakukan analisis kebutuhan, seperti jenis material yang akan dipindahkan, kapasitas beban, panjang lintasan, dan kecepatan conveyor. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dibuatlah gambar teknik menggunakan perangkat lunak desain untuk memastikan dimensi dan sistem kerja conveyor sesuai dengan kebutuhan industri.

    Tahap berikutnya adalah pemilihan bahan dan komponen. Material rangka conveyor umumnya menggunakan baja atau stainless steel karena memiliki kekuatan dan daya tahan yang baik. Selain itu, dipilih pula komponen pendukung seperti roller, belt conveyor, bearing, motor listrik, dan gearbox yang disesuaikan dengan kapasitas kerja mesin.

    Setelah bahan dan komponen siap, dilakukan proses pembuatan bagian-bagian mesin. Rangka conveyor dibuat melalui proses pemotongan, pengeboran, dan pengelasan sesuai gambar teknik. Komponen seperti poros dan roller diproduksi menggunakan mesin bubut agar memiliki tingkat presisi yang tinggi. Proses ini sangat menentukan kualitas dan keandalan mesin conveyor.

    Selanjutnya, seluruh komponen yang telah dibuat dirakit menjadi satu kesatuan mesin. Proses perakitan meliputi pemasangan rangka, roller, belt conveyor, motor penggerak, serta sistem transmisi. Pada tahap ini juga dilakukan pemasangan sistem kelistrikan sebagai pengendali operasi mesin.

    Tahap akhir dalam pembuatan mesin conveyor industri adalah pengujian dan penyempurnaan. Mesin diuji untuk memastikan belt berjalan dengan stabil, kecepatan sesuai spesifikasi, dan mampu membawa beban yang telah ditentukan. Apabila ditemukan kekurangan, dilakukan penyesuaian hingga mesin berfungsi dengan optimal.

    Secara keseluruhan, pembuatan mesin conveyor industri membutuhkan perencanaan yang matang, ketelitian dalam proses manufaktur, serta pengujian yang menyeluruh. Dengan proses yang tepat, mesin conveyor dapat menjadi solusi efektif untuk menunjang kelancaran dan efisiensi sistem produksi di berbagai sektor industri.


    images-7.jpeg

    October 13, 2025 magang rplbengel seal

    Mesin las atau welding machine adalah alat yang digunakan untuk menyambungkan dua material, biasanya logam, dengan cara melelehkan bagian tertentu lalu menggabungkannya. Dalam prosesnya, panas yang dihasilkan bisa berasal dari listrik, gas, atau kombinasi keduanya. Mesin las menjadi perangkat utama di bengkel otomotif, konstruksi, hingga industri manufaktur.

    Cara Kerja Mesin Las

    Prinsip dasar mesin las adalah menghasilkan panas dengan intensitas tinggi yang diarahkan pada permukaan logam. Panas tersebut melelehkan material sehingga dapat digabungkan dengan material lain. Setelah dingin, sambungan menjadi kuat dan menyatu.

    Jenis-Jenis Mesin Las

    Beberapa tipe mesin las yang umum digunakan, antara lain:

    • Las SMAW (Shielded Metal Arc Welding) → Menggunakan elektroda yang habis terpakai, umum di bengkel otomotif.

    • Las MIG (Metal Inert Gas) → Menggunakan kawat elektroda dan gas pelindung, cocok untuk pengerjaan cepat.

    • Las TIG (Tungsten Inert Gas) → Memberikan hasil sambungan rapi dengan tingkat presisi tinggi.

    • Las Oksi-Asetilen → Menggunakan campuran gas oksigen dan asetilen, sering dipakai untuk pemotongan maupun penyambungan.

    Kelebihan Mesin Las

    • Bisa menyambungkan berbagai jenis logam dengan kuat

    • Efisien dan hemat waktu dibanding metode tradisional

    • Mampu menghasilkan sambungan permanen yang tahan lama

    Aplikasi Mesin Las di Lapangan

    Mesin las sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang, seperti:

    • Bengkel kendaraan → untuk memperbaiki rangka, knalpot, atau dudukan mesin

    • Konstruksi baja → pembuatan jembatan, bangunan, dan rangka besi

    • Industri manufaktur → pembuatan komponen mesin, pipa, hingga peralatan rumah tangga


    Dengan peran vitalnya, mesin las menjadi tulang punggung dalam pekerjaan perbaikan dan produksi berbahan logam. Ketersediaan berbagai jenis mesin memungkinkan setiap bengkel maupun industri memilih teknologi pengelasan sesuai kebutuhan mereka.


    images-6.jpeg

    October 13, 2025 magang rplbengel seal

    Dalam dunia perbengkelan mobil, mesin balancing dan spooring merupakan peralatan vital untuk menjaga kestabilan kendaraan saat melaju. Kedua alat ini berfungsi untuk memastikan roda dan sistem kemudi berada pada posisi yang tepat, sehingga mobil terasa nyaman, aman, dan tidak mudah aus komponennya.

    Apa Itu Balancing?

    Balancing adalah proses menyeimbangkan putaran roda agar tidak terjadi getaran saat mobil berjalan. Pada tahap ini, teknisi akan memeriksa distribusi berat pada roda, lalu menambahkan timah pemberat pada bagian tertentu hingga putarannya kembali stabil.

    Manfaat Balancing:

    • Mengurangi getaran pada setir

    • Membuat ban lebih awet

    • Menjaga kenyamanan saat berkendara

    Apa Itu Spooring?

    Spooring atau wheel alignment adalah proses penyetelan sudut roda agar sejajar satu sama lain dan lurus sesuai dengan posisi pabrik. Jika sudut roda tidak tepat, mobil bisa terasa menarik ke kiri atau kanan saat berjalan.

    Manfaat Spooring:

    • Menjaga arah kemudi tetap lurus

    • Mengurangi keausan tidak merata pada ban

    • Meningkatkan kontrol dan keamanan berkendara

    Jenis Mesin Balancing dan Spooring

    • Digital Wheel Balancer → Menggunakan sistem komputer untuk mendeteksi ketidakseimbangan roda dengan akurasi tinggi.

    • Automatic 3D/CCD Spooring Machine → Memakai sensor kamera untuk membaca posisi roda secara real-time.

    • Manual Alignment Tools → Digunakan pada bengkel kecil untuk penyetelan sederhana.

    Pentingnya Mesin Ini di Bengkel Mobil

    Bengkel profesional umumnya menjadikan balancing dan spooring sebagai layanan wajib setelah penggantian ban, perbaikan suspensi, atau servis berkala. Tanpa alat ini, mobil bisa terasa tidak stabil, boros ban, bahkan membahayakan pengemudi.

    Dengan bantuan mesin balancing dan spooring, performa kendaraan dapat kembali maksimal. Alat ini bukan hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga menjaga keselamatan dan efisiensi kendaraan dalam jangka panjang.


    Chester-Chieftain-Lathe-machine.jpg

    October 13, 2025 magang rplbengel seal

    Mesin bubut atau lathe machine merupakan salah satu mesin perkakas paling penting dalam industri permesinan. Alat ini digunakan untuk membentuk benda kerja dengan cara memutar material lalu memotongnya menggunakan pahat khusus. Dengan proses ini, berbagai bentuk seperti silinder, ulir, ataupun tirus bisa dihasilkan dengan akurasi tinggi.

    Cara Kerja Mesin Bubut

    Prinsip kerjanya cukup sederhana: benda kerja dijepit pada chuck lalu diputar dengan kecepatan tertentu. Sementara itu, pahat potong digerakkan secara perlahan menyentuh permukaan material, sehingga bagian yang tidak diperlukan terkelupas hingga membentuk bentuk yang diinginkan.

    Jenis Operasi pada Mesin Bubut

    Beberapa pengerjaan yang dapat dilakukan dengan mesin bubut antara lain:

    • Facing → Meratakan ujung benda kerja

    • Turning → Membentuk diameter luar

    • Drilling dan Boring → Membuat dan memperbesar lubang

    • Threading → Membuat ulir pada baut atau poros

    • Knurling → Membuat pola cekung untuk pegangan

    Keunggulan Mesin Bubut

    • Mampu menghasilkan bentuk simetris dengan presisi tinggi

    • Cocok untuk berbagai material seperti baja, aluminium, plastik, hingga kayu

    • Bisa digunakan untuk produksi massal maupun pekerjaan custom

    Penggunaan di Industri

    Mesin bubut banyak dipakai di:

    • Bengkel otomotif untuk pembuatan as roda, rumah bearing, atau poros mesin

    • Industri manufaktur dalam produksi komponen silinder dan roda gigi

    • Bengkel rekayasa (engineering) untuk pembuatan prototipe atau suku cadang

    Dengan kemampuannya yang fleksibel dan presisi tinggi, mesin bubut menjadi tulang punggung dalam proses fabrikasi logam modern. Baik untuk produksi besar maupun pengerjaan satuan, alat ini tetap menjadi pilihan utama para teknisi dan operator mesin.


    image.png

    October 13, 2025 magang rplbengel seal

    Hydraulic press atau dongkrak hidrolik adalah alat mekanis yang memanfaatkan tekanan fluida untuk menghasilkan gaya tekan yang sangat besar. Perangkat ini banyak digunakan di bengkel otomotif, pabrik permesinan, serta industri manufaktur untuk berbagai keperluan seperti menekan, membentuk, maupun melepas komponen.

    Prinsip Kerja Dongkrak Hidrolik

    Alat ini bekerja berdasarkan Hukum Pascal, yaitu tekanan yang diberikan pada fluida dalam ruang tertutup akan diteruskan secara merata ke seluruh arah. Dengan menggunakan cairan khusus (biasanya oli hidrolik), tekanan kecil pada piston utama dapat menghasilkan gaya tekan yang jauh lebih besar pada piston keluaran.

    Jenis-Jenis Hydraulic Press

    Beberapa tipe hydraulic press yang sering digunakan antara lain:

    • Bottle Jack (Dongkrak Botol) → Umum digunakan pada mobil untuk mengangkat kendaraan saat mengganti ban.

    • Floor Jack (Dongkrak Buaya) → Memiliki roda dan lengan panjang, cocok untuk bengkel profesional.

    • Workshop Hydraulic Press → Berbentuk rangka besar dengan tuas tekan, digunakan untuk memasang atau melepas bearing, bushing, dan komponen lainnya.

    Fungsi dan Penggunaan di Lapangan

    Hydraulic press memiliki banyak manfaat, seperti:

    • Melepas dan memasang bearing atau poros

    • Membentuk plat logam atau menekuk material

    • Menekan dan meratakan komponen dengan presisi

    • Mengangkat kendaraan atau mesin berat

    Kelebihan Hydraulic Press

    • Mampu menghasilkan gaya tekan sangat besar

    • Lebih ringan digunakan karena sistemnya otomatis atau semi otomatis

    Aman dan stabil saat digunakan


    Drilling-Machines1.webp

    October 13, 2025 magang rplbengel seal

    Mesin bor atau drilling machine adalah perangkat mekanis yang digunakan untuk membuat lubang pada berbagai jenis material seperti logam, kayu, plastik, maupun beton. Alat ini menjadi salah satu mesin paling umum ditemukan di bengkel teknik, konstruksi, dan industri manufaktur.

    Prinsip Kerja Mesin Bor

    Mesin bor bekerja dengan memutar mata bor (drill bit) pada kecepatan tertentu, kemudian ditekan ke permukaan benda kerja. Putaran tersebut akan mengikis material secara bertahap hingga terbentuk lubang sesuai ukuran yang dibutuhkan.

    Jenis-Jenis Mesin Bor

    Beberapa jenis mesin bor yang sering dipakai antara lain:

    • Bor Tangan (Portable Drill) → Ringan dan mudah dibawa untuk keperluan instalasi atau perbaikan ringan.

    • Bor Duduk (Bench Drill) → Digunakan untuk pekerjaan presisi dengan posisi tetap di meja.

    • Bor Tegak (Pillar Drill) → Memiliki kapasitas lebih besar dibanding bor duduk, cocok untuk material tebal.

    • Bor Radial (Radial Drilling Machine) → Memiliki lengan yang bisa digeser, memungkinkan pengeboran pada benda kerja berukuran besar.

    Kelebihan Mesin Bor

    • Mampu membuat lubang dengan cepat dan presisi

    • Bisa digunakan untuk berbagai ukuran mata bor

    • Fleksibel untuk berbagai material dan kebutuhan

    Penggunaan Mesin Bor dalam Industri

    Mesin bor banyak dimanfaatkan dalam:

    • Pembuatan rangka besi atau konstruksi baja

    • Pemasangan baut dan mur pada komponen mesin

    • Pembuatan lubang ulir (tapping)

    • Perakitan peralatan elektronik maupun otomotif

    Copyright by BENGKELSEAL 2022. All rights reserved.

    WeCreativez WhatsApp Support
    Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!