Mungkin tampak seperti cara yang mudah untuk menghemat waktu dan biaya dengan menunda servis kendaraan Anda, terutama saat Anda bekerja sehari-hari, tetapi kebiasaan ini dapat berdampak negatif pada kondisi kendaraan Anda. Komponen penting kendaraan Anda dapat mengalami kerusakan yang tidak terlihat, menurunkan performa kendaraan, meningkatkan risiko kecelakaan, dan bahkan memerlukan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal di kemudian hari. Untuk alasan apa kita harus segera menghindari menunda servis kendaraan dan dampak negatifnya? Mari kita masuk ke dalamnya.
Efek buruk menunda servis
-
Kerusakan komponen
Ketika perawatan kendaraan ditunda, komponen mesin dan sistem kendaraan secara bertahap rusak dan rusak. Ada sejumlah penyebab, termasuk:
- Gesekan yang terus-menerus: Komponen bergeser, menyebabkan panas. Oleh karena itu, pelumas seperti oli membantu mengurangi gesekan ini. Jika oli tidak diganti secara teratur, gesekan akan meningkat, menyebabkan komponen aus dengan cepat.
- Kotoran dan endapan: Jika kotoran dan endapan tidak dibersihkan selama perawatan, mereka akan menumpuk dan menyumbat saluran oli, filter, dan komponen lainnya. Ini dapat mengganggu kinerja komponen dan menyebabkan kerusakan.
- Korosi: Komponen logam dapat menjadi korosi jika terkena air, garam, atau bahan kimia lainnya. Korosi ini dapat menyebar dan merusak komponen secara permanen jika tidak diatasi segera.
Contoh kerusakan komponen yang sering terjadi:
- Piston dan ring piston aus: menyebabkan kompresi dan kebocoran oli.
- Bantalan poros engkol rusak: Ini menyebabkan getaran dan suara mesin.
- Retak kepala silinder menyebabkan cairan pendingin dan kompresi keluar.
- Sensor yang rusak dapat menyebabkan lampu indikator atau kinerja mesin yang buruk.
-
Penurunan performa
Ketika servis kendaraan ditunda, performa kendaraan secara bertahap akan menurun. Ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti kerusakan komponen, penumpukan kotoran, dan penurunan efisiensi system. Tanda-tanda penurunan performa:
- Tenaga mesin berkurang: Saat mobil merubah keceptan, terasa lebih berat.
- Konsumsi bahan bakar meningkat: Jumlah bahan bakar yang dikonsumsi mobil terus meningkat.
- Mesin terasa kasar: Suara atau getaran mesin terdengar.
- Asap hitam atau putih dari knalpot: Menunjukkan masalah dengan sistem pendingin atau pembakaran.
- Mobil sulit dihidupkan: Baterai yang lemah atau masalah sistem pengapian dapat menyebabkan masalah saat menghidupkan mesin.
-
Masalah keamanan
Komponen kendaraan yang aus atau rusak dapat menyebabkan berbagai masalah keamanan yang serius, jadi mengabaikan servis kendaraan secara teratur sama saja dengan mengabaikan keselamatan Anda dan orang-orang di sekitar Anda. Beberapa di antaranya adalah:
- Minyak rem kotor: Minyak rem yang kotor atau berkurang mengurangi tekanan hidrolik di sistem rem, menyebabkan kinerja rem yang buruk.
- Caliper yang rusak: Dapat menyebabkan rem blong atau menarik sebelah.
- Ball joint aus: Ball joint aus akan membuat roda tidak stabil dan mudah bergoyang.
- Lampu-lampu tidak berfungsi: Jika lampu tidak berfungsi atau redup, Anda akan lebih sulit melihat pengemudi, terutama di malam hari atau dalam cuaca buruk.
- Ban gundul: Ban gundul mengurangi daya cengkram permukaan jalan, terutama pada jalan basah atau licin.
-
Pencemaran lingkungan
Ketika servis kendaraan ditunda, emisi gas yang dibuang meningkat dan membahayakan kualitas udara. Berikut ini adalah penyebab perubahan emisi:
- Mesin tidak efisien: Mesin yang tidak diservis secara berkala akan bekerja lebih keras dan membakar lebih banyak bahan bakar, sehingga menghasilkan emisi yang lebih tinggi.
- Sistem pembuangan rusak: Komponen sistem pembuangan yang rusak, seperti catalytic converter, tidak dapat bekerja dengan baik untuk mengurangi emisi gas buang.
- Tidak seimbangnya campuran bahan bakar dan udara: Dalam kasus ini, pembakaran tidak akan sempurna dan menghasilkan lebih banyak emisi.
Berikut ini, dampak dari adanya pencemaran lingkungan:
- Perubahan Iklim: Pemanasan global dan perubahan iklim disebabkan oleh emisi gas rumah kaca, seperti karbon dioksida.
- Pencemaran udara: Peningkatan konsentrasi polutan udara dapat menyebabkan penyakit pernapasan, asma, dan kanker paru-paru, antara lain.
- Hujan asam: Hujan asam disebabkan oleh nitrogen oksida dan sulfur dioksida yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor, yang dapat merusak ekosistem hutan dan perairan.
- Smog: Kabut asap, juga dikenal sebagai smog, dapat muncul karena konsentrasi ozon troposfer yang meningkat, yang mengurangi visibilitas dan mengganggu kesehatan.
-
Biaya perbaikan yang lebih mahal
Kerusakan kecil yang dibiarkan dapat berkembang menjadi kerusakan yang lebih parah dan membutuhkan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal. Selain itu, Anda akan kehilangan waktu dan tenaga yang diperlukan untuk membawa kendaraan Anda ke bengkel.
Tips agar tidak menunda servis
- Catat jadwal servis: Buat pengingat atau catatan untuk jadwal servis kendaraan Anda di kalender.
- Perhatikan indikator peringatan: Jika ada indikator peringatan yang menyala, bawa kendaraan Anda segera ke bengkel.
- Jangan menunda jika ada kerusakan: perbaiki kerusakan kendaraan Anda segera.
- Pilih bengkel yang terpercaya: Pilih bengkel yang memiliki reputasi baik dan menggunakan suku cadang original.











