MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033
  • Merawat Mesin Pabrik: Cara Menghindari Downtime dan Kerusakan

    February 19, 2025by magang rplbengel seal

    Merawat Mesin Pabrik: Cara Menghindari Downtime dan Kerusakan

    February 19, 2025 by magang rpl
    Desain-tanpa-judul-72.png

    Solusi Mengurangi Downtime dalam Produksi Industri Manufaktur

    Dalam industri manufaktur, proses produksi kadang-kadang harus terhenti secara tiba-tiba untuk perawatan karena kerusakan hardware atau software, kesalahan pengoperasian mesin, dan berbagai situasi tidak terduga lainnya. Istilah “downtime” mengacu pada penghentian operasional industri oleh perusahaan manufaktur.

    Sebaliknya, pengecekan mesin, penyediaan pelumas, pemeriksaan sambungan pipa, dan tindakan pencegahan lainnya menyebabkan penundaan juga dilakukan secara sengaja.

    Semenit, bahkan sedetik, menjadi waktu yang berharga dalam proses manufaktur. Downtime dapat menyebabkan perusahaan kehilangan ratusan bahkan milyaran rupiah.

    Namun, sebagai perusahaan manufaktur, Anda memang harus mengatur waktu istirahat untuk mesin beristirahat. Bagaimana dengan penundaan yang terjadi dengan cepat? Ada cara untuk mempercepat downtime? Baca diskusi berikut.

    Audit Risiko Produksi Industri Manufaktur

    Industri manufaktur dapat menggunakan audit risiko sebagai metode tercepat dan paling efektif untuk menangani downtime mesin yang muncul secara tiba-tiba. Anda dapat meninjau setiap alat atau mesin yang digunakan dalam proses produksi. Perusahaan Anda mungkin telah menggunakan mesin tersebut selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun.

    Penggunaan mesin yang sudah lama ini juga menyulitkan perbaikan karena perusahaan yang memproduksinya tidak lagi memproduksi suku cadang. Pada akhirnya, penggunaan yang dipaksakan ini akan menyebabkan kemacetan, kerusakan, dan bahkan penurunan kualitas produk. Jika terjadi kecelakaan, lebih fatal lagi.

    Perawatan rutin cukup untuk mesin yang sudah bertahun-tahun. Ada pepatah yang mengatakan, siapkan payung sebelum hujan. Jadi, jaga mesin Anda dan jangan takut kehilangan sedikit waktu. Ini lebih baik daripada mesin Anda tiba-tiba macet dan Anda tidak tahu berapa banyak kerugian yang bisa Anda tanggung.

    Selain itu, Anda dapat memasang alat untuk mendeteksi kerusakan. Tidak ada lagi keraguan untuk membeli alat ini karena ukurannya yang sedang dan harganya yang terjangkau. Dengan menggunakan alat sensor kerusakan mesin, Anda dapat menemukan tanda-tanda kerusakan mesin seperti suara yang lebih berisik, panas yang lebih cepat, dan getaran yang besar.

    • Perhitungan Kerugian Downtime Produksi Industri Manufaktur

    Selain itu, perusahaan harus menghitung berapa banyak kerugian yang akan terjadi jika terjadi penundaan mesin. Seperti yang disebutkan sebelumnya, penundaan sepuluh menit saja dapat merugikan perusahaan manufaktur dalam jumlah besar.

    • Pengembangan dan Pelatihan Karyawan

    Pelatihan karyawan manufaktur adalah metode ketiga untuk mengurangi downtime perusahaan, karena kesalahan dalam pengoperasian mesin juga dapat menyebabkan downtime.

    Anda harus tahu bagaimana onboarding dan pelatihan karyawan yang tepat untuk perusahaan industri manufaktur karena karyawan yang mengoperasikan mesin tersebut tahu kapan mesin rusak, kapan harus diperbaiki, atau bahkan kapan harus dilakukan perawatan.

    • Evaluasi Kinerja Karyawan

    Ini adalah tindakan umum yang umum untuk menilai kinerja karyawan Anda dalam industri manufaktur. Evaluasi ini dapat didasarkan pada tujuan perusahaan, seperti apa yang menjadi area keberhasilan produksi dan apa yang perlu ditingkatkan.
    Gunakan data yang berkaitan dengan hasil produksi perusahaan, dan jelaskan dari mana Anda mendapatkan data tersebut.
    Agar mereka merasa dihargai dan dibutuhkan oleh perusahaan, manajer atau atasan perusahaan harus menjelaskan kembali alasan downtime produksi.
    Karena komunikasi dan keterbukaan informasi antara bisnis dan karyawan sangat penting untuk mencegah downtime mendadak dalam proses produksi dalam industri manufaktur.

    • Reward and Punishment

    Perusahaan manufaktur biasanya memberikan reward kepada karyawannya jika mereka tetap mencapai target produksi atau melampaui target perusahaan meskipun ada penundaan. Reward dapat diberikan kepada tim atau divisi tertentu, atau bahkan kepada seluruh karyawan.
    Tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak dan terlalu besar. Misalnya, Anda dapat mengadakan acara, memberikan sertifikat karyawan terbaik setiap bulan, atau memberi mereka makan buah gratis.
    Namun, perusahaan juga dapat memberikan hukuman atau hukuman atas keterlambatan produksi dan kelalaian karyawan.
    Misalnya, perusahaan Chevron memberikan sanksi kepada karyawan yang melanggar aturan, seperti duduk selama jam kerja meskipun mereka seharusnya memperhatikan mesin yang bekerja.

    Copyright by BENGKELSEAL 2022. All rights reserved.

    WeCreativez WhatsApp Support
    Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!