MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

Latest news

Classic list

Globally incubate standards compliant channels before scalable benefits. Quickly disseminate superior deliverables whereas web-enabled applications.
malte-helmhold-PSRttYVouDo-unsplash-1200x800.jpg

January 12, 2022 adminGalleryImage

Akhir akhir ini popularitas mobil listrik mulai banyak dikenal di Indonesia. Hal tersebut juga memancing mereka yang berniat untuk membeli mobil akhirnya memiliki pertimbangan untuk memilih Mobil listrik.

Melihat beberapa keuntungan yang didapat dengan menggunakan mobil listrik.

Sebelum membeli mobil listrik terdapat beberapa hal yang harus anda pertimbangkan dahulu, berikut adalah hal yang harus anda pertimbangkan:

1. Jangkauan jarak

Keterbatasan utama mobil listrik adalah jangkauan jarak yang bisa ditempuh. Pasalnya, mengisi daya mobil listrik tak semudah mengisi bahan bakar mobil biasa. Sebelum menetapkan pilihan, cari tahu apakah jangkauan mobil sesuai kebutuhan.

2. Infrastuktur lokal

Periksa infrastruktur pengisian daya kendaraan di daerah masing-masing sebelum membeli mobil listrik. Hal ini penting jika pemilik mobil listrik kehabisan baterai saat jauh dari rumah. Garasi di rumah pun sebaiknya bisa dimanfaatkan mengisi daya.

3. Biaya kepemilikan

Bukan hanya biaya membeli mobil listrik, ada pula biaya kepemilikan yang harus dikeluarkan. Misalnya, kenaikan tagihan listrik, pengaturan pengisian outlet pengisi daya, juga biaya transportasi lain saat mobil listrik sedang tak bisa dipakai.

4. Insentif yang tersedia

Sejumlah negara memberlakukan insentif pembelian mobil listrik, seperti harga lebih murah untuk konsumen atau keuntungan lain.

5. Cek garansi

Sudah satu dekade mobil listrik berkompetisi di pasar, tetapi teknologinya masih terus tumbuh. Untuk memberikan jaminan bagi pengemudi, produsen cukup murah hati dengan garansi. Cek jangka waktu garansi dan baterai tiap mobil yang dipertimbangkan.


3d-electric-car-charging-1200x733.jpg

Saat Kita memiliki kendaraan, tentu saja Kita ingin agar kendaraan tersebut selalu dalam kondisi prima.Perawatan mobil pada umumnya bisa kalian baca di sini

Kali ini Kita akan membahas tentang perawatan Mobil Listrik. Berikut beberapa cara perawatan mobil listrik:

1. Rutin Cek Radiator

Salah satu kesamaan mobil listrik dengan mobil bermesin pembakaran internal adalah sama-sama memiliki radiator. Fungsinya juga sama saja sebagai komponen pendingin.

2. Menggunakan Slow Charging

Mobil listrik umumnya memiliki mode pengisian daya yang beragam. Salah satu contohnya adalah pengisi daya slow charging atau fast charging.

Pemilihan mode pengisian daya ini rupanya juga memengaruhi kondisi dan usia baterai yang digunakan.

Mode pengisian daya slow charging menggunakan arus alternating current (AC). Sementara itu untuk fast charging menggunakan arus direct current (DC).

Pengisian daya dengan model slow charging memang akan membutuhkan waktu lebih lama sampai baterai terisi penuh. Tapi ini adalah cara yang lebih aman dan disarankan karena akan membuat baterai lebih awet.

3. Melakukan Servis Rutin

Untuk melakukan perawatan mobil listrik setiap pemilik disarankan mengunjungi bengkel resmi. Salah satu alasannya karena mobil semacam ini masih menjadi barang baru di Indonesia.

Karena itu, akan lebih aman jika perawatannya dilakukan oleh pihak yang benar-benar mengerti.

4. Tetap Dicas Meski Tak Digunakan

Ketika mobil tidak digunakan dalam waktu lama, sebaiknya baterai jangan dibiarkan kosong. Pengisian daya harus tetap harus dilakukan biar baterai selalu mendapat sirkulasi.

Baterai yang dayanya dibiarkan kosong sampai habis atau paling tidak di bawah 10 persen akan mengalami kerusakan lebih cepat.

5. Pahami Buku Panduan

Tips perawatan mobil listrik yang terakhir, pemilik disarankan memahami anjuran-anjuran yang terdapat di dalam buku manual atau panduan pemilik.

Hal ini dikarenakan mobil listrik bisa dibilang barang baru buat mayoritas pengguna. Mungkin saja ada aspek-aspek penting yang belum diketahui bahkan oleh mereka yang sudah cukup akrab dengan kendaraan roda empat.


PicsArt_11-26-10.45.55-1200x800.jpg

November 23, 2021 adminGalleryImageMotor

1. FILTER UDARA
Karena fungsinya menyaring udara yang masuk ke karburator, dalam jangka waktu tertentu perangkat ini bisa kotor tertutup debu. Bila itu sudah terjadi, untuk filter yang model sponge atau kertas bisa langsung dibersihkan.

Namun filter jenis viscos element harus diganti.

Membersihkannya tergantung dari bahan. Bila busa, tinggal celup dalam bensin lalu dikeringkan dengan cara memerasnya. Lakukan beberapa kali sampai dirasa benar-benar bersih.

2. KARBURATOR
Dari tangki, bensin kemudian disalurkan ke karburator. Dari perangkat ini, kemudian uap bensin terisap masuk ke ruang bakar. Dan agar suplai bahan bakar ke ruang bakar tidak tersendat, maka karburator harus dibersihkan secara berkala.

Untuk membersihkannya, Tidak perlu bongkar karburator. membersihkannya bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan cairan pembersih karburator melalui lubang venturi yang menempel pada boks filter udara.

3. RUANG BAKAR
Akibat dari proses pembakaran, biasanya ruang bakar akan ada penumpukan kerak. Terutama pada kubah kepala silinder. Dulu, untuk membersihkannya, harus membongkarnya.

Tapi sekarang dapat dilakukan sendiri oleh setiap pengguna motor. Caranya menyemprotkan cairan engine conditioner ke dalam ruang bakar.

“Melalui lubang busi. Lalu baru pasang lagi busi dan nyalakan mesin. Hasilnya kalau memang ruang bakar dalam kondisi kotor, maka asap hitam akan keluar dari knalpot. Lakukan beberapa kali, sampai asap item hilang,” tutur Asep, mekanik bengkel Padepokan Motor Sport, di Depok.

4. BUSI
Sama dengan ruang bakar, karena proses pembakaran terjadi kerak yang menempel pada kepala busi. Bila ini dibiarkan, maka proses pembakaran terganggu, akibat dari minimnya percikan api dari busi untuk membakar uap bensin.

Agar hal itu tidak terjadi, kepala busi harus dibersihkan dari kerak yang menempel. Caranya bersihkan bagian tersebut (elektrode bagian samping dan tengah) dengan ampelas atau bisa juga dengan sikat kawat.

5. RANTAI
Kendor, kering dan berdebu, membuat kinerja perangkat penghubung gerak roda belakang akan kurang maksimal. Nah untuk membuatnya kembali bekerja dengan maksimal, perlu dipasang ulang dengan jarak main 2,5-3 cm.

Jika rantai kering, bisa dilumasi dengan pelumas. Pastikan oli yang digunakan masih baru. “Cara yang lebih praktis lagi, dengan menyemprotkan chain lube. Selain jadi enggak kering, rantai juga bebas debu,”


PicsArt_11-17-02.09.35-1200x675.jpg

November 17, 2021 adminGalleryImageMotor
Sebelum membaca lebih lanjut, ketahui beberapa kerusakan yang sering terjadi pada Motor ini

1. Montir yang sudah jelas berpengalaman

Tak seperti bengkel umum yang tersebar di pinggir jalan, mereka mungkin mempekerjakan teknisi atau montir yang tidak seluruhnya ahli dalam bidangnya. Sangat berbeda dengan bengkel resmi yang merekrut orang-orang berpengalaman dan memiliki keahlian dalam bidang otomotif. Selain itu, mereka melewati banyak tes sebelum benar-benar bekerja di bengkel resmi. Sehingga hasil pengerjaan bengkel resmi dengan bengkel umum bisa terlihat beda kualitasnya,

2. Suku cadang yang lebih lengkap

Seringkali bengkel umum tidak memiliki spare part tertentu. Alhasil, Anda harus mencarinya di bengkel lain. Nah, jika Anda service motor di bengkel resmi, kemungkinan suku cadang yang kosong nyaris tidak ada.

Karena biasanya bengkel resmi memiliki banyak stok spare part yang dibutuhkan untuk kendaraan. Sehingga, Anda tak perlu pindah-pindah bengkel hanya untuk mencari satu suku cadang tertentu.

3. Sesuai standar pabrikan motor

Bengkel motor umum yang banyak tersebar mungkin tak seluruhnya memahami service motor yang sesuai dengan standar pabrikannya. Hal ini tentu akan berbeda jika Anda menggunakan bengkel resmi sebagai tujuan untuk service motor. Karena dikerjakan oleh orang-orang yang berkompeten, mereka juga sudah dilatih untuk memahami keluhan dari setiap kendaraan serta menguasai standar dari pabrik motornya.Sehingga, kemungkinan terjadinya salah pasang baut atau kabel kelistrikan bisa dihindari. Tak seperti bengkel motor yang ada pada umumnya, mereka bisa saja melakukan kesalahan minor yang dapat mempengaruhi kinerja kendaraannya.

4. Service dilakukan sesuai dengan keluhan kendaraan

Seringkali kita pergi ke bengkel motor untuk service namun kemudian ditawari dengan hal-hal yang sebenarnya tidak diperlukan. Akibatnya, biaya service pun membengkak dan cenderung tidak efisien.

Nah, hal semacam ini tidak akan Anda temui di bengkel resmi. Karena semuanya akan dilakukan sesuai dengan prosedur. Apabila terdapat beberapa suku cadang yang harus diganti, biasanya dikarenakan memang sudah rusak atau tidak layak pakai. Jika suku cadang Anda masih dalam kondisi prima, tentu para teknisi tidak akan menyarankan untuk melakukan pergantian suku cadang.

Itulah tadi beberapa alasan kenapa Anda harus memilih service motor di bengkel resmi. Selain karena lebih jelas dan ditangani oleh orang-orang yang berkompeten dalam bidangnya. Ada banyak juga keunggulan bengkel resmi dilihat dari segi pelayanannya.


PicsArt_11-10-10.52.04-1200x800.jpg

November 10, 2021 adminGalleryImageMobil

Mobil Merupakan kendaraan yang nyaman untuk dikendarai, apalagi di Negara Tropis Seperti Indonesia. Keadaan iklim yang panas membuat Mobil sebagai kendaraan yang dapat Melindungi kita dari teriknya sinar matahari. Akan tetapi, mobil juga sering mengalami kerusakan pada mesinnya, apalagi jika tidak terurus dengan baik.

Berikut adalah beberapa kerusakan yang biasa terjadi pada mobil:

1. Mesin Mobil Sulit Dinyalakan Saat Dingin

Mesin mobil sulit dinyalakan di pagi hari tentu bukan sesuatu yang aneh lagi. Ada tiga hal yang menjadi penyebabnya, yaitu:

  • Saat mesin dalam kondisi dingin, mobil memang sering kali sulit dinyalakan. Hal ini terjadi karena kurangnya aliran listrik atau voltage ke bagian aki. Sehingga mesinnya tidak bekerja secara optimal
  • Kondisi terminal aki yang kendur, kotor, dan berkarat juga menjadi penyebab mengapa mobil sulit dinyalakan. Maka dari itu, bersihkan bagian aki dan terminalnya secara berkala untuk mencegah menumpuknya kotoran
  • Renggangnya jarak antara busi dan sumbu busi yang menyebabkan rendahnya kompresi mesin. Bisa juga karena regulator bahan bakar yang mengalami kerusakan, sehingga tidak ada komponen yang menghubungkan starter mobil ke bagian mesin saat mobil dinyalakan

baca juga: perlukah memanaskan Mobil Setiap hari?

2. Mesin Mobil Sulit Dinyalakan Saat Panas

Penyebab poin nomor dua ini menjadi kebalikan dari poin nomor satu. Mesin mobil tentu akan memanas secara otomatis apabila digunakan terus-menerus, apalagi untuk menempuh perjalanan yang jauh. Tidak adanya jeda pemakaian atau waktu istirahat juga menjadi penyebab mengapa mesinnya panas.

Dampak yang paling parah akibat pemakaian tiada henti, yaitu mesin mobil jadi overheating. Saat mesin mobilnya sudah sangat panas, yang ada mobil malah mogok di tengah jalan. Salah satu komponen di dalam mesin juga ada yang putus. Sehingga penghubung antara starter ke bagian mesin tidak optimal.

3. Mesin Sering Hidup – Mati Tidak Jelas

Pernahkah mesin mobil Anda tiba-tiba mati saat baru saja dinyalakan? Masalah ini seringkali terjadi pada pemilik mobil. Hal ini terjadi karena beberapa komponen mesin mengalami kerusakan. Misalnya, alternator, aki, ataupun kabel terminal aki yang kendur, rusak, ataupun putus.

Selain itu, masalah pengapian yang terjadi pada mesin juga menyebabkan terhambatnya perintah yang dikirimkan dari kunci kontak ke bagian mesin. Percikan api yang keluar dari dalam mesin menandakan kalau terdapat komponen yang tidak beres di bagian mesin mobil.

4. Lampu Indikator Terus Menyala

Lampu indikator biasanya digunakan sebagai penunjuk jalan. Lampu ini biasanya hidup jika diberi perintah saja. Setelah itu, lampu ini akan mati. Apabila lampu indikator mobilmu terus-menerus menyala tanpa adanya perintah, bisa jadi karena ketidakcocokan antara oli dengan spesifikasi tipe mobil milikmu.

Selain itu, hal ini juga terjadi karena ukuran volume oli yang tidak sesuai dengan yang dianjurkan oleh pabrik asal mobil dan teknisi. Maka dari itu, gunakanlah tipe oli asli yang menjadi bawaan dari mobil tersebut. Kalau suatu hari oli aus atau habis, sebaiknya ganti oli tersebut dengan oli yang baru.

5. Tenaga Mesin Melemah

Kerusakan lainnya yang sering terjadi pada mobil yaitu melemahnya mesin. Apabila tenaga mesin mobil tidak seperti biasanya, itu berarti ada kerusakan pada komponen di bagian mesin. Entah itu bagian timing beltnya, filter bahan bakar yang tidak berfungsi, hingga rusaknya regulator tekanan bahan bakar.

Apabila regulator, filter bahan bakar, dan fuel pump mengalami masalah, segera bawa mobil Anda ke bengkel terdekat. Jika Anda tahu bagaimana cara memperbaikinya, bisa diperbaiki sendiri. Akan tetapi, memperbaiki di bengkel lebih lebih dianjurkan. Terutama jika ada bagian yang harus diganti, sehingga pemasangannya lebih tepat dan kencang.


PicsArt_11-08-11.21.54-1200x900.jpg

November 8, 2021 adminGalleryImageMotor

Sudah menjadi hal yang wajar jika Motor yang kita miliki mengalami kerusakan dalam penggunaannya, apalagi jika Kita tidak merawatnya secara rutin.

Lalu apa sajakah kerusakan-kerusakan yang biasanya terjadi? Kalian bisa simak penjelasan di bawah:

1. Aki soak

Aki berfungsi sebagai penyimpan arus pada motor. Aki ini sangat dibutuhkan saat proses starting, arus dari baterai akan disalurkan ke motor starter untuk memutar poros engkol mesin.

Tapi baterai, juga memiliki batas pakai. Ketika mendekati batas pakai kapasitas yang mampu ditampung oleh aki itu berkurang. Sehingga lama kelamaan, aki akan soak.

Aki soak ini terjadi saat aki tidak mampu lagi menyimpan arus listrik dengan jumlah yang besar.

Gejalanya, sistem starter tidak berfungsi dan ketika mesin hidup pada putaran idle sistem elektrikal seperti lampu akan redup.

Setidaknya, aki yang bagus itu mampu bertahan hingga dua tahun masa pemakaian. Bahkan ada beberapa aki yang kurang dari itu, apabila masalah ini muncul Kalian bisa melakukan perbaikan dengan mengganti aki pada aki basah.

Sementara pada aki kering, kita perlu mengganti satu set aki karena aki kering itu tertutup sehingga tidak akan bisa untuk hanya mengganti elemen didalam.

2. Mesin brebet

Mesin brebet adalah kondisi dimana suara mesin tidak stabil seperti kehabisan bensin. Ini terjadi karena adanya missfire pada beberapa siklus mesin yang terjadi.

Masalah ini bisa disebabkan karena hal berikut ;

  • Pilot jet mampet membuat suplai bensin berkurang.
  • Busi kotor menyebabkan api busi tidak maksimal
  • Api busi terlalu kecil bisa juga karena kerusakan didalam busi.

Untuk mengatasinya, pertama kita perlu mengetahui dulu dimana letak masalahnya apa pada sistem bahan bakar atau sistem pengapian. Caranya dengan melihat elektroda busi, kalau warnanya putih pucat maka itu tanda masalah sistem bahan bakar.

Anda perlu membongkar karburator untuk membersihkan seluruh bagiannya termasuk pada pilot jet.

Namun kalau terdeteksi pada sistem pengapian (warna busi normal/coklat kehitaman) maka anda perlu mengganti businya.

3. Tenaga hilang/ngempos

Motor ngempos juga sering dikeluhkan oleh pemilik motor. Masalah ini lebih sering lagi didera ketika motor kita menanjak. Faktor usia menjadi penyebab utama berkurangnya power sepeda motor.

Selain faktor usia ada beberapa faktor lain yang membuat tenaga motor hilang, seperti kondisi filter yang kotor. Ini menyebabkan aliran udara selalu terhambat karena ada banyak debu mengendap pada permukaan filter. Sehingga power yang dihasilkan kurang maksimal.

Selain itu, motor ngempos juga bisa disebabkan karena tekanan kompresi rendah. Kalau ini, disebabkan keausan pada salah satu komponen antara ring piston dan blok silinder.

Solusinya, anda perlu menyervis dan melakukan tune-up pada motor anda. Kalau kondisi filter tidak memungkinkan untuk dibersihkan maka ganyi filter itu.

Namun kalau ada asap putih yang keluar dari knalpot, maka anda harus mengganti ring piston dan memperbaiki blok silinder. Ini memerlukan pembongkaran mesin sehingga prosesnya lebih rumit.

4. Mesin susah hidup

Mesin yang susah dihidupkan bisa disebabkan oleh banyak hal, diantaranya ;

  • Baterai akan mati (soak)
  • Campuran bensin terlalu kurus (lean AFM)
  • Kompresi mesin rendah
  • Fuel pump lemah (motor injeksi)
  • Api busi terlalu kecil
Semua masalah diatas, bisa menyebabkan motor susah dihidupkan khususnya di pagi hari saat suhu mesin masih dingin.

5. Keluar asap putih

Asap yang dimaksud adalah asap putih tipis kebiru-biruan yang sering kita lihat pada motor-motor dua tak. Asap ini berasal dari oli mesin yang ikut terbakar didalam ruang bakar.

Seharusnya, oli mesin memang tidak masuk kedalam ruang bakar. Namun ini bisa terjadi saat ring piston mengalami keausan. Jika ini terjadi, oli dengan mudah masuk kedalam ruang bakar melalui celah ring piston yang semakin membesar.

Untuk mengatasinya anda perlu membongkar seluruh komponen mesin untuk mengganti satu set ring piston.

Untuk mengurangi semua Gejala di atas, kalian bisa baca artikel ini untuk perawatan yang harus diperhatikan pada Motor 

PicsArt_11-01-03.21.54-1200x800.jpg

November 1, 2021 adminGalleryImageoli

Sebuah rutinitas dilakukan pemilik mobil di pagi hari sebelum berangkat ke kantor yaitu memanaskan mesin mobil agar siap dipakai. Sesekali, mobil digas sedikit agar makin cepat panas. Tak disangka, rutinitas seperti ini telah menyita sekitar 5 menit waktu di pagi harinya sesaat sebelum berangkat ke kantor. Bahkan, ketika terburu-buru pun, mobil tetap tidak absen dari kebiasaan manasin mobil.

Fungsi dari memanaskan mesin mobil di pagi hari adalah untuk memberikan waktu pada pelumas untuk bekerja di dalam mesin. Oli atau pelumas memiliki peranan penting pada mesin kendaraan. Selain melumasi komponen agar minim gesekan, pelumas juga bisa membantu mendinginkan mesin dari hasil pembakaran di dalam silinder. Nah, jika kebiasaan manasin mobil tidak dilakukan, komponen di dalam mesin bisa rusak karena pelumas belum bekerja dengan sempurna.

Tapi di sisi lain, memanaskan mobil terlalu lama juga dapat menyebabkan pemborosan bahan bakar berlebih. Terdapat beberapa hal yang tidak mengharuskan kita untuk memanaskan mesin mobil. Agar lebih paham, mari simak penjelasan berikut:

Jenis mesin mobil

Sebelum mengetahui perlukah memanaskan mesin mobil di pagi hari, ada hal yang perlu dipahami adalah mengenai jenis mesin yang dipasang pada mobil. Mesin mobil ada dua jenis yaitu mesin non-injeksi yang konvensional dan mesin injeksi yang biasanya ditanam pada mobil-mobil keluaran baru.

Mesin non-injeksi / konvensional

Mesin mobil non-injeksi atau biasa juga disebut sebagai mesin konvensional merupakan mesin yang biasanya ditanam pada mobil lama. Pada mesin mobil non-injeksi, terdapat karburator yang berfungsi untuk mencampur udara dan bahan bakar pada mesin pembakaran dalam.

Faktanya, memanaskan mesin mobil non-injeksi / konvensional hanya perlu waktu lima menit saja. Jika jarum indikator suhu mesin sudah berada di posisi tengah mobil siap untuk digunakan. Memanaskan mesin dalam waktu yang lama juga bisa membuat mesin kendaraan menjadi overheating.

Mesin injeksi

Ternyata, untuk mesin mobil injeksi, memanaskan mesin mobil bukanlah ritual yang wajib dilakukan karena sudah ada Electronic Control Unit atau kerap disebut dengan ECU yang mengatur pembakaran mesin. Penambahan ECU membuat mesin tidak membutuhkan suhu optimal kerja mesin yang biasanya dicapai dengan jalan memanaskan mesin mobil.

Jika masih ingin memanaskan mesin mobil, sebenarnya memanaskan mesin injeksi hanya perlu dilakukan selama 30 detik atau 1 menit saja. Lebih dari itu hanya akan membuang bahan bakar saja.

Jadi untuk kamu yang memiliki mobil dengan mesin injeksi, kamu tidak harus memanaskan mesin mobil terlalu lama. Berbeda dengan mesin konvensional / non-injeksi yang harus terlebih dahulu dipanaskan agar pelumasan sempurna. Namun dibalik semua itu, ada dampak buruk jika kamu memanaskan mobil terlalu lama. Berikut beberapa dampak buruk yang akan terjadi jika memanaskan mesin mobil terlalu lama:

Boros BBM dan pencemaran lingkungan

Memanaskan mesin mobil di pagi hari dalam waktu relatif lama hanya mengakibatkan konsumsi bahan bakar semakin boros. Karena selama mobil tidak berjalan, mesin mobil tetap membutuhkan bahan bakar agar mesin mobil tetap hidup.

Dampak yang berbahaya ternyata juga bisa terjadi bila memanaskan mesin mobil dalam waktu yang lama, terutama pada ruangan tertutup seperti garasi mobil. Gas buang dari knalpot seperti gas karbon monoksida, gas nitrogen oksida, dan juga gas hidrokarbon bisa memenuhi ruangan dan membuat udara menjadi beracun. Jika terus menerus dihirup, tentu saja tidak sehat bagi manusia yang menghirupnya.

Catalytic converter tidak bekerja

Memanaskan mesin mobil terutama pada mobil yang sudah memiliki spesifikasi Euro 2 dan dilengkapi catalytic converter, tidaklah dianjurkan. Jika terlalu panas, komponen yang berfungsi sebagai alat penurun emisi gas buang ini tidak dapat bekerja maksimal.

Bahkan catalytic converter yang terlalu panas dapat memicu kebakaran jika berada di dekat bahan-bahan mudah terbakar. Secara teknis, pemanasan suhu pada catalytic converter yang terjadi ketika kamu memanaskan mesin mobil  memang disengaja. Itu sebabnya komponen ini ditempatkan setelah exhaust manifold agar terkena imbas dari gas buang mesin yang panas. Pada saat panas itulah catalytic converter berfungsi sebagai katalis untuk mereduksi gas buang, seperti hidrokarbon, karbon monoksida, dan nitrogen oksida.

Ketika memanaskan mesin mobil, secara otomatis panas yang dikeluarkan oleh mobil berlebih.Panas tersebut akan menyebabkan kenaikan suhu pada catalytic converter. Suhu catalytic converter tidak diperkenankan melebihi ambang batas yang ditentukan, yakni sekitar 400-500 derajat Celcius.

Dinding silinder kering

Kebiasaan memanaskan mesin mobil terlalu lama atau dalam kondisi idle (tidak jalan), merupakan hal tidak bermanfaat. Karena pembakaran di ruang bakar tidak sempurna, ujungnya membawa dampak buruk pada dinding silinder. Sisa bahan bakar yang tidak terbakar akan menempel di dinding silinder dan menutupi minyak pelumas di dinding silinder. Otomatis dinding silinder akan mengalami kekeringan akibat tidak adanya pelumasan di bagian tersebut.

Busi cepat kotor

Ritual memanaskan mesin mobil terlalu lama mengganggu suhu kerja busi. Busi yang tidak berada di suhu seharusnya bisa kotor sehingga berdampak terjadi peningkatan konsumsi bahan bakar sekitar 5%.

Karat pada pipa knalpot

Ketika kamu memanaskan mesin mobil di pagi hari, akan timbul uap air dari knalpot karena perubahan suhu dari dingin ke panas. Jadi, bila terlalu lama mesin dalam kondisi idle, uap air akan timbul di dalam sistem pembuangan karena mobil tidak berjalan. Jika sistem pembuangan knalpot mobil kamu berkarat, lebih baik diganti karena bisa mengganggu kinerja mobil.

Dampak pada oli mesin

Namun, banyak juga yang memanaskan mesin mobil dengan alasan untuk membuat sirkulasi oli mobil kembali normal. Jika oli yang digunakan pada kendaraan adalah oli sesuai spesifikasi pabrikan mobil, tentu saja hal itu tak perlu dikuatirkan. Pelumas yang ada saat ini sudah lebih baik secara kualitas sehingga meski mesin dalam keadaan mati, pelumas tetap ada yang menempel pada komponen mesin.


a203f6b0-7298-4399-b08d-d3845a66eebc-1200x800.jpg

October 30, 2021 adminGalleryImageoli

Merawat kendaraan baik roda dua ataupun roda empat memang harus secara rutin terutama memperhatikan oli & pelumas. Terlebih perawatan ini menyangkut keselamatan pengendara ketika menggunakannya di jalan raya. Kendaraan yang terawat dengan baik bisa Anda gunakan senyaman mungkin dan tentunya aman dari kerusakan-kerusakan yang akan terjadi. Memilih oli tidak bisa sembarangan karena harus sesuai dengan tipe mesin yang kendaraan Anda miliki.

Tidak hanya para montir bengkel, Tetapi anda sebagai pemilik kendaraan juga harus tahu oli & pelumas seperti apa yang Anda butuhkan untuk membuat kendaraan terawat dari segi mesin. Beberapa hal dalam memilih dua komponen ini bisa Anda gunakan seperti berikut.

  1. Lihat Kekentalan Oli

Hampir semua oli mesin memiliki fungsi yang sama untuk kendaraan. Tetapi pelumas tidak bisa berfungsi maksimal jika kandungannya tidak sesuai dengan mesin yang ada pada kendaaraan Anda. Perbedaan oli bisa Anda lihat dari kekentalan yang cairan miliki. Tingkat kekentalan ini ditunjukkan dengan nomor SAE atau society of Automotive Engineer. Jika oli semakin encer maka memberi dampak baik untuk mesin mobil Anda. Perhatikan tingkat kekentalan atau Viscosity-grade yang oli miliki.

  1. Baca Manual Book Kendaraan

Tips paling mudah dalam memilih oli & pelumas adalah dengan membaca manual book dari kendaraan Anda. Nantinya di dalam buku panduan tersebut, Anda bisa melihat bagaimana spesifikasi mesin dan jenis oli yang tepat. Memilih oli yang cocok bisa dengan melihat mesin dan kualitasnya bukan hanya dari segi merk yang populer. Baca manual book dari kendaraan Anda dan perhatikan setiap informasi yang ada agar pemilihan oli tidak sembarangan.

  1. Ketahui Ciri Oli Palsu

Sekarang ini banyak sekali oli palsu yang beredar dan tentu mengkhawatirkan. Apalagi oli memiliki fungsi penting dalam berkendara. Penjual oli akan mematok harga murah dibanding standar dan hal ini patut Anda curigai. Ciri oli palsu bisa Anda lihat dari warga, warna pelumas yang biasanya lebih pekat dan bau yang cukup tengik dan kasar. Dari sini bisa Anda lihat seperti adanya kandungan logam. Maka dari itu sebaiknya Anda segera mengganti oli & pelumas yang cocok di bengkel kepercayaan Anda.

  1. Perhatikan Bahan Pembuatan Oli

Ketahui bahwa oli kendaraan sekarang ini terbagi menjadi dua jenis bahan. Pertama adalah oli sintetis dan kedua adalah mineral. Oli sintetis berasal dari berbagai bahan kimia dan bersifat aditif. Sementara untuk oli mineral berasal dari ekstraksi minyak bumi. Dari sini Anda bisa tahu manakah jenis oli yang bagus. Oli mineral adalah yang terbaik karena mengalami proses yang alami daripada oli sintesis.

  1. Pahami Bagaimana Karakter Mesin

Tips berikutnya dalam memilih oli & pelumas terbaik dalah dengan memahami bagaimana karakter mesin kendaraan yang Anda miliki. Cara ini terbilang paling mudah karena bisa dengan cara melihat manual book kendaraan. Cermati bagaimana spesifikasi mesin dan jenis oli yang tepat karena dengan mengetahui karakter mesin maka kita bisa menentukan pelumas seperti apa yang dibutuhkan kendaraan.

Baik oli maupun pelumas memang memegang peranan penting agar kondisi kendaraan terawat baik. Pelumas berfungsi untuk memperhalus gerak mekanis dari komponen mesin. Oli & pelumas bisa mengoptimalkan kemampuan kendaraan kita secara menyeluruh sehingga ketika digunakan bisa berfungsi dengan baik. Memilih pelumas harus mengetahui dan paham bagaimana kualitas yang baik dan rutin diganti untuk merawat mesin.

Salah satu kriteria pelumas yang baik adalah yang memiliki kandungan molybdenum. Fungsinya adalah sebagai friction modifier dengan membentuk lapisan yang ada di atas permukaan metal di dalam mesin. Dan fungsi dari pelumas ini adalah mengurangi gesekan agar kinerja mesin juga bisa lebih optimal serta membuat bahan bakar lebih hemat.

Cara mengecek kandungan ini bisa dengan memperhatikan pada keterangan kemasan pelumas. Biasanya akan dicantumkan secara detail dan terperinci bagaimana bahan baku dan teknologi yang digunakan. Oli & pelumas yang berkualitas berdampak sangat bagus untuk ketahanan mesin kendaraan Anda.

Kualitas pelumas juga bisa diketahui dari wujudnya. Jika warna kuning jernih berarti pelumas tersebut bagus. Tetapi jika Anda ingin pelumas lebih bagus lagi maka warnanya akan lebih jernih dan bening. Bisa juga dipantau dengan melihat Indeks Viskositas (Viscosity Index) yang pada umumnya adalah 80 hingga 100.

Pelumas dengan kualitas baik akan mengadopsi standar API atau American Petrolium Institute. Standar ini memiliki interval penggantian secara berkala dan lebih lama. Misalnya saja seperti 10.000 km atau selama enam bulan sekali seperti yang ada di buku petunjuk.

masih bingung dengan cara pengisian oli sendiri? kalian bisa langsung cek artikel kami tentang cara mengganti oli sendiri di rumah


PicsArt_10-27-04.19.38.jpg

Oli atau pelumas memiliki peranan penting pada mesin kendaraan. Selain melumasi komponen agar minim gesekan, pelumas juga bisa membantu mendinginkan mesin dari hasil pembakaran di dalam silinder.
Namun perlu diketahui, sebagian dari pemilik mobil hanya tahu fungsi dari oli mesin adalah sebagai pelumas antar komponen mesin yang saling bergesekan untuk mengurangi risiko aus sehingga dapat bergerak secara optimal sepanjang waktu.

Dalam prosesnya, oli melarutkan kotoran yang ada di dalam mesin dan membawanya ke filter oli untuk disaring. Kotoran ini timbul dari debu yang masuk melalui celah seal, bisa karena bocor atau sudah termakan usia, dan akibat gesekan antar komponen dalam mesin berupa serpihan logam halus.

Fungsi lain dari pelumas adalah membantu mendinginkan mesin di mana panas yang timbul dari gesekan antar komponen di dalam mesin akan diteruskan oleh oli mesin ke dinding blok mesin dan selanjutnya dilepaskan keluar.

Yang tidak kalah penting, senyawa kimia yang terdapat di dalam oli mesin akan mencegah terjadinya karat pada komponen di dalam mesin untuk menjaga usia pakainya.

Alasan mengganti oli

Struktur senyawa kimia oli mesin pasti akan berubah dan kemampuannya dalam menunaikan tugas ikut menurun seiring beroperasinya mesin mobil, apalagi jika sering menghadapi kondisi berat seperti macet parah.

Karena tidak bisa bekerja secara optimal dalam melindungi komponen mesin, gesekan akan meningkat dan meninggalkan banyak residu.

Jika dibiarkan, kotoran akan menghambat kinerja mesin yang dapat membuat komponen di dalamnya rusak lantaran fungsi utama oli mesin sudah berkurang. Residu berlebihan turut mempengaruhi kinerja pompa dan filter oli mesin di mana jika sudah parah dapat mengakibatkan keduanya mampat.

Kondisi ini juga akan menyebabkan fungsi oli lainnya, seperti membantu melepaskan panas mesin ikut berkurang dan membuat kerja radiator semakin berat. Hanya masalah waktu sebelum akhirnya mesin bermasalah dan rusak parah.

Meskipun demikian, membiarkan oli mesin tidak diganti dengan alasan mobil tidak pernah dipakai juga tidak tepat. Seiring waktu, senyawa kimia di dalam oli mesin akan mengalami perubahan terkait proses oksidasi yang secara alami terjadi.

Masalahnya, kandungan air sebagai akibat dari oksidasi pada oli mesin akan meningkat hingga mencapai level yang berbahaya jika didiamkan.

Begitu mesin dinyalakan dan oli bekerja, kontaminasi air akan merusak senyawa oli dan menurunkan kemampuannya. Tinggal masalah waktu sebelum akhirnya mesin mobil bermasalah akibat pelumas gagal melindungi komponen mesin.

Ruang mesin juga punya potensi timbul karat karena proses oksidasi. Jika dibiarkan, karat akan merambat ke berbagai komponen di dalam mesin dan mengakibatkan kerusakan parah. Untuk itu pemilik wajib untuk menggantinya kala servis berkala setiap 6 bulan

baca juga artikel berikut: Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan

 



October 19, 2021 adminGalleryImageMotor

Servis motor yang harus kamu lakukan setiap bulannya berbeda-beda, bergantung pada bagian motor mana saja yang harus dirawat secara rutin. Tujuannya adalah agar kendaraan tidak cepat rusak dan tetap awet.

Sayangnya, masih ada saja yang enggan meluangkan waktunya untuk memerhatikan hal ini.

Padahal saat kamu memiliki kendaraan, seharusnya sudah menjadi keharusan untuk menjaga & merawat kendaraan

Harga servis motor di beberapa bengkel bervariasi, mula dari Rp35 ribu. Semakin banyak masalah yang harus diperbaiki maka biayanya pun akan semakin mahal. Berikut ini informasi mengenai biaya servis motor dan perintilannya yang wajib kamu tahu.

4 Hal yang wajib kamu ketahui dalam perawatan motor

Jadi utamanya ada empat hal yang kamu harus prioritaskan untuk diperhatikan agar motormu senantiasa dalam keadaan sehat.

`1. Ganti oli

Ganti oli merupakan hal yang wajib dilakukan setiap bulan agar mesin berjalan dengan baik dan terbebas dari gangguan.

Selain itu, karena fungsinya sebagai pelumas, jadi oli dapat melapisi bagian logam agar tidak terjadi kontak langsung dengan udara atau air. Selain itu, oli juga dapat melindungi mesin agar tidak mudah berkarat.

Jenis oli yang digunakan pun gak bisa sembarangan. Karena itu, disarankan agar kamu konsultasikan dahulu dengan mekanik mengenai jenis oli yang tepat dengan tipe motormu.

Gak hanya itu, kamu juga gak dianjurkan untuk gonta-ganti merk dan jenis oli. Mengapa? Soalnya hal tersebut sangat berisiko merusak mesin motor kamu lho. Jadi, pastikan kamu menggunakan merk dan jenis oli yang sama sejak awal.

2. Servis tune up rutin

Selain ganti oli, servis tune up juga harus dilakukan setiap bulan secara rutin. Tujuannya adalah agar kamu dapat mengetahui kondisi motormu.

Biaya ini terbilang cukup murah kok, yaitu sekitar Rp75 ribu. Eits, tapi biaya itu hanya untuk periksa aja ya. Jadi ini belum termasuk kalau ada perbaikan atau penggantian spare part.

Akan tetapi, servis tune up ini umumnya paketan lho. Jadi, dengan mengeluarkan uang Rp75 ribu, kamu sudah bisa:

  • Mengecek tekanan ban.
  • Mengecek kondisi atau tegangan rantai.
  • Karburator dan radiator dibersihkan.
  • Mengecek alat ECU dan area CVT.
  • Mengecek kondisi lampu (jauh, depan dan belakang), sen dan klakson.
  • Saringan udara juga umumnya akan dibersihkan.

Jika saat diservis tune up ternyata ada yang harus diperbaiki, umumnya pihak mekanik akan bertanya terlebih dahulu ke kamu. Jadi, kamu gak perlu khawatir melihat tagihan yang meledak.

Akan tetapi, disarankan agar kamu membawa uang lebih saat akan servis motor. Jadi, apabila ada yang harus diperbaiki, bisa langsung dikerjakan. Daripada nanti kamu harus ngantri-ngantri lagi kan.

3. Kampas rem

Rem merupakan salah satu spare part yang harus selalu kamu pantau kualitasnya setiap bulan. Kebayang gak sih kamu kalau mengendarai kendaraan tapi remnya gak pakem? Duh, bisa ketar-ketir sendiri di jalan karena takut menabrak sesuatu.

Karena itu disarankan agar kamu rutin mengganti kampas rem setiap bulannya..

Nah, untuk kampas rem ini terbagi menjadi dua, yakni:

  • Kampas rem depan cakram.
  • Kampas rem belakang tromol.

Akan tetapi, pihak mekanik umumnya akan memberitahukan apakah kampas remmu perlu diganti atau tidak dan usia kampas rem dipengaruhi dari cara pemakaianmu lho.

  1. Spare part lainnya

Ada beberapa spare part yang usianya tidak selama spare part lain. Contohnya saja aki yang bisa bertahan sekitar dua tahun. Lagipula, kamu juga tentu gak mau harus dorong-dorong motor di jalanan karena motormu mati akibat ada salah satu spare part yang rusak.

Karena itu, sebaiknya rutinlah mengganti beberapa spare part , seperti:

  • Roller
  • V belt

Sama seperti kampas rem, usia beberapa spare part tersebut juga dipengaruhi oleh cara pemakaianmu.

Baca artikel ini untuk informasi seputar perawatan motor lainnya: manfaat merawat motor secara teratur


Copyright by BENGKELSEAL 2022. All rights reserved.