Bila Anda pernah memegang oil seal dan melihat rangkaian angka tercetak di permukaan metal case-nya, angka tersebut sebenarnya bukan kode acak — melainkan informasi dimensi yang sangat berguna saat mencari pengganti yang sesuai. Memahami cara membaca kode ini akan mempermudah proses pemesanan tanpa harus mengukur ulang dari nol setiap kali.
Format Umum Kode Ukuran Oil Seal
Kode ukuran oil seal umumnya mengikuti format:
ID x OD x T
Di mana:
- ID (Inner Diameter) — diameter dalam, yaitu ukuran yang bersentuhan langsung dengan poros
- OD (Outer Diameter) — diameter luar, yaitu ukuran yang masuk ke dalam housing/bore
- T (Thickness) — ketebalan atau lebar seal secara aksial
Cara Memverifikasi Kode pada Seal Lama
Kode ini biasanya tercetak timbul atau terukir pada permukaan metal case oil seal. Namun setelah pemakaian bertahun-tahun, kode ini bisa jadi aus, kotor, atau bahkan sudah tidak terbaca sama sekali. Bila kode tidak terbaca, ukur langsung ketiga dimensi tersebut menggunakan caliper digital sebagai alternatif.
Kode Tambahan yang Sering Menyertai Ukuran
Selain angka dimensi, oil seal sering memiliki kode tambahan yang menunjukkan tipe konstruksinya, misalnya:
- TC — Single lip dengan dust lip tambahan (kombinasi oil seal dan dust seal)
- SC — Single lip standar tanpa dust lip tambahan
- DC — Double lip (dua bibir sealing)
Kode ini penting diperhatikan karena dua oil seal dengan dimensi (ID x OD x T) yang sama persis bisa memiliki fungsi berbeda tergantung tipe konstruksinya.
Kode Material
Beberapa produsen juga mencantumkan kode material pada seal, meski tidak selalu konsisten antar merek. Umumnya kode ini merujuk pada jenis karet yang digunakan pada bibir seal (NBR, Viton/FKM, silicone), yang menentukan kompatibilitas dengan jenis pelumas dan suhu kerja.
Cara Mencari Pengganti Berdasarkan Kode
- Catat kode lengkap yang tercetak pada seal lama, termasuk kode tipe konstruksi (TC/SC/DC) bila ada
- Verifikasi dengan pengukuran manual menggunakan caliper untuk memastikan kode masih akurat, terutama pada seal yang sudah lama terpasang
- Perhatikan arah bibir seal — meski dimensi sama, arah pemasangan bibir seal (menghadap ke dalam atau ke luar) juga perlu diperhatikan
- Cocokkan material dengan aplikasi — pastikan jenis karet sesuai dengan jenis pelumas dan suhu kerja mesin Anda
Yang Harus Dilakukan Jika Kode Tidak Ditemukan Sama Sekali
Jika seal lama sudah rusak parah, kotor total, atau kode sudah benar-benar tidak terbaca, ukur ketiga dimensi utama (ID, OD, T) secara manual, dan bila memungkinkan, sertakan juga informasi tambahan seperti jenis mesin, lokasi pemasangan, dan kondisi kerja (jenis pelumas, suhu operasional) untuk membantu penyedia seal menentukan tipe dan material yang tepat.
Kode ukuran pada oil seal menyimpan informasi dimensi (ID x OD x T) beserta tipe konstruksinya, yang sangat membantu proses pemesanan pengganti. Namun karena kode ini bisa aus atau tidak terbaca seiring waktu, kemampuan mengukur manual menggunakan caliper tetap menjadi keterampilan penting yang perlu dikuasai teknisi maintenance.
Kode pada Oil Seal Lama Anda Sudah Tidak Terbaca?
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di +62 812-3113-3033 (WhatsApp/Customer Care), atau kunjungi langsung halaman kontak kami. Melayani Surabaya, Jawa Timur, dan pengiriman ke seluruh Indonesia.