MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

Jangan Membiasakan Menyemprot Angin Kompresor Ketika Ganti Oli

March 8, 2022 by admin

Umumnya mekanik atau Anda sendiri menggunakan angin kompresor untuk mengeluarkan sisa oli di ruang mesin sebelum menuangkan oli yang baru. Padahal, dijelaskan oleh Senior Technical Advisor PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Slamet Kasianom meniriskan sisa oli dengan angin bertekanan akan ada potensi uap air yang mengendap di celah dan ruang mesin.

“Paling efektif dan tak berisiko adalah menunggu sampai oli benar-benar sudah tak menetes. Hindari menggunakan kompresor karena punya banyak kandungan air,” kata Slamet

Dia melanjutkan, efek yang dirasakan dari meniriskan sisa oli dengan angin kompresor tidak langsung alias jangka panjang. Sebab angin dari kompresor yang disemprotkan ke ruang mesin angin akan berubah menjadi uap air kemudian mengendap dan bisa mengganggu fungsi oli.

“Uap yang menjadi air akan merusak zat aditif yang ada di dalam oli. Efek buruknya hasil pembakaran tidak maksimal dan bisa membuat komponen mengalami gesekan besar dan kemudian aus,” katanya.

Perlu diketahui, mesin kompresor mengkompresi udara luar dengan humidity 80 persen di cuaca Indonesia. Ketika masuk dalam tabung (kompresor) udara yang keluar lewat flexible hose tidak tersaring dengan air dryer. Pasalnya tak cukup banyak bengkel resmi atau bengkel umum yang memiliki komponen device dryer, sehingga angin yang disemprotkan ke ruang mesin tak terjamin apakah benar udara kering atau basah.

Selain menimbulkan uap air, penggunaan angin kompresor untuk meniriskan oli justru membuat serbuk kotoran yang seharusnya terbawa dengan oli bekas malah menyebar ke ruang ini. Hal ini lah yang berpotensi terjadinya goresan di beberapa komponen dalam mesin.

Baca juga cara kerja kompresor disini 

Copyright by BENGKELSEAL 2022. All rights reserved.