MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

Latest news

Classic list

Globally incubate standards compliant channels before scalable benefits. Quickly disseminate superior deliverables whereas web-enabled applications.

Pada mesin kendaraan (pada umumnya) pembakaran dilakukan guna menghasilkan gaya. Gaya ini yang akan mendorong piston yang kemudian akan mendorong poros engkol ke jarak tertentu. Piston dan engkol tersebut akan menghasilkan gaya putar yang dikenal dengan istilah apa itu RPM (Revolution Per Minute) mesin.

Torsi merupakan hasil gaya yang dikalikan dengan jarak dan berhubungan erat dengan akselerasi. Satuan yang umumnya dipakai adalah NM atau Newton meter atau Kgm. Satuan pound feet juga sering digunakan untuk satuan torsi. Sebagai contoh, kendaraan offroad umumnya menawarkan torsi besar, karena memang lebih membutuhkan torsi daripada power “top speed” nya.

Semua kendaraan yang dipakai untuk mengangkut medan yang berat (kita kesampingkan dulu sepeda motor), maka dibutuhkan torsi besar.

Perlu dipahami bahwa torsi yang besar belum tentu kendaraan akan melaju dengan lebih cepat. Top speed berbeda dengan akselerasi, dimana akselerasi berkaitan erat dengan torsi sedangkan tenaga (power) berkaitan erat dengan kecepatan maksimum yang bisa dicapai. Karena bisa saja motor yang memiliki power besar akan dikalahkan dengan motor yang memiliki torsi besar pada tarikan awalnya hingga jarak tertentu kecepatannya sulit untuk bertambah. Lalu pada akhirnya motor bertenaga besarlah yang akan unggul.

Pemahaman Mengenai Torsi Motor

 Torsi bisa pula Anda sebut sebagai gaya dorong yang dihasilkan oleh mesin dari posisi diam yang bisa jadi acuan dalam menilai performa kendaraan. Dengan demikian berarti besaran torsi bisa menggambarkan kemampuan mesin untuk menggerakkan kendaraan. jika torsinya semakin besar, maka akselerasi untuk mencapai kecepatan maksimalnya semakin baik.

Torsi sangat berperan di putaran mesin bawah saat motor anda melaju dari kondisi diam. Jika sebuah motor mampu melesat dari garis awal ke kecepatan tertentu dalam waktu singkat, bisa diartikan kendaraan tersebut memiliki torsi yang besar.

 

Semoga Bermanfaat.

 



Tenaga Motor (Power)

 

Daya atau tenaga motor adalah nilai yang menunjukkan saat sebuah gaya dilakukan. Daya kuda didapatkan dengan mengalikan Torsi dengan RPM.

Tenaga atau daya kuda merupakan satuan untuk mengukur daya keluaran pada mesin yang bekerja dengan faktor waktu tertentu. Daya ini akan berhubungan dengan kecepatan kendaraan.

Power (HP) di sebuah sepeda motor berperan untuk memperoleh kecepatan maksimal. Pada putaran atas umumnya sepeda motor yang memiliki HP yang besar akan mencapai top speed yang tinggi. Selain HP (Horse Power), satuan Daya Motor juga terbagi ke dalam satuan KW, DK, PS, PK dan BHP A.

Perbedaan Karakteristik Motor Torsi Besar dan Power Besar

 

Umumnya sepeda motor yang memiliki spesifikasi power besar memiliki fairing (baju) lengkap layaknya motor balap (motogp). Sedangkan yang memiliki spesifikasi torsi besar umumnya berbentuk “naked-bike” atau telanjang seperti yang biasa anda lihat dijalanan atau bahkan motor offroad (supermoto).

Motor yang unggul pada torsi memang cepat mencapai kecepatan tertentu, namun batas kecepatan maksimumnya tetap dibawah motor bertenaga (power) besar. Karakteristiknya motor yang berfokus pada torsi nafasnya lebih pendek jika dibandingkan dengan motor yang berfokus pada “power”.

Hal ini akan anda rasakan pada putaran bawah (gear-gear awal) motor torsi besar cepat sekali minta naik gear (nafas pendek), sedangkan motor bertenaga (power) besar akan lebih lama menuntut pindah gear (nafas panjang).

Jika anda mengadu kecepatan motor berpower besar dengan motor bertorsi besar di trek lurus dan panjang pasti unggul motor yang memiliki power besar. Sebaliknya, jika di trek panjang tapi setiap 100 meter di pasang polisi tidur atau tikungan-tikungan ekstreme, maka motor yang memiliki torsi besar pasti unggul.

 

Semoga Bermanfaat.


silindercc.jpg

Sebenarnya apa sih yang dimaksud CC ? Berikut Penjelasannya !

“CC” adalah kependekan dari Cubical Centimeter (cm3). Istilah ini merujuk kepada kapasitas mesin yang berasal dari kerja piston di dalam silinder mesin pembakaran dalam satuan cm3.

Sejumlah sumber menyebutkan kapasitas mesin adalah volume seluruh piston dalam silinder mesin yang diukur berdasarkan gerakan maksimum dari atas ke bawah. Semakin besar CC kendaraan, tenaga yang dihasilkan pun semakin besar.

Total volume ruang pembakaran tidak termasuk dalam kapasitas mesin. Sebetulnya, CC bukan satu-satunya satuan yang dipakai untuk menentukan kapasitas mesin, satuan lainnya adalah liter (l) dan inci kubik (CID).

Karena sentimeter kubik atau CC merupakan isi silinder dalam satuan cm3, maka besarnya CC kendaraan sama saja dengan besarnya volume silinder. Isi atau volume silinder ini menentukan jumlah gas yang masuk ke silinder saat kendaraan melakukan langkah isap.

 

Semoga Bermanfaat.


velg-mobil-1200x555.jpeg

  1. Desain Velg

Desain velg mobil sangat beragam sesuai dengan alirannya. Misalkan ada pelek off road, touring, sporty ataupun kemewahan. Pilihan desain velg tersebut acap kali membuat sebagian pencinta otomotif gelap mata dan ingin langsung membelinya. Anda boleh punya selera desain velg yang tinggi, tapi harus pikirkan pelek ban jenis apa yang sesuai kebutuhan mobil. Pastikan juga ukuran velg ban sesuai dengan rekomendasi.

  1. Jangan Sembarangan Ganti PCD Velg

Hal lain yang harus menjadi perhatian saat mengganti velg adalah pitch circle diameter (PCD). Dilansir dari oto.com, PCD adalah diameter pola baut pada roda. Spesifikasi tersebut bisa dilihat pada velg mobil Anda. Misalnya jika pada pelek tertera tulisan 4×100, itu artinya pelek terdiri dari empat lubang dengan PCD 100 milimeter (mm).

Sederhananya, jika mobil A memiliki empat baut dengan ukuran PCD 100 mm, sedangkan mobil B memiliki PCD 114 mm, maka jangan harap kedua mobil tersebut bisa berbagi velg. Sayangnya, masalah tersebut kerap kali dipaksakan sebagian pencinta otomotif dengan memodifikasi jumlah baut roda ataupun PCD-nya.

Memang jumlah baut dan PCD bisa diubah, namun hal tersebut sangat berisiko. Karena bisa berimbas pada kekuatan dan geometri sistem penggerak roda. Jika dipaksakan, bukan tidak mungkin velg mobil bisa pecah dan membahayakan nyawa Anda.

  1. Bobot Velg

Seperti diketahui, setiap pabrikan mobil telah menghitung bobot dan ukuran ban serta velg yang pas. Baik dari sisi teknis, maupun ekonomis. Dilihat dari sisi teknis, hal ini berhubungan dengan sistem pengereman mobil. Sederhananya, jika bobot velg mobil Anda melebihi standar pabrikan tentu akan membutuhkan jarak dan waktu saat menghentikan mobil.

Sementara dari sisi ekonomis, ban dan velg yang berat tentu akan membuat mesin bekerja ekstra untuk menggerakkan roda. Mesin yang dipaksakan untuk menggerakkan roda tersebut, tentu saja akan membuat bensin lebih boros.

Dari penjelasan tersebut, para pencinta otomotif kini harus pikirkan dengan matang jika ingin upgrade velg ban. Alih-alih ingin tampil gaya dengan velg ban idaman, justru akan berakibat buruk terhadap keselamatan saat berkendara.

 

Semoga Bermanfaat.


Copyright by BENGKELSEAL 2020. All rights reserved.