MON-FRI8AM - 4PMCALL US081231133033

Hal-hal yang Perlu Dihindari Saat Mencuci Mobil !

Hal-hal yang Perlu Dihindari Saat Mencuci Mobil !

December 29, 2020 by BengkelSeal Team0
bgklseal6-1200x1200.png

Hal-hal yang Perlu Dihindari Saat Mencuci Mobil !

  1. Jangan Mencuci di bawah terik matahari

Hal pertama yang perlu Anda hindari saat mencuci mobil adalah hindari mencuci di bawah sinar matahari langsung. Mengapa? Panas sinar matahari akan terlalu cepat mengeringkan sampoo dan buih saat Anda mencuci sehingga justru meninggalkan noda dan bercak di badan mobil.

Terik matahari juga tidak bagus untuk ketahanan cat mobil Anda. Pilihlah tempat yang teduh atau tunggulah hingga sore hari ketika matahari tidak bersinar terik.Cucilah mobil ditempat yang aliran airnya lancar dan tidak menggenang.

  1. Menggunakan kain pel, spons cuci piring, atau lap yang tidak didesain khusus untuk mobil.

Hal yang mungkin banyak disepelekan saat mencuci mobil adalah menggunakan alat dan peralatan cuci yang tidak diperuntukkan untuk mobil. Serat kain ada bermacam-macam, jika Anda salah menggunakan alat dalam mencuci mobil, resiko cat mobil Anda terbaret sangat bisa terjadi. Tidak jadi bersih, mobil Anda malah pernuh baret. Peralatan cuci mobil yang Anda gunakan ialah alat yang di desain dengan serat khusus sehingga tidak menggores cat.

  1. Menggunakan Hanya Satu Ember Air Sabun

Saat mencuci, orang biasanya akan menggunakan ember untuk dijadikan sebagai tempat air sabun cuci mobil mereka. Akan tetapi kebanyakan orang hanya menggunakan satu ember saja sebagai air sabun.

Setelah mengusap menggunakan spons atau kain sabun mereka ke badan mobil, mereka kembali mencelupkannya pada ember tersebut dan mengulangi proses itu. Efeknya, air sabun akan bercampur dengan debu-debu yang ikut terangkat pada sponge saat kamu menyapukan sabun ke badan mobil sebelumnya.

Hal ini seharusnya tidak boleh dilakukan karena debu dan kotoran yang ada di spons kemudian digosokkan kembali dapat menyebabkan lecet pada badan mobil. Oleh karena itu, sediakan dua ember saat mencuci mobil.

  1. Langsung menggosok mobil dengan air bersampo.

Air bersampo berfungsi untuk mengangkat kotoran, namun kotoran seperti lumpur kering akan lebih sulit dibersihkan jika mobil tidak dibasahi terlebih dulu. Dan besar kemungkinan justru malah menggores cat badan mobil. Berikan jeda waktu beberapa menit setelah membilas mobil hingga lumpur dan kotoran lebih melunak, baru gunakan air bersampo untuk mencucinya.

  1. Tidak mengeringkan mobil usai dicuci.

Memang benar panas sinar matahari akan lebih cepat mengeringkan mobil yang baru dicuci, namun sayangnya cara ini justru akan meninggalkan noda air kering pada bodi mobil. Cara yang benar adalah dengan mengelapnya menggunakan lap khusus mobil yang bersih dan kering. Jadi, yang paling penting adalah setelah dicuci mobil harus kering, tidak harus dengan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung

  1. Melewatkan Bagian Sela Pint

Mencuci badan mobil selalu dimulai dengan membersihkan kotoran yang tampak. Jika terlihat sudah bersih dan kinclong, maka tugas selesai.

Padahal ketika kita membuka daun pintu, sering kali kita melihat bagian dalamnya tidak terlalu bersih. Apalagi pada bagian tempat kaki penumpang atau pengemudi naik dan turun. Jadi jangan lewatkan bagian sela pintu untuk juga dibersihkan.

  1. Mengabaikan Karpet dan Dashboard Mobil

Ketika membersihkan interior mobil, sering kali orang hanya membersihkan bagian joknya saja. Padahal karpet dan dashboard juga termasuk bagian yang penting untuk dibersihkan. Karpet bisa dibersihkan menggunakan vacum cleaner. Sementara untuk dashboard, Anda bisa membersihkan dengan menggunakan lap basah yang sudah diperas kuat.

Tips di atas dapat Anda terapkan sehari-hari atau setiap akhir pekan ketika mencuci mobil kesayangan Anda. Jika Anda kurang yakin atau tidak bisa mencuci mobil sendiri, memanjakan mobil dengan membawanya ke salon mobil sebulan sekali agar mendapat perawatan profesional.

 

Semoga bermanfaat

 


Leave a Reply

Your email address will not be published.


Copyright by BENGKELSEAL 2020. All rights reserved.