BengkelSeal

Pengertian Labyrint Seal Beserta Prinsip Kerjanya

Labyrinth seal adalah salah satu bentuk mechanical seal yang menggunakan bentuk lintasan berliku untuk mencegah terjadinya kebocoran fluida. Secara alami fluida kerja yang bertekanan akan mencari celah menuju ruang bertekanan rendah. 

Secara alami fluida kerja yang bertekanan akan mencari celah menuju ruang bertekanan rendah. Pada saat fluida kerja tersebut melewati labyrinth seal, ia akan mengalami penurunan tekanan secara bertahap akibat bentuk seal ini yang berkelak-kelok. Sampai pada bagian terluar, fluida kerja akan kehilangan hampir semua tekanan kerjanya sehingga hanya sebagian kecil saja fluida yang masih bertekanan kecil dapat keluar.

20110807-092621.jpg

Prinsip Dasar Labyrinth Seal

Labyrinth seal tersusun atas dua komponen utama yakni sisi stator dan sisi rotor. Kedua bagian tersebut membentuk semacam sirip-sirip yang berukuran kecil dan berposisi berselang-seling sehingga membentuk lintasan labyrinth

 Di antara sirip stator dan rotor terdapat jarak tertentu yang cukup kecil sehingga kedua bagian tersebut tidak akan terjadi kontak langsung. Hal inilah yang menyebabkan sistem labyrinth seal jauh lebih awet jika dibandingkan dengan tipe seal konvensional seperti rotor shaft seal, karena tidak terjadi gesekan diantara bagian rotor dengan stator.

20131111-015655 PM.jpg

Konsep Dasar Labyrinth Seal
(Sumber)

Untuk memahami konsep labyrinth seal mari kita perhatikan tabel berikut yang menunjukkan beberapa perbedaan antara rotor shaft seal dengan labyrinth seal.

TopikRotor Shaft SealLabyrinth Seal
Keausan Aus akibat gesekan Bebas dari keausan
Kerugian Daya Kerugian Gesek Tidak ada
Speed Limit Tergantung material High speed limit
Keawetan Tergantung keausan yang terjadi Tidak terbatas
Lubrikasi Pada bidang kontak rotor-stator Tidak perlu
Limit Temperatur Rendah karena menggunakan material karet atau plastik 170oC
Ukuran Instalasi Kecil Lebih besar

(Sumber)